Inul Daratista Terancam Denda 1 Miliar, Sebab Diduga Bisnisnya Melanggar Hak Cipta,

13.53

Baca Juga

Meskipun pada masa masa ini sudah menjadi tak setenar dahulu sebagai sorang selebriti dan juga sebagai seorang penyanyi dangdut, Inul Daratista tetap dapat mengandalkan bisnis dan juga usahanya untuk selalu eksis. Pada saat masih naik daun, Inul lebih suka memilih untuk berbisnis sesuatu hal yang tak jauh-jauh dari bidang keahliannya, yakni musik dan juga hiburan. Meskipun Inul telah makin jarang sekali terlihat tampil dilayar kaca, sangat beruntung sekali bisnis karaoke yang bernama Inul Vizta yang dimiliki penyanyi dangdut itu masih sangat populer dan juga digemari oleh banyak kalangan. Saat ini saja, diketahui bahwa Inul Vizta mempunyai banyak cabang dan bahkan telah menjangkau banyak kota-kota besar dan juga daerah yang ada di seluruh Indonesia . Namun sayangnya, belakangan ini terdapay beberapa musisi yang melaporkan bahwa tempat karaoke Inul Vizta atas pelanggaran hak cipta. Sebenarnya, hal seperti ini bukanlah merupakan yang pertama kali bisnis milik Inul Daratista ini mesti menghadapi tuntutan yang serupa. Namun kali ini, terdapat lima orang musisi sekaligus yang menuntut Inul Vizta oleh sebab menggunakan dan juga menggandakan lagu-lagu ciptaan dari mereka tanpa izin yang resmi. Kelima musisi tersebut antara lain Wahyu WHL, Papa T Bob, Rudy Loho, Ryan Kyoto, dan Youngki RM.

Source: http://www.cbn.net.id

Kelima orang musisi tersebut secara bersamaan melapor ke Mabes Polri, yang kemudian akan melakukan berbagai proses penyidikan atas dugaan dari pelanggaran hak cipta tersebut. Kelima orang musisi tersebut mempunyai kuasa hukum yang sama yakni bernama Hulman Panjaitan. Menurut Hulman Panjaitan, tempat karaoke yang dimiliki oleh penyanyi dangdut Inul Daratista tersebut telah diduga melanggar pasal 113 ayat 3 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dengan adanya tuntutan tersebut, mereka berharap pihak kepolisian dan juga pihal penyidik dapat sesegera mungkin menindak lanjuti laporan dari pelanggaran yang telah mereka ajukan itu. Berdasarkan ketentuan yang ada di Undang-Undang yang sama juga, telah ditetapkan juga bahwa hukuman dari pelanggaran tersebut dapat berupa maksimal empat tahun penjara dan/atau denda Rp 1 miliar, demikian ucap kuasa hukum mereka Hulman Panjaitan. Akan tetapi, sebenarnya sebelum para musisi itu mengambil jalur hukum, dirinya telah terlebih dahulu melakukan somasi kepada bisnis karaoke tersebut, akan tetapi sayangnya tak pernah mendapatkan tanggapan. Sesudah itulah baru pihaknya itu memutuskan untuk menyudahi saja usaha mediasi tersebut dan langsung menyerahkannya kepada pihak yang berwenang.

Source: http://www.smeaker.com

Selain bisnis milik Inul yakni Inul Vizta, terdapat dua nama bisnis karaoke yang lainnya yang turut juga dilaporkan atas pelanggaran yang sama. Dua bisnis yang dilaporkan tersebut antara lain bernama Nav Karaoke dan Happy Puppy. Ketiga nama dari bisnis karaoke tersebut dilaporkan bersamaan di Mabes Polri oleh kelima orang musisi tersebut dengan perantaraan kuasa hukum mereka Hulman.

Semoga saja pelanggaran tersebut dapat segera ditindak lanjuti dan tercapai suatu keadaan yang lebih baik lagi.

Sumber: suara.com

Previous
Next Post »
0 Komentar