Siapakah penulis itu sebenarnya?

19.30

Baca Juga

Percaya atau tidak anda bahwa setiap dari diri kita sebenarnya terlahir sebagai seorang penulis. Mengapa demikian? Sebab dalam diri setiap orang terdapat jiwa, perasaan, emosi dan pemikiran yang sifatnya unik diantara orang yang satu dengan yang lainnya. Hal tersebut membuktikan bahwasannya setiap manusia yang terlahir ke dunia ini sesungguhnya adalah seorang penulis. Kegemaranya untuk bercerita tentang suatu hal, mulai dari cerita yang umum seperti kejadian sehari-hari, pengalaman-pengalaman yang di alami atau terjadi dalam hidupnya, atau pun cerita rekaan fiksi yang tidak nyata untuk sekedar gurauan juga memperkuat bukti bahwa tidak ada satupun dari kita yang terlahir kedunia ini tanpa dilengkapi dengan bakat atau kemampuan dari seorang penulis. Bukan hanya itu saja, kita pun terbiasa dalam mengamati suatu hal, mulai dari orang-orang terdekat disekitar kita seperti keluarga, saudara, teman-teman sa mpai orang asing yang baru seketika itu muncul dihadapan kita.

Oleh sebab itu apabila kita ditanya siapakah penulis itu sebenarnya? Maka jawabanya adalah kita. Ya benar, kita sendirilah penulis itu. Seluruh manusia yang terlahir didunia ini adalah seorang penulis karena mereka semua sesungguhnya memiliki bakat untuk menjadi seorang penulis. Hanya saja karena tidak semua manusia mampu menyadari akan keberadaan dari bakat alami kepenulisanya, maka dari itu tidak setiap manusia mampu untuk menjadi seorang penulis, tetapi justru sebaliknya yakini menjadi seorang pembaca.

Sebagian besar dari kamu mungkin sudah ada yang mampu menyadari keberadaan dari bakat alami tersebut sehingga selalu terlihat sedang menulis setiap waktu. Dan setelahnya mempublikasikan tulisannya itu hingga populer dan mapan atau mendapatkan royalti atasnya. Namun meskipun kita menyadari bahwa ada bakat tersebut di dalam diri kita yang sama besar dan sama kuatnya dengan siapapun, tetapi karena alasan tertentu atau sebab tertentu kita tetap tidak juga menjadi seorang penulis.

Apa sajakah alasan-alasan yang menyebabkan hal itu terjadi? Tentu saja bukan hanya satu alasan tapi alasannya bermacam-macam. Ada yang mengaku disebabkan karena tidak memiliki sarana yang memadai dan mendukung seperti komputer atau alat tulis modern, ada juga yang mengatakan lingkungan disekitar mereka kurang medukung untuk kegiatan menulis tersebut, ada juga yang disebabkan karena perasaan minder, takut di bully atau mendapat ejekan dari orang lain ketika tulisannya dibaca orang lain dan ada yang mengaku kurang berminat dengan dunia tulis-menulis.
Namun demikian diantara sekian banyak alasan yang menyebabkan seseorang tidak menulis, kurang percaya diri menjadi alasan yang paling banyak dialami oleh sebagian orang. Seorang yang pada awalnya tertarik dan begitu berminat untuk menjadi seorang penulis, tiba-tiba membuang begitu saja keinginannya itu. Ia merasa bahwa menjadi seorang penulis tidaklah mudah, menulis adalah pekerjaan yang berat dan menyusahkan. Seperti itulah perkataan ketidak percayaan diri seseorang setiap menjumpai tulisan yang menurutnya bagus. Alhasil, jadilah dia seseorang yang sepanjang hidupnya hanya menjadi seorang pembaca.

Sikap pesimis seperti itu sebenarnya melanda dan di rasakan oleh setiap orang yang mencoba memasuki dunia kepenulisan, termasuk mereka para penulis terkenal yang ada di jaman sekarang ini. Namun untuk para pemula biasanya beban mental seperti itu sulit untuk dilewati. Pengalaman dan jam terbang yang kurang dalam menulis menjadi faktor  yang membuat para pemula gagal untuk melewati tekanan mental tersebut. Sehingga mereka lebih memilih meninggalkan dunia kepenulisan dengan putus asa.

Untuk itulah para penulis pemula, sebelum kalian memasuki rimba dari dunia kepenulisan akan lebih baik jika kalian memahami secara baik dan benar tentang seluk-beluk dari dunia kepenulisan itu, termasuk didalamnya memahami apa dan bagaimana syarat untuk menjadi seorang penulis.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com
Previous
Next Post »
0 Komentar