Apa yang Perlu dilakukan Setelah diterima SBMPTN 2016

08.15

Baca Juga

Apa yang Perlu dilakukan Setelah diterima SBMPTN 2016 - Admin ucapkan selamat untuk kamu kamu semuanya yang telah lulus dalam SBMPTN 2016! Namun perlu diperhatikan benar-benar tetelah kamu semua memanjatkan rasa syukur serta merayakan semua keberhasilan mu itu, kinilah saatnya bagi kamu untuk bersiap-siap untuk menjalani tahapan selanjutnya setelah kamu dinyatakan diterima dalam SBMPTN atau tahapan selanjutnya sebelum kamu dinyatakan sah sebagai mahasiswa baru dalam kampus favorit yang kamu pilih dalam SBMPTN sebelumnya.

source : google image
1. Yang pertama, kamu perlu untuk mencetak kemudian gunting serta setelahnya simpanlah bukti dari kelulusanmu di SBMPTN 2016. Hal ini untuk mengantisipasi apakah nantinya kamu akan memerlukannya pada saat kamu menjalani tahapan registrasi atau bahkan pada saat kamu menjalanu ospek nanti di kampus yang telah kamu idam-idamkan selama ini.

Baca juga : Mahasiswa Awal Bulan VS Mahasiswa Akhir Bulan

2. Yang selanjutnya atau yang kedua, bersegeralah kamu mengecek situs atau website Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dimana kamu dinyatakan diterima dalam SBMPTN. Carilah semua bentuk informasi yang berkenaan dengan tahapan registrasi atau berkenaan dengan tahapan daftar ulang bagi para calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam SBMPTN 2016. Catatlah semuanya yang kamu perlukan dan kemudian kamu simak baik-baik semua mekanisme yang telah disyaratkan oleh pihak kampus, jangan sampai informasi penting seperti ini menjadi terlewat begitu saja.

3. Yang ketiga, mulai sekarang akan lebih baik jika kamu mempersiapkan segala macam jenis dokumen yang memang nantinya akan kamu butuhkan pada saat proses registrasi para mahasiswa baru. Tetapi biasanya pihak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akan menugaskan para calon mahasiswa barunya untuk melakukan terlebih dahulu proses registrasi online sebelum para calon mahasiswa baru bisa menjalani tahap verifikasi data yang benar secara fisik di kampus tempat mereka diterima masing-masing.

Registrasi online seperti ini dimaksudkan tidak lain adalah untuk pihak kampus dapat menentukan kelompok dari UKT atau Uang Kuliah Tunggal yang nantinya akan dengan rutin dibayarkan oleh para mahasiswa setiap semesternya. Untuk itulah, sebisa mungkin kamu pastikan dapat mengisi data ini secara benar dan jangan sampai ada kebohongan atau kecurangan agar tidak dirugikan. Sedikit tambahan dari pengalaman admin sendiri untuk mahasiswa yang tidak melakukan registrasi online ini diwaktu yang telah ditentukan maka akan mendapatkan sanksi UKT di kelompok yang paling tinggi, dan apabila ingin menurunkannya maka hanya dapat dilakukan disemester berikutnya. Permohonan penurunan pun tidak semudah kelihatannya, maka dari itu sebisa mungkin tepat waktu dan jujur dalam pengisian data registrasi online.

Baca juga : 5 Hal Ini Bukti Kamu Siap Jadi Mahasiswa?

Untuk contoh dari dokumen yang biasanya diperlukan, dibawah ini ada beberapa contoh diantaranya :

- Kartu peserta SBMPTN 2016/2017;

- STK (Surat Tanda Kelulusan) asli atau STTB asli dan satu buah copiannya yang sebelumnya sudah dilegalisasi pihak terkait;

- Fotocopy dari Akte Kelahiran/Surat Kelahiran;

- Fotocopy KK atau Kartu keluarga;

- Pas foto terbaru 4x6 dan 3x4;

- Sebuah surat pernyataan atau surat perjanjian sebagai menjadi mahasiswa PTN terkait (biasanya telah disediakan pihak kampus)

- Surat perjanjian dari orangtua (ini juga telah disediakan pihak kampus);

- Slip gaji (dari instasi orang tua bekerja) atau surat keterangan pendapatan (minta dikelurahan) dari orangtua atau wali;

- Fotocopy dari Bukti pembayaran Biaya Pendidikan yang telah kamu bayarkan;

- Fotocopy pembayaran PBB atau pajak bumi dan bangunan; (biasanya 3 bulan terakhir)

- Fotocopy pembayaran Rekening listrik (biasanya 3 bulan terakhir)

4. Dan yang terakhir atau yang keempat, para calon mahasiswa baru yang telah dinyatakan lulus seleksi penerimaan akan diminta untuk melakukan proses verifikasi data dengan cara langsung datang ke kampus tempat mereka diterima. Pada tahap ini juga akan beberapa jurusan tertentu akan dilakukan proses pemeriksaan kesehatan juga.

Baca juga : 5 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Saat Kuliah

Satu lain yang tidak kalah penting yang perlu kamu catat adalah bahwa setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masing-masing mempunyai jadwal dari tahapan registrasi dan juga verifikasi data yang berbeda-beda. Untuk itulah pastikan secara langsung kamu mengunjungi website pihak kampus tempat kamu diterima agar kamu dapat segera mengetahui jadwal dan juga persyaratan dari semua tahapan proses pendaftaran secara rinci.

Demikianlah artikel tentang Apa yang Perlu dilakukan Setelah diterima SBMPTN 2016, dan sebelum admin Semangat27.com mengakhiri artikel ini admin ucapkan Selamat menjadi mahasiswa baru!
Previous
Next Post »
0 Komentar