Syarat SAH Khutbah Jumat, Rukun Khutbah Jumat dan Contoh Naskah Khutbah Jumat Pendek Terbaru

10.19

Baca Juga ya

Syarat SAH Khutbah Jumat, Rukun Khutbah Jumat dan Contoh Naskah Khutbah Jumat Pendek Terbaru - Assalamualaikum wr. wb. Selamat pagi para pengunjung Semangat27.com, pada kesempatan kali ini akan dibagikan Syarat SAH Khutbah Jumat, Rukun Khutbah Jumat dan Contoh Naskah Khutbah Jumat Pendek Terbaru. Pembahasan kali ini tentunya sangat perlu dipelajari bagi anda kaum muslimin laki-laki bilamana suatu saat secara mendadak dimintai tolong untuk menjadi khotib pada ibadah solat jumat. Baiklah langsung saja berikut adalah Syarat SAH Khutbah Jumat, Rukun Khutbah Jumat dan Contoh Naskah Khutbah Jumat Pendek Terbaru

Syarat SAH Khutbah Jumat BerMadzhab Syafi’i

1. Khotib berdiri pada 2 khutbah
Bagi para khotib yang mampu berdiri maka pada saat menyampaikan khutbah diwajibkan untuk berdiri karena Nabi Muhammad SAW sendiri mencontohkan demikian.
2. Kedua khutbah dipisah dengan duduk.
Khutbah yang terdiri dari dua khotbah dipisahkan dengan duduk, itulah kenapa pada solat jumat khotbah pertama imam berdiri lalu kemudian duduk diantara keduanya dan berdiri kembali pada khutbah kedua. Hal ini jugalah yang dicontohkan oleh rasulullah SAW
3. Khutbah dilakukan kemudian shalat
Khutbah tersebut dilaksanakan diawal terlebih dahulu sebelum melaksanakan ibadah solat jumat
4. Khotib harus suci dari hadats kecil maupun hadats besar, juga didalamnya mencangkup suci dari najis baik pada badan, pakaian maupun tempat ibadah.
5. Khotib harus menutup auratnya.
Aurat seorang khotib pada wajib ditutup dan dijaga sebagai mana menutup aurat pada kaum laki-laki.
6. Rukun khutbah diucapkan dalam bahasa arab dan dikerjakan secara berurutan berurutan

Rukun Khutbah Jumat BerMadzhab Syafi’i

1. Mengucapkan Alhamdulillah, dengan segala macam bentuk ucapan yang didalamnya mengandung makna memberi pujian kepada Allah SWT.\
2. Bershalawat kepada Rasulullah SAW dengan boleh dalam bentuk dan versi ucapan apapun yang didalamnya mengandung makna dan menunjukan shalawat kepada Rasulullah SAW dengan penyebutan nama Nabi Muhammad secara jelas, tidak cukup dengan kata ganti saja.
3. Berwasiat taqwa dalam bentuk lafazh apapun yang didalamnya mengadung makna ajakan bertaqwa kepada Allah SWT.

itulah tiga rukun yang ada pada dua khutbah jumat, khutbah jumat akan sah jika ada ketiga rukun diatas.

4. Membaca ayat Al Quran disalah satu khutbah dari dua khubah jumat yang ada. Pembacaan ayat tersebut harus jelas dan tidak cukup hanya membaca muqotho’ah (seperti alif laa mim) saja yang ada diawal surat.

5.  Berdoa untuk kaum muslimin pada khutbah kedua dengan berbagai doa yang telah ma'ruf

Referensi :
https://rumaysho.com/10704-syarat-khutbah-jumat-menurut-madzhab-syafii.html
 Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/10770-rukun-khutbah-jumat-menurut-madzhab-syafii.html
Previous
Next Post »
0 Komentar