Arti Seorang Pemimpin yang Ideal

09.00

Baca Juga

Arti Seorang Pemimpin yang Ideal - Berbagai definisi dan konsep mengenai kepemimpinan seringkali kita baca dan kita dengar. Ada yang biasa saja, ada yang kontroversial, dan sebagainya. Seringkali kita menyakini mengenai siapa pemimpin dan apa yang dilakukannya ercermin dalam pemahaman kita tentang sosok pemimpin yang ideal. Umumnya teori yang kita gunakan adalah theoris of leadership, yang mengatur definisi yang kita gunakan, hal yang seringkali terjadi di bawah sadar kita.

Peter Drucker menuntaskan masalah-masalah subjektifitas ini dengan contoh yang baik tentang Pisau Cukur Occam (Occam’s Razor). Dalam mencari definisi yang paling sederhana, dia menanyakan pertanyaan dasar, apakah suatu hal yang dimiliki oleh semua pemimpin? Dari kesan pertama, jawaban Drucker terhadap pertanyaannya sendiri kelihatannya terlalu disederhanakan, bahkan cenderung diulang-ulang, tanpa ada kejelasan lebih lanjut. Dia menyatakan kepada kita bahwa semua pemimpin hanya memiliki satu hal yang sama, yakni para pengikut. Tetapi setelah kita pikirkan kembali, kita mulai memberikan apresiasi bahwa memang terdapat sesuatu yang kuat dalam wawasan Drucker. Begitulah James O’toole menyatakan pendapat Drucker dalam bukunya “Leadership A to Z: A Guide For the Appropriately Ambitius”

Dengan mengembangkan definisi minimalis mengenai pemimpin sebagai “seorang yang memiliki para pengikut”, Drucker kemudian mampu mengidentifikasi peran utama kepemimpinan. Intinya, bahwa peran seorang pemimpin adalah menciptakan para pengikut. Oleh karena itu, para calon pemimpin akan dapat memfokuskan usaha mereka untuk mempelajari apa yang harus dilakukan demi menarik pengikut.

Sebelum kita membahas berbagai konsep kepemimpinan, maka ada baiknya kita mengetahui beberapa hal mengenai pemimpin secara umum di bawah ini:

8 Titik Kelemahan dari Seorang Pemimpin

  • Keserakahan.
  • Iri hati terhadap kecakapan dan keahlian orang lain.
  • Mudah dipengaruhi oleh gunjingan dan pendapat orang lain dan cepat termakan oleh pujian.
  • Terlalu banyak memusatkan perhatian pada orang lain, namun kurang memperhatikan sifat buruk sendiri.
  • Tidak mampu membuat keputusan.
  • Diperbudak oleh kenikmatan panca indra.
  • Dendap dan pengecut.
  • Pandai mengelak dan menipu, hanya memperhatikan omongan sendiri, dan kurang sopan santun.

9 Kesanggupan Inti Dalam Diri Seorang Pemimpin

  • Kesanggupan untuk membaca kondisi lawan.
  • Kesanggupan untuk mengenali taktik menyerang dan mundur.
  • Kesanggupan untuk mengenali keterbatasan sumbernya.
  • Kesanggupan untuk mengenali saat yang tepat untuk bertindak.
  • Kesanggupan untuk memanfaatkan unsur-unsur alam semesta dan memahami keuntungan dan kerugian yang tidak dapat diubah dalam situasi tertenu.
  • Kesanggupan untuk menunjukan ide murni dalam merencanakan strategi dan menyodorkan kejutan menyeluruh di mata lawan.
  • Kesanggupan untuk merahasiakan rencananya
  • Kesanggupan untuk menciptakan keharmonisan di antara pasukannya
  • Kesanggupan untuk menghasilkan tujuan yang senada dengan pasukannya.

Dan dalam berbagai konsep kepemimpinan , sosok seorang pemimpin yang memiliki pengaruh yang kuat, demi mendapatkan pengikut yang banyak, sangatlah diutamakan. Apalagi di era modern seperti sekarang ini, kepribadian dan pemikiran dari seorang pemimpin menjadi tolak ukur atas kepemimpinannya. Untuk memahaminya lebih lanjut silahkan baca

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com
Previous
Next Post »
0 Komentar