Dampak Buruk Tidak Dilakukannya Validasi Data Pada Pemrograman Web

10.30

Baca Juga

Dampak Buruk Tidak Dilakukannya Validasi Data Pada Pemrograman Web - Setiap data apapun itu yang nantinya akan dimasukkan ke dalam suatu system baik website ataupun aplikasi berbasis web sebagai input harus divalidasi terlebih dahulu sebelumnya. Diperiksa serta dipastikan terlebih dahulu bahwa semua data yang telah dimasukkan benar, sesuai dengan apa yang telah ditentukan dan juga ditetapkan sebelumnya, dengan tujuan agar system web dan aplikasi berbasis web tersebut dapat memroses atau menyimpannya dengan sebagaimana mestinya.
Mengapa demikian?

Sebab kebanyakan para pengguna dari suatu web ataupun aplikasi web tidak mengetahui tentang data yang tepat dan seharusnya dimasukkan kedalam program yang digunakannya. Setiap web atau aplikasi web yang dikebangkan oleh seorang web programmer harus mempunyai fungsi validasi, agar nantinya fungsi tersebut dapat membantu para penggunanya untuk dapat melakukan validasi terhadap data yang akan dimasukkannya.

Sebab jika tidak dilakukan validasi, maka besar kemungkinan program web atau aplikasi web yang digunakan tersebut akan menjadi seolah-olah salah atau terjadi error, muncul suatu pesan kesalahan. Semua itu terjadi sebab program tidak bisa melakukan pemrosesan terhadap data yang diinputkan, karena data tersebut tidak sesuai dengan apa yang diinginkan sehingga tidak dapat diproses oleh program tersebut.

Contoh sederhananya seperti apabila terdapat suatu program untuk melakukan operasi penjumlahan dua buah bilangan yang inputnya dimasukkan secara langsung oleh penggunanya. Jelas kita ketahui bahwa program penjumlahan dua bilangan semacam ini digunakan untuk menjumlah dua bilangan, apabila dua buah input data yang dimasukkan oleh pengguna ke dalam program tersebut bukanlah input data numerik, melainkan input data yang lain seperti input data karakter atau huruf, maka program yang digunakan oleh pengguna tersebut tidak akan bisa menjumlahkan kedua data tersebut; dan secara pasti hasilnya pun akan salah. Jika pun dalam program tersebut dapat menjumlahkan (contoh pada suatu program yang dibuat dengan bahasa pemrograman yang tidak mengenal tipe data secara ketat / semua data dianggap varian), maka besar kemungkinan hasil yang dikeluarkan bisa jadi tidak seperti yang diharapkan.


Untuk itulah program operasi penjumlahan dua buah bilangan tersebut di atas, haruslah mempunyai atau dapat melakukan validasi terhadap data masukkan yang nantinya akan diinputkan oleh para penggunanya. Setidaknya, minimal program tersebut mempunyai kemampuan untuk dapat memvalidasi apakah data yang dimasukkan atau diinputkan oleh para penggunanya merupakan data numerik atau bukan. Jika bukan data numerik atau bilangan, maka program tersebut harus menampilkan pesan bahwa data yang dimasukkan atau diinputkan oleh pengguna tidak dapat diproses, kemudian program juga harus memberikan saran data apa yang seharusnya dimasukkan atau diinputkan oleh pengguna.
Previous
Next Post »
0 Komentar