Materi Kuliah : Konsep Fisika (Minggu 1)

22.14

Baca Juga

Materi Kuliah : Konsep Fisika (Minggu 1) - Selamat siang teman-teman mahasiswa baru, bagaimana kabarnya? pasti baiklah. Berhubung sekarang admin sudah kuliah dan baru semester awal kuliah yakni semester 1 jadi adminingin berbagi kepada semuanya tentang materi kuliah admin jurusan ilmu komputer.

Pada kesempatan kali ini ada materi kemipaan karena mimin masuk diklaster mipa, jadi diawal semester ada mata kuliah kemipaan. mata kuliah kemipaan yang akan mimi share kali ini adalah mengenai konsep fisika. Baiklah langsung saja, simak baik-baik yah.

Materi Kuliah : Konsep Fisika (Minggu 1)
Semester 1

Tanggal 31 Agustus 2015

Tujuan : Memberi gambaran fisika secara global.

Materi yang akan dipelajari berupa.

- Kosmologi menurut sains
- Gerak galileo
- Hukum Newton
- Struktur dan metode ilmu fisika
- Hukum-hukum kelestarian (kekekalan)
- Teori atom
- Cahaya dan Elektromagnetisme
- Fisika modern

Tujuan akhir dari mata kuliah konsep fisika atau goalnya adalah

a. Memahami konsep-konsep dasar (misalnya : massa, gaya, muatan listrik, gravitasi, dan lain-lain)
b. Memahami hukum-hukum dasar (Hukum Newton tentang mekanik atau gerak, Hukum Newton tentang gravitasi, Hukum Coulomb, dan lain-lain)
c. Memahami teori-teori besar ( Terori Atom, Teori  Relativitas, Teori Kuantum dan lain-lain)
d. Memahami struktur fisika, arti teori dalam fisika, metode ilmiah dan lain-lain)

NOTE
Massa adalah ukuran kelembaman / kemalasan suatu benda terhadap perubahan gerak translasi.
Gaya adalah sesuatu yang bisa menimbulkan perubahan momentum suatu benda.

Kosmologi
Kosmologi adalah ilmu tentang benda-benda langit, berasal dari kata "cosmos" yang berarti lagit dan kata "logos" yang berarti ilmu. Jadi kosmologi adalah cabang ilmu yang menyimpan informasi tentang benda-benda langit atau luar angkasa (jagat raya) ini.

"Teori Kosmologi"
Berkembang menyangkut :
- Ukuran : Berhingga atau tak terhingga.
- Dinamika : Mengembang, tetap atau isolasi.
- Bentuk : Alam semesta bola atau yang lain.
- Pusat : Bumi atau matahari.

Astronomi Yunani Kuno

1. Bintang yang disebut polaris (dekat kutub)
2. Rasi bintang mengitari matahari 365 hari

Bumi berpresesi

Dahulu, kosmologi lebih mengarah pada Filsafat ( Pemikiran ) saja.

Lalu Plato bertanya bagaimana cara menghitungnya? Hal seperti ini mengarah kepada Kaidah Fisika Teori

Aristoteles pernah berkata bahwa bumi adalah pusat tata surya. Pada masa ini sudah mulai dapat menghitung ukuran matahari meski hanya menggunakan sudutnya saja.

Jika digambarkan seperti lingkaran yang memiliki titik tengah equant, kemudian terdapat titik disampingnya yakni titik yang diumpamakan sebagai bumi.

Istilah-istilahnya seperti :
mengitari bumi atau epicycle
di luar bumi atau deferrent

Lalu dibahas juga tentang Model Ptolemy
- Bertahan lama karena sejalan dengan filsafat fisika Aristoteles.
- Model ini diadopsi juga oleh penguasa gereja untuk menentukan perhitungan kalender.

Paralaks juga dibahas yakni : bila bumi mengitari matahari maka bintang yang diamati dari bumi akan bergeser.

Lalu berikutnya munculah Teori Heliosentrik Copernicus
Bukti dari Teori Heliosentrik Copernicus
- Adanya gerak Mars yang terkadang menjauh dan mendekat terhadap posisi bumi.

Adanya kemiripan antara Teori Ptolemy dan Teori Copernicus
- Sama-sama menjelaskan bahwa planet berputar namun berbeda pada pusatnya, jika Ptolemy mengatakan bumi sebagai pusatnya akan tetapi Copernicus mengatakan bahwa matahari adalah pusatnya.
- Penjelasan Ptolemy tentang teorinya yakni geosentris sebenarnya adalah gerak rotasi bumi.

Hasil Teori Copernicus (Heliosentris)
- Planet bergerak mengelilingi matahari pada jarak tertentu sehingga revolusi dari setiap planet berbeda-beda.
- Copernicus adalah orang pertama yang dapat menghitung jarak planet relatif terhadap jarak bumi dengan matahari.
Previous
Next Post »
0 Komentar