Cara Mengedalikan Perasaan dan Suasana Hati atau Mood Orang Lain

09.00

Baca Juga

Cara Mengedalikan Perasaan dan Suasana Hati atau Mood Orang Lain - Anda dapat menjadikan 9 dari 10 orang yang ada disekitar anda menyukai diri anda dengan segera. Dengan cara yang sama pula anda dapat menjadikan 9 dari 10 orang tersebut menjadi ramah, akrab, bersahabat dan koopeatif dengan diri anda hanya dalam waktu beberapa saat saja.

Baiklah berikut inilah Cara Mengedalikan Perasaan dan Suasana Hati atau Mood Orang Lain :

Perlu  anda camkan selalu bahwasanya beberapa detik-detik awal dari pada interaksi anda bersama dengan orang lain akan begitu menentukan sekali suasana dan semangat dari interaksi yang anda lakukan dengan orang lain kedepannya.

Kemudian selalu anda terapkan pula hukum dasar dari perilaku manusia. Hukum ini menyatakan bahwa “Manusia sangat cenderung untuk selalu bersikap ramah dengan sesamanya”.

Jadi, pada saat detik-detik awal interaksi yaitu pada saat : anda pertama kali melakukan eye contact atau kontak mata dengan lawan bicara anda, sebelum anda berkata satu kata apapun, saat sebelum anda memecah suasana keheningan SELALU BERIKAN SENYUM ANDA YANG SANGAT TULUS kepada lawan bicara anda.

Hasilnya, mereka semua yakni lawan bicara anda akan dengan setia menanggapi setiap perbuatan anda dengan ramah dan senyum yang tulus pula. MEREKA AKAN SELALU DENGAN SENANG HATI MEMBALAS SENYUM YANG ANDA BERIKAN DAN AKAN JUGA BERSIKAP MENYENANGKAN DENGAN DIRI ANDA.

Karena dalam setiap interaksi kita bersama dengan orang lain (interaksi yang terjadi di antara dua orang atau lebih) akan selalu ada suatu suasana, suatu sikap atau suatu perasaan (mood, atmosphere atau stage set) yang menghiasi jalan dari interaksi tersebut.

Untuk itulah dalam interaksi seperti yang telah disebutkan sangat dibutuhkan suatu keahlian serta inisiatif dari anda untuk dapat mampu membangun serta mengendalikan suasana atau perasaan yang terjadi dalam interaksi atau pertemuan tersebut. Bila diri anda tidak sesegera mungkin mengambil suatu inisiatif untuk bisa membangun dan mengendalikan suasana dari pertemuan tersebut, maka sebaliknya yaitu lawan bicara dari andalah yang akan melakukan hal tersebut dan dengan segera lawan bicara anda akan berada “diatas angin” di dalam interaksi tersebut.

Apabila anda bersikap bijaksana maka tentunya anda memiliki kemauan berinisiatif untuk membangun serta mengendalikan suasana pertemuan tersebut kearah yang lebih memberikan keuntungan dan manfaat.

Salah satu kenyataan yang tragis dan menyedihkan dari suatu interaksi diantara manusia adalah adanya kegagalan untuk menyadari bahwa seseorang pasti akan memperoleh imbalan atau balasan dari segala perbuatan yang seseorang tersebut lakukan kepada orang lain. Barangkali anda masih teringat akan bunyi dari salah satu hukum yang penting dalam ilmu fisika yaitu “Aksi akan sama besarnya dengan reaksi yang terjadi”.

Jika ada mampu memancarkan cahaya kepada orang lain disekitar anda, maka cahaya yang sama pula akan memancar dari mereka kepada diri anda. Apabila anda memancarkan suatu cahaya kebenaran kepada orang-orang lainnya yang ada di sekitar anda, maka mereka pun akan juga memantulkan cahaya kebenaran yang sama kepada diri anda.

Ditegaskan sekali lagi bahwa kuncinya adalah waktu (mampu memilih waktu yang tepat). Senyumlah anda sebelum anda memecah keheningan yang ada. Dengan seperti itu, akan tercipta sebuah suasana hati yang sangat hangat serta bersahabat. Sebuah suasana yang kondusif akan dengan pasti meliputi proses dari interaksi anda tersebut secara keseluruhan.

Namun nada dari suara dan ekspresi dari wajah anda pun memegang peranan yang tak kalah penting, sebab kedua hal itu mampu menyiratkan isi serta suasana dari hati anda yang sebenarnya.

Selalu anda ingat : Berikanlah senyum terbaik anda seperti yang dilakukan oleh para penghibur serta oleh para model profesional diatas panggung ketika mereka beraksi. Dan anda dapat pula mengatakan (dalam hati) pada diri anda, “ayo, beraksilah”. Maka anda pasti akan berhasil melakukannya dengan sangat baik.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com
Previous
Next Post »
0 Komentar