Presiden Jokowi Setujui Perdagangan Bebas Pasifik Masuk di Indonesia

16.40

Baca Juga

Kunjungan kerja ke Amerika Serikat Presiden Joko Widodo belum lama ini, telah membuahkan kesepakatan begitu banyak dengan negara Paman Sam itu. Tidak hanya berkaitan dengan kerja sama, akan tetapi presiden yang akrab disapa Jokowi itu juga memutuskan Indonesia untuk ikut masuk dalam kelompok perdagangan yang bebas di kawasan Pasifik, TPP (Trans Pacific Partnership).
Dalam kunjungan presiden Jokowi yang pertama kali ke Amerika Serikat tersebut, dia memang telah ditawari oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk memboyong Indonesia masuk bergabung ke dalam perdagangan bebas tersebut. Keinginan tersebut diutarakan oleh presiden Jokowi di sela-sela perjumpaanya dengan Fund Managers yang datang dari seluruh negara bagian Amerika Serikat pada Selasa (27/10/2015), di Willard Intercontinental Hotel,Washington DC,.
“Birokrasi yang menghambat sudah seharusnya dihilangkan. Kemudahan berusaha di Indonesia kini menjadi salah satu prioritas Pemerintahan Indonesia,” ucapnya dalam pidatonya pada waktu itu.
Hal tersebut dijelaskan lebih lanjut lagi oleh presiden Jokowi, sedangkan langkah-langkah yang nantinya akan dilakukan oleh Pemerintah Indonesia terkait dengan hal tersebut adalah dengan cara mengeluarkan peraturan yang baru atau dengan cara merevisi sejumlah peraturan yang ada yang selama ini dinilai bahwa peraturan itu menghambat hal tersebut. Selain hal itu, pemerintah juga berniat menyederhanakan prosedur, serta menghilangkan hambatan-hambatan yang dinilai tidak penting didalam proses perizinan sektor bisnis di wilayah Tanah Air.
Pada kesempatan yang ada saat itu, Jokowi juga telah berbagi pengalaman dirinya pada saat menjadi pengusaha furniture dulu yang berorientasi pada ekspor selama kurang lebih 22 tahun. Dirinya mengaku sangat membenci red tape serta pelanggaran-pelanggaran dari peraturan yang pada saat itu masih banyak dilakukan oleh sejumlah pihak.
“Sebagai pengusaha, pengiriman tepat waktu, harga kompetitif, dan kualitas tinggi adalah yang penting,” cerita dirinya.
Oleh sebab itu, sebagai bukti dari keseriusan Indonesia untuk dapat melakukan perubahan di bidang ekonomi, maka dirinya sangat tertarik menerima tawaran untuk bergabung masuk dengan perdagangan bebas Pasifik.
Sumber: Viva.co.id
Previous
Next Post »
0 Komentar