Virus

12.15

Baca Juga

Macam macam ciri ciri klasifikasi virus akan dijelaskan disini tetapi sebelum itu harus kita ketahui terlebih dahulu penjelasa apa itu virus.

Pengertian virus

Pengertian virus yaitu Virus berasal dari bahasa Latin yaitu virion yang berarti racun. Virus sendiri merupakan suatu metaorganisme parasit berukuran 20-300 nanometer yang hanya hidup dan beraktivitas apabila berada dalam sel hidup atau sel inangnya. Oleh karena itu virus dapat dikatakan sebagai makhluk hidup dan benda mati. Virus dikatakan makhluk hidup karena virus mampu berkembang biak dan terdiri atas komponen genetik DNA atau RNA (hanya salah satu) yang terbungkus didalam kapsid atau selubung protein, sedangkan dikatakan benda mati karena virus dapat dikristalkan.


Sejarah virus

Sejarah virus mulai ditemukan pada tahun 1882 pada penyakit yang menyerang daun tembakau (adanya bintik-bintik kekuningan) oleh Adolf Mayer, yang kemudian selanjutnya penelitian tersebut diteruskan oleh beberapa orang seperti Dimitri Ivanowsky pada tahun 1892, M. Beijerinck pada tahun 1897, hingga pada tahun 1935 virus mosaik tembakau atau TMV (tobacco mosaic virus) berhasil dikristalkan oleh Wendell Stanley.


Struktur virus

Struktur virus memiliki tubuh yang terdiri dari kepala yang didalamnya berisi DNA atau RNA (salah satu saja), kemudian selubung protein atau yang biasa disebut dengan nama kapsid, lalu setelahnya terdapat ekor yang terdiri dari penyangga ekor dan serabut ekor.


Replikasi Virus (Reproduksi virus)

Replikasi virus (cara virus menginfeksi bakteri) atau yang biasa dikenal dengan istilah Reproduksi virus, umumnya terbagi menjadi dua siklus yaitu siklus litik dan siklus lisogenik.

  • -siklus litik (daur litik) meliputi fase adsorpsi, fase penetrasi, fase replikasi/sintesis, fase perakitan, dan fase pembebasan. Umumnya siklus ini terjadi pada waktu yang relatif singkat, kemudian menonaktifkan bakteri, berproduksi dengan bebas tanpa terikat pada kromosom bakteri.
  • -siklus lisogenik (daur lisogenik) meliputi fase adsorpsi dan infeksi, fase penetrasi, fase penggabungan, dan fase replikasi/pembelahan. Untuk lebih jelasnya yaitu reduksi dari siklus litik ke provirus (dimana materi genetik virus dan sel inang bergabung), bakteri mengalami pembelahan biner dan provirus keluar dari kromosom bakteri.


Perbedaan virus dengan sel hidup

Meskipun virus dikatakan sebagai makhluk hidup namun virus tetap saja memiliki perbedaan dengan sel hidup, berikut ini perbedaan mendasar virus dengan makhluk hidup atau sel hidup :
  • Virus : hanya memiliki 1 asam nukleat (DNA atau RNA saja), virus hanya dapat mereproduksi materi genetik dan kapsidnya saja atau dengan kata lain virus tidak dapat mereproduksi semua bagian selnya, virus tidak dapat tumbuh dan bereproduksi (hidup) tanpa adanya sel inang dikarenakan virus tidak memiliki sistem metabolisme.
  • Sel hidup : memiliki 2 tipe asam nukleat (DNA dan RNA sekaligus), dapat mereproduksi semua bagian selnya, dan memiliki sistem metabolisme.


Bakteriofag

Kemudian selain hal diatas ada pula yang disebut dengan bakteriofag. Bakteriofag adalah virus yang menyerang bakteri dan menyebabkan bakteri itu lisis atau pecah. Bakteriofag ini pertama kali ditemukan oleh Twort (1916) dan d’Herelle (1917). Struktur dari fag T atau bakteriofag tersusun atas kepala yang berbentuk heksagonal dengan terdapat DNA didalamnya, kemudian kapsid yang berupa selubung protein, dan ekor menyerupai tabung tersumbat yang dilengkapi dengan benang dan serabut.


Peranan virus dalam kehidupan

Peranan virus dalam kehidupan, meskipun pada dasarnya virus itu merugikan, namun terdapat pula virus yang bermanfaat atau menguntungkan dalam kehidupan manusia. Contohnya seperti virus yang biasa digunakan dalam bidang kedokteran dan penelitian pada rekayasa genetika.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/

http://brebes-punya.blogspot.com
Previous
Next Post »
0 Komentar