Penjelasan Ringkas Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Monera dengan Contohnya (Mudah di Ingat)

06.33

Baca Juga ya

Penjelasan Ringkas Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Monera dengan Contohnya (Mudah di Ingat) - Assalamualaikum dan selamat pagi para pengunjung setia semangat27.com, dipagi hari ini admin ingin berbagi bahan ajar mata pelajaran. Semoga dapat bermanfaat yang bagi kalian yang masih duduk dibangku sekolah, semoga makin pintar dan pandai. amin

Baik langsung saja berikut adalah Penjelasan Ringkas Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Monera dengan Contohnya (Mudah di Ingat).

Berbagai mikroorganisme yang mempunyai bahan inti, namun tidak memiliki membran prokariotik masuk kedalam kelompok Kingdom Monera. Bahan inti sendiri bisa berupa membran sel, sitoplasma dan asam inti.

Susunan yang dimiliki oleh organela yang bersel prokariotik tidak selengkap (sekomplit) dengan susunan yang dimiliki oleh organisme eukariotik atau organime yang mempunyai membran inti. Organela bersel prokariotik seperti kelompok kingdom monera memiliki susunan berupa vakuola, ribosom, vesikula, dan tempat penimbunan (reverse deposit), serta komponen yang penting yakni membran sel, dinding sel, sitoplasma (mencakup isi cairan sel) dan nukleosid,.

Kelompok kingdom monera sendiri berkembang biak secara membelah diri, namun ada pula yang berkembang biak dengan cara spora. Pemilihan berkembang biak secara spora biasanya terjadi dalam kondisi lingkungan sekitar yang tidak menguntungkan, endospora merupakan spora yang dibentuk oleh monera.

Contoh dari organisme yang masuk kedalam kelompok kingdom Monera ada beberapa, diantaranya yakni bakteri dan Cyanobacteria (alga hijau – alga biru). Kedua organisme ini yakni bakteri dan Cyanobacteria mencangkup alga hijau hingga alga biru adalah organisme yang memiliki sel satu.

Kingdom Monera : Bakteri

Bakteri adalah organisme yang memiliki sel satu, yang didalam tidak memiliki membran inti. Ukuran yang dimiliki oleh organisme bakteri ini berkisar antara 1 – 5 μm, 1 μm setara dengan 1/1.000 mm, bisa anda bayangan seberapa kecilnya bakteri ini.

Bakteri sendiri mempunyai bentuk yang bermacam-macam, terdapat bakteri yang memiliki bentuk bulat, bakteri berbentuk panjang, dan ada juga yang memiliki bentuk seperti spiral, untuk lebih jelas bagaimana saja bentuk dari bakteri ini silakan perhatikan gambar dibawah ini.

Sebagian besar bakteri ini mampu bergerak dengan bebas, tidak melekat disuatu tempat tertentu. Bakteri pada saat melakukan pergerakan, dilakukannya dengan bantuan dari flagela. Sebagian bakteri memiliki sifat heterotrof, yakni hidup sebagai dekomposer, pengurai atau pembusuk sisa-sisa dari organisme lain. Contoh bakteri yang memiliki sifat heterotrof yakni Eschericia coli atau E. Coli.

Selain heterotrof, sebagian besar yang lainnya dari bakteri memiliki sifat autotrof. Bakteri yang memiliki sifat autotrof sanggup melakukan sintesis atau penyusunan bahan makanannya sendiri secara kimia. Bakteri yang memiliki sifat seperti ini sering disebut dengan nama kemoautotrof. Contoh dari bakteri yang termasuk kedalam kemoautotrof yakni bakteri belerang.

Bakteri sendiri melakukan perkembang biakan dengan cara aseksual, melalui pembelahan biner. Pembelahan biner adalah proses pembelahan yang sederhana, sehingga dalam kondisi keadaan yang ideal, bakteri sanggu melakukan pembelahan diri dalam waktu 20 menit sekali.

Kemampuan perkembang biakan (reproduksi) yang tergolong cepat ini, membuat jumlah bakteri menjadi sangat banyak sekali pada lingkungan yang ideal dan menguntungkan, contohnya seperti dalam kondisi lingkungan yang berlumpur atau lembab.

Sebagian bakteri yang lainnya melakukan reproduksi atau perkembangbiakan secara konjugasi. Konjugasi dari beberapa bakteri menggunakan pili seksual, ada juga proses konjugasi bakteri yang memproduksi kombinasi dari genetik yang baru, sehingga mampu menghasilkan bakteri-bakteri yang memiliki sifat yang baru.

Kingdom Monera : Cyanobacteria (Alga Hijau – Biru)

Cyanobacteria atau yang biasa disebut dengan nama alga hijau-biru, karena memang kelompok kingdom monera yang satu ini mempunyai warna yang dominan hijau kebiruan. Alasan lain mengapa Cyanobacteria sering disebut dengan nama alga atau ganggang dikarenakan mereka memiliki lingkungan hidup dan kemampuan yang sama dengan ganggang yang lainnya yakni mampu melakukan proses fotosintesis. 

Akan tetapi yang membedakan dengan ganggang pada umumnya adalah Cyanobacteria masih memiliki sifat yang prokariotik. Hal tersebutlah yang menyebabkan ganggang hijau – biru atau Cyanobacteria ini masuk kedalam kelompok Kingdom Monera, sedangkan untuk ganggang pada umumnya yang memiliki sifat eukariotik masuk ke dalam kelompok Kingdom Protista.

Sangat berbeda dengan kelompok kingdom monera yang sebelumnya yakni bakteri, Ganggan Hijau - Biru atau Cyanobacteria ini sudah mempunyai susunan tumbuh yang lebih kompleks. Di dalam tubuh Cyanobacteria ini terdapat klorofif A yang dapat digunakan untuk melakukan peroses fotosintesis, meskipun demikian klorofil ini terletak tidak pada kloroplas, seperti yang terdapat pada organime yang memiliki sifat eukariotik.

Cyanobacteria sanggup melakukan peroses fotosintesis yang sama seperti proses fotosintesis yang dilakukan pada ganggang ataupun tumbuhan tingkat tinggi lainnya. Cyanobacteria atau ganggan hijau - biru ini mampu hidup dengan berbagai keadaan di berbagai lingkungan, dari mulai hidup dikondisi lingkungan yang bertanah subur hingga lingkungan yang bertanah tandus. Contoh dari organisme yang tergolong dalam Cyanobacteria atau ganggang hijau -biru yakni Oscillatoria, Anabaena azollae, dan Spirulina maxima, untuk lebih lengkapnya perhatikan gambar dibawah ini.

Itulah Penjelasan Ringkas Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Monera dengan Contohnya (Mudah di Ingat). Semoga bermanfaat, jangan lupa bahagia yaa
Previous
Next Post »
0 Komentar