Tampilkan postingan dengan label Materi Pelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Pelajaran. Tampilkan semua postingan

Kerja Ilmiah (Materi Biologi Kelas X BAB 1)

Add Comment
Kerja Ilmiah (Materi Biologi Kelas X BAB 1) - Selamat malam para pengunjung semangat27.com, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan materi pelajaran biologi untuk kelas X atau kelas 10 BAB 1 tentang kerja ilmiah. Sebelum itu tujuan utama dari bab 1 materi bilogi kelas 10 kali ini adalah untuk


  1. Untuk dapat melakukan identifikasi terhadap ruang lingkup yang ada dalam biologi 
  2. Untuk dapat melakukan deskripsi terhadap objek dan juga permasalahan yang ada dalam biologi di berbagai tingkatan organisasi kehidupan yang ada dalam biologi dimulai dari tingkat molekul kemudian tingkat  sel lalu tingkat jaringan selanjutnya organ menuju tingkat populasi dan tingkat ekosistem hingga akhirnya sampai pada tingkat bioma
Jika sudah memahami tujuan dari Kerja Ilmiah (Materi Biologi Kelas X BAB 1), untuk memudahkan proses pembelajaran perhatikan gambar dari peta konsep yang ada di bawah ini, karena gambar peta konsep ini adalah isi dari materi Kerja Ilmiah (Materi Biologi Kelas X BAB 1. Perharikan lalu kemudian cobalah untuk memahaminya agar anda memiliki gambaran tentang materi Kerja Ilmiah (Materi Biologi Kelas X BAB 1 yang akan dipelajari kali ini.


Sebelum memasuki materi Kerja Ilmiah (Materi Biologi Kelas X BAB 1) cobalah anda perhatikan dengan seksama gambar yang ada dibawah ini. 


Nampak gambar peneliti yang terlihat sedang melakukan penelitian di sebuah laboratorium yang dimilikinya dengan tujuan untuk menemukan suatu obat bagi para penderita penyakit kanker. Peneliti tersebut melakukan suatu pengujian terhadap penemuan miliknya, dalam melakukan pengujian peneliti tersebut menggunakan hewan tikus terlebih dahulu sebagai objek dari penelitiannya.

Dan apakah anda mengetahui, alasan apa yang menyebabkan manusia tersebut melakukan suatu penelitian? 

Manusia sendiri adalah makhluk hidup yang sangat istimewa sebab para manusia telah dibekali dengan sangat luar biasa oleh Tuhan sifat rasa ingin tahu yang besar. Rasa ingin tahu yang ada dalam diri manusia terhadap adanya suatu permasalahan yang ada di sekelilingnya bisa menjurus kepada rasa ingin tahu yang ilmiah. Contohnya saja ada suatu pertanyaan, ”Mengapa hewan ayam bertelur?” atau ”Apakah benar bulan itu mengitari bumi?”, dari pertanyaan tersebut lalu kemudian mucul suatu keinginan untuk dapat mengadakan suatu pengamatan dengan cara yang sistematik hingga pada akhirnya akan melahirkan suatu kesimpulan yang membuktikan bahwa bulan ternyata mengitari matahari dan ayam masuk kedalam golongan binatang ovipar.

Dari semua hal diatas kita dapat mengetahui bahwa hakikatnya, dengan adanya suatu rasa ingin tahu yang ilmiah serta didukung dengan cara berpikir yang ilmiah juga, yang kemudian ditunjang oleh suatu metode yang pas dan tepat, maka akan dapat menghasilkan suatu kerja ilmiah hingga pada akhirnya akan memperoleh suatu jawaban dan dapat menyimpulkan pokok jawaban dari rasa keingin tahuan yang muncul tersebut. 

Metode yang sering digunakan itu sering dinamakan dengan metode ilmiah. Sedangkan kerja ilmiah atau yang bisa juga disebut dengan penelitian yang didalamnya menggunakan suatu metode ilmiah menandakan juga bahwa suatu penyelidikan dilakukan dengan hati-hati dan juga kritis pada saat mencari suatu fakta dan prinsip-prinsip yang ada; suatu penyelidikan yang tergolong amat cerdik ini dilakukan dengan tujuan untuk dapat menetapkan sesuatu serta mendapatkan kebenaran. Pada saat dilakukan sebuah penelitian ilmiah atau kerja ilmiah, ada berbagai unsur penting yang perlu dilakukan oleh para peneliti, diantaranya seperti, merencanakan terlebih dahulu penelitian tersebut, lalu melaksanakan penelitiannya, kemudian mengomunikasikan berbagai hasil yang diperoleh dalam penelitian, dan yang terpenting para peneliti tersebut harus mampu bersikap secara ilmiah.

Di artikel selanjutnya kami akan mencoba menjelaskan satu persatu berbagai unsur penting yang yang perlu dilakukan seorang peneliti pada saat melakukan penelitian ilmiah atau kerja ilmiah yang dilakukannya. Kerja Ilmiah : Macam-macam Bentuk Penelitian (Materi Biologi Kelas X BAB 1)

Macam-macam Jenis Zat Adiktif + Psikotropika dan Dampaknya bagi Tubuh Manusia

Add Comment
Macam-macam Jenis Zat Adiktif + Psikotropika dan Dampaknya bagi Tubuh Manusia - Zat adiktif + psikotropika pada kenyataannya mempunyai kesamaan, yakni keduanya sama-sama dapat memicu rasa ketergantungan dan kecanduan.

Pada artikel dibawah ini akan dibahas mengenai Macam-macam Jenis Zat Adiktif + Psikotropika dan Dampaknya bagi Tubuh Manusia. Materi mengenai Macam-macam Jenis Zat Adiktif + Psikotropika dan Dampaknya bagi Tubuh Manusia ini akan menguraikan secara detail dan rinci berbagaimacam jenis zat adiktif + psrikotropika, dan dampaknya, serta latihan soal bagi anda yang masih duduk dibangku sekolah baik SD, SMP ataupun SMA dan mendapatkan materi pelajaran terkait zat adiktif dan psikotropika.

Zat adiktif adalah zat yang dapat menyebabkan kecanduan atau adiksi bagi para konsumen atau penggunanya. sedangkan Psikotropika merupakan obat atau zat, baik termasuk kedalam alamiah ataupun masuk kedalam sintetis yang memiliki khasiat yang psikoaktif dengan adanya pengaruh yang selektif dalam susunan saraf pusat yang dapat mengakibatkan berbagai perubahan dalam aktivitas mental, dan juga perilaku seseorang. Untuk lebih jelasnya silakan cari tahu mengenai isi dari Undang-Undang Nomor 5 tahun 1997 tentang Narkotika.

Kecanduan merupakan keadaan fisik ataupun psikologis dari seseorang yang dapat menyebabkan badan serta jiwa selalu merasa memerlukan dan membutuhkan obat tersebut agar bisa berfungsi dengan normal atau tanpamu aku galau wkwkwk.



Zat adiktif + psikotropika bisa kita golongkan kedalam tiga golongan berdasarkan akibat yang dapat ditimbulkannya

  1. Stimulan: memiliki efek yang dapat merangsang sistem syaraf pusat sehingga mampu mempercepat berbagai proses yang berjalan pada tubuh penggunanya. Misalnya seperti kokain, amfetamin ekstasi dan bahkan kafein.
  2. Depresan: memiliki efek yang dapat menghambat kinerja dari sistem syaraf, hingga pada akhirnya bisa menurunkan kesadaran dari penggunanya terhadap kehidupan dunia luar, misalnya seperti valium, barbiturat atau yang lebih sering kita dengar seperti alkohol.
  3. Halusinogen: memiliki efek khayalan atau halusinasi seperti namanya halusinogen. Misalnya seperti LSD dan LSA. Kedua macam jenis zat adiktif + psikotropika yang disebutkan tersebut memiliki bahaya yang, sebab dapat berefek kepada psikis ataupun berefek pada fisik para penggunanya.

Bagian-bagian dalam Lidah disertai Gambar dan Fungsinya

Add Comment
Bagian-bagian dalam Lidah disertai Gambar dan Fungsinya - Selamat siang para pengunjung semangat27.com baik yang baru maupun yang lama. Pada kesempata kali ini semangat27.com akan membagikan ulasan tentang Bagian-bagian dalam Lidah disertai Gambar dan Fungsinya.

Lidah adalah satu dari beberapa indra yang dimiliki oleh manusia, dimana lidah ini memiliki fungsi pokok sebagai indra pengecap rasa. Bagian ujung reseptor pada lidah akan mulai mendeteksi setiap rasa pada makanan ataupun minuman yang masuk kedalam mulut. Lidah yang dimiliki oleh manusia  pada dasarnya memiliki kemampuan untuk mengecap atau merasakan sekitar empat jenis rasa, seperti rasa mans, rasa asam rasa asin dan rasa pahit. Namun untuk lebih jelas dan lengkapnya mengenai dungsi dari lidah ini akan kita bahas akan kita bahas dibawah ini, jadi stay focus and enjoy


1. Fungsi Lidah

Diluar dari peran lidah sebagai indra perasa atau pengecap, lidah ini juga mempunyai berbagaimacam fungsi yang sangat penting lainnya. Dibawah ini ada berbagaimacam fungsi dari lidah yang dimiliki oleh manusia, diluar perannya sebagai indra perasa atau pengecap.

a.  Membantu dalam proses pencernaan makanan

Lidah memiliki peran yang sangat penting dalam proses peencernaan makanan yakni berfungsi membantu proses pencernaan makanan yang masuk kemulut secara kimiawi. Sebab didalam lidah ini terdapat adanya enzim amilase yang memiliki fungsi yang dapat mengubah zat tepung (karbohidrat) menjadi gula darah (glukosa).

b.  Membantu mengatur posisi makanan

Lidah mempunyai kemampuan untuk dapat mengubah letak dari makanan didalam mulut pada saat dikunyah. Otot-otot yang terdapat pada lidah sangat fleksibel sehingga sanggup untuk membantu pada saat mengunyah makanan yang masuk kedalam mulut dengan cara merubah-ubah posisi atau membolak-balik posisi dari makanan yang masuk kedalam mulu. tersebut

c.  Penyempurna kemampuan berbicara

Apakah anda mengetahui bahwa seorang manusia tidak akan sanggup berbicara secara sempurna tanpa adanya lidah. Lidah sangat dibutuhkan perannya terutama untuk mengucapankan beberapa huruf-huruf tertentu. Lidah ini juga memiliki peran yang sangat penting dalam mengatur pita suara, dengan tujuan agar suara yang dikeluarkan sesuai dengan pengucapan pada mulut.

d.  Membantu proses menelan

Lidah mempunyai kemampuan mendorong setiap makanan yang terdapat dalam mulut saat dikunyah agar dapat masuk kedalam tenggorokan. Andai kata pada rongga mulut manusia tidak terdapat adanya lidah, maka setiap makanan yang masuk kedalam mulut akan sangat kesulitan untuk dapat masuk ke dalam tenggorokan.

2. Bagian-bagian Lidah

Setelah kita mengetahui fungsi dari lidah maka berikutnya kita akan membahas terntang beberapa bagian dari lidah yang perlu juga untuk diketahui, baiklah langsung saja dibawah ini adalah bagian-bagian dari lidah disertai dengan penjelasannya :

1. Permukaan Superior Lidah

Permukaan superior adalah bagian dari lidah yang berbentuk seperti huruf V yang terletak pada bagian atas lidah. Bagian yang satu ini terbagi lagi mejadi beberapa bagian seperti permukaan posterior dan permukaan anterior.

Permukaan posterior pada lidah ini meliputi bagian puncak lidah hingga tubuh lidah. Sedangkan Permukaan anterior meliputi bagian tubuh lidah hingga puncak ujung lidah.

Fungsi permukaan superior lidah ini sendiri yakni sebagai pengecap rasa, sebab bagian permukaan inilah yang nantinya akan secara langsung bersentuhan dengan setiap makanan dan minuman yang ada didalam mulut.

2. Tubuh Lidah

Nyaris 2/3 (dua per tiga) bagian dari lidah adalah tubuh lidah. Dalam tubuh lidah ini terdapat suatu permukaan yang kasar, permukaan kasar ini disebut dengan namaa papilla lingual. papilla lingual atau permukaan kasar tubuh lidah ini memiliki fungsi yang membantu dalam proses mengidentifikasi setiap rasa yang berbeda-beda dari setiap makanan dan minuman yang berada dalam mulut.

Papila yang terdapat dalam tubuh lidah ini terbagi dalam beberapa jenis, diantara seperti dibawah ini.

  • Papila filiform ; memiliki bentuk berupa kerucut dan dijumpai paling banyak jumlahnya pada lidah, papila filiform ini tersusun dalam barisan yang sejajar dan teratur.
  • Papila poliate ; memiliki ciri yang berkerumun, serta terbagi menjadi 2 (dua) kelompok, terletak pada setiap sisi dari lidah.
  • Papila fungiform ; memiliki hubungan dengan segala sensasi pada rasa setiap makanan atau minuman, khususnya seperti pada rasa manis dan asam.
  • Papila sirkumvalata ; memiliki bentuk bulat, terangkat, serta bisa kita lihat dengan mata telanjang.

3. Akar Lidah

Akar lidah terletak di antara rahang bagian bawah lidah dan tulang hyoid. Akar lidah ini memiliki fungsi menggerakan lidah. Lidah kita bisa bergerak dengan lentur atau fleksibel pada saat membantu proses mengunyah makanan serta pada saat berbicara berkat adanya akar lidah.

4. Amandel (Tonsil)

Amandel atau tonsil merupakan tonjolan yang terletak pada bagian sebelah kanan serta kiri dari rongga mulut. Bagian tersebut bisa membesar dari waktu ke waktu, jika amandel atau tonsil terus menerus membesar, dapat mengakibatkan kesulitan pada saat menelan makanan.

Perlu juga untuk diketahui bahwa amandel atau tonsil ini sebenarnya adalah benteng pertahanan dari tubuh manusia. Sehingga jika pada bagian ini terjadi pembengkakan, maka harus dilakukan dengan segera perawatan medis, namun tidak perlu untuk dilakukan proses pengangkatan.

5. Kuncup lidah

Kuncup lidah adalah suatu struktur yang terdapat pada bagian permukaan lidah, kuncup lidah ini memiliki fungsi pencipta resep untuk setiap rasa. Dalam kuncup lidah ini ada kurang lebih sekitar 300 (tiga ratus) selera, terlebih pada lidah yang dimiliki oleh orang dewasa. Kuncup lidah sendiri mampu untuk mengecap berbagai rasa seperti manis asin, asam dan pahit.

6. Otot Lidah

Lidah pada manusia tidak akan mampu untuk bergerak jika tidak ada otot lidah. Lidah sendiri pada dasarnya adalah sekumpulan otot-otot yang satu dengan yang lainnya saling terhubung. Otot lidah sendiri terbagi menjadi 2 (dua) kelompok, yaitu kelompok lidah ekstrinsik, serta lidah intrinsik

Kelompok otot lidah ekstrinsik memiliki fungsi untuk mengubah posisi lidah, misalnya posisi awal dari lidah yang menjulur kemudian berubah menjadi posisi lidah yang terlipat. Sedangkan untuk kelompok otot lidah intrinsik mempunyai fungsi yang dapat mengubah sementara waktu bentuk dari lidah.

7. Frenulum

Frenulum merupakan lapisan tipis bagian dari lidah. Bagian lidah yang satu ini sebenarnya adalah jaringan yang menghubungkan antara dasar mulut dengan lidah.

8. Adenoid

Adenoid merupakan salah satu bagian dari lidah yang memiliki fungsi membunuh kuman-kuman yang ada didalam mulut. Jika terdapat bakteri yang masuk ke dalam mulut dan kemudian terkecap oleh lidah, maka dengan otomatis adenoid ini akan langsung melawan serta memerangi seluruh bakteri itu.

Sekian untuk artikel kali ini yang membahas tentang Bagian-bagian dalam Lidah disertai Gambar dan Fungsinya, semoga bermanfaat dan jika anda penasaran dengan gambar lengkap dari setiap bagian dalam lidah yang telah dijelaskan sebelumnya anda bisa melihatnya berikut ini.

Penjelasan Kinerja Ilmiah, Metode Ilmiah, Langkah-langkah Metode Ilmiah dan Hal lain Terkait Tenelitian

Add Comment
Penjelasan Kinerja Ilmiah, Metode Ilmiah, Langkah-langkah Metode Ilmiah dan Hal lain Terkait Tenelitian - Selamat pagi para pengunjung setia semangat27.com, pagi hari ini kita akan belajar bersama tentang Penjelasan Kinerja Ilmiah, Metode Ilmiah, Langkah-langkah Metode Ilmiah dan Hal lain Terkait Tenelitian, karena dibawah ini semangat27.com akan mencoba untuk menguraikan Penjelasan Kinerja Ilmiah, Metode Ilmiah, Langkah-langkah Metode Ilmiah dan Hal lain Terkait Tenelitian


Kinerja Ilmiah

Kinerja ilmiah bisa kita artikan dengan suatu kemampuan kerja ilmiah pada saat melakukan serangkaian penyelidikan ilmiah. Pengertian yang lainnya dari kinerja ilmiah bisa kita artikan juga sebagai serangkaian kerja untuk memecahkan masalah yang dilakukan oleh para peneliti. Kinerja ilmiah sendiri pada proses pelaksanaannya dilakukan melalui beberapa tahan dengan menggunakan metode ilmiah.

Metode Ilmiah

Metode Ilmiah sendiri dapat kita artikan sebagai langkah-langkah untuk memecahkan permasalahan ilmiah yang dilakukan secara sistematis dan terurut. Urutan dari langkah-langkah metode ilmiah akan disebutkan dibawah ini.

Terdapat sekitar 5 langkah dalam metode ilmiah diantaranya adalah

Pertama adalah Merumukan masalah
Kedua adalah Mengumpulkan data
Ketiga adalah Mengemukakan dugaan sementara (hipotesisa)
Keempat adalah Melakukan percobaan (eksperimen)
dan yang Kelima adalah Menarik kesimpulan

Sikap Ilmiah

Sikap ilmiah merupakan suatu sikap yang wajib hukumya dimiliki oleh para peneliti yang sedang melakukan suatu penelitian. Sikap ada sajahkah yang wajib hukumnya dimiliki oleh para peneliti tersebut? Berikut ini adalah sikap ilmiah yang wajib hukumnya dimiliki para peneliti


  1. Selalu Terbuka
  2. Berhati-hati dab Teliti
  3. Dapat Bertanggung jawab
  4. Tidak pilih-pilih (Objektif)
  5. Bersikap Optimis dan Jujur
  6. Memiliki rasa ingin tahu yang besar
  7. Mencintai dan menjunjung tinggi kebenaran


Keterampilan proses Ilmiah

Berikut ini adalah keterampilan proses yang perlu dimiliki oleh para peneliti pada saat melakukan penelitian.

  1. 1.  Mengamati Penelitian
  2. 2. Mengelompokkan Penelitian
  3. 3. Menganalisa Penelitian
  4. 4. Menafsirkan Penelitian
  5. 5. Merancang Penelitian
  6. 6. Memprediksi Penelitian
  7. 7. Membuat kesimpulan Penelitian


Biotik dan Abiotik Penelitian Ilmiah

Biotik dalam penelitian merupakan komponen yang tergolong kedalam makhluk hidup. Misalnya contoh biotik seperti manusia, hewan dan tumbuhan, Sedangkan abiotik dalam penelitian merupakan komponen yang tergolong kedalam objek tidak hidup. Misalnya contoh abiotik seperti udara, angin, air tanah, api, cahaya, suhu, derajat keasaman (pH) kelembapan dan sebagainya yang tergolong objek tidak hidup.

Biotik dan Abiotik (Gejala Alam)

Gejala alam yang tergolong kedalam biotik yakni gejala alam terkait dengan ciri-ciri dari biotik atau makhluk hidup itu sendiri. Misalnya contoh untuk gejala alam biotik ini adalah tubuh yang mulai berkeringat pada saat terkena udara panas, burung yang terbang, ayam mulai berkembang biak, biji kedelai yang berubah menjadi kecambah.

Sedangkan untuk gejala alam yang termasuk abiotik adalah gejala alam terkait dengan sifat kimia atau sifat fisik suatu objek abiotik atau tak hidup. Misalnya untuk contoh dari gejala alam yang termasuk abiotik atau tak hidup adala terjadinya hujan, erosi, pelapukan, gunung yang meletus, terjadinya gempa bumi, adanya rasa manis dalam tebu, bau yang menyengat jelas dari jahe.

Hubungan faktor biotik dan abiotik

faktor biotik serta abiotik memiliki hubungan yang saling mempengaruhi
Misalnya contoh dari faktor biotik dan abiotik yang saling mempengaruhi :
- abiotik mempengaruhi biotik : Cahaya matahari yang merupakan proses yang membantu fotosintesis pada tumbuhan
- biotik mempengaruhi abiotik : Hewan cacing tanah yang mampu menggemburkan tanah sekitarnya

Penjelasan kata Biologi dan Cabang-cabang Biologi

Kata Biologi merupakan kata berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari bios dan logos memiliki makna bios yang berarti hidup, serta logos yang berarti ilmu. Jadi Biologi adalah ilmu pengetahuan yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang makhluk hidup. Dalam ilmu biologi sendiri terdapat banyak sekali cabang ilmu biologi lainnya, diantaranya seperti dibawah ini.


  • Anatomi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang organ tubuh makhluk hidup
  • Bakteriologi adalah ilmu yang didalamnya mempejari berbagai hal terkait bakteri
  • Botani adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang tumbuhan
  • Ekologi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang lingkungan
  • Enzimologi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang enzim pada makhluk hidup
  • Evolusi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang perubahan makhluk hidup jangka panjang dari waktu ke waktu
  • Fisiologi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang fungsi dari alat-alat tubuh yang terdapat pada makhluk hidup
  • Genetika adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang pewarisan sifat pada makhluk hidup
  • Histologi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang jaringan yang terdapat pada makhluk hidup
  • Mikrobiologi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang mikroorganisme
  • Patologi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang penyakit yang terdapat pada makhluk hidup
  • Sanitasi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang kesehatan lingkungan
  • Sitologi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang sel yang terdapat pada makhluk hidup
  • Taksonomi adalah ilmu yang didalamnya mempelajari berbagai hal tentang klasifikasi yang ada pada makhluk hidup
  • Zoology adalah ilmu yang didalamnya mempelajari tentang hewan


Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang pelaksanaannya dengan menggunakan alat ukur. Data yang digunakan pun merupakan data kuantitatif yang berupa angka, Sedangkan untuk contoh yang berupa data penelitian kuantitatif adalah
Secara terurut : Massa benda, Volume balok, Lebar daun, Berat batu adalah 2 kg, 50 cm^2, 10 cm, 40 Newton

Sedangkan Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang pelaksanaannya dengan menggunakan alat indra. Data yang digunakan pun merupakan data kualitatif berupa deskripsi/narasi kalimat. Untuk contoh yang berupa data penelitian kualitatif adalah
Warna kulit yang kecoklatan, Bentuk akar yang serabut, Bentuk rambut yang ikal, Bentuk daun yang menyirip

Penyajian Data

Bentuk dari penyajian data dalam penelitian meliputi tiga bentuk yakni seperti dibawah ini :

  • Bentuk Diagram yakni suatu bentuk penyajian data yang disajikan dalam bentuk yang berupa grafik garis, lingkaran atau batang.
  • Bentuk Narasi yakni suatu bentuk penyajian data yang disajikan dalam bentuk yang berupa rangkaian kata-kata
  • Bentuk Tabel yakni suatu bentuk penyajian data yang disajikan dalam bentuk yang berupa kolom dan baris

Variabel Penelitian

Variabel dalam penelitian merupakan apa saja yang nantinya menjadi suatu titik perhatian dari suatu penelitian. Ada beberapa jenis variabel penelitian meliputi variabel pengganggu. variabel kontrol, variabel bebas dan variabel terikat

Pengertian dari masing-masing variabel akan dijelaskan dibawah ini


  • Variabel pengganggu merupakan suatu variabel yang dapat mempengaruhi hasil dari percobaan penelitian. Variabel ini sebelumnya tidak pernah diperkirakan adanya
  • Variabel kontrol merupakan variabel yang dapat dikendalikan dalam penelitian. 
  • Variabel bebas merupakan suatu variabel yang dapat mempengaruhi variabel terikat. Variabel ini bisa diubah-ubah. 
  • Sedangkan Variabel terikat adalah variabel yang dapat dipengaruhi oleh variabel terikat. Variabel ini tidak dapat diubah.


Sebagai gambaran, berikut ada suatu penelitian

Judul penelitian : “Pengaruh cahaya pada pertumbuhan tanaman jagung”

Maka :
–  Variabel bebasnya adalah cahaya itu sendiri
–  Sedangkan Variabel terikatnya adalah pertumbuhan dari tanaman jagung

ya demikianlah apa yang dapat semangat27.com sampaikan terkait Penjelasan Kinerja Ilmiah, Metode Ilmiah, Langkah-langkah Metode Ilmiah dan Hal lain Terkait Tenelitian  semoga bermanfaat

Latihan Contoh Soal Pelajaran Fisika Bab Tekanan + Jawaban Lengkap

Add Comment
Latihan Contoh Soal Pelajaran Fisika Bab Tekanan + Jawaban Lengkap - Selamat Pagi para pengunjung semangat27.com. Lama tidak memposting karena disibukan oleh UTS, kali ini semangat27 akan membagikan

Contoh soal fisika, latihan soal fisika, jawaban soal fisika, jawaban latihan soal fisika, soal fisika Bab Tekanan, latihan soal fisika Bab Tekanan, jawaban soal fisika Bab Tekanan, jawaban latihan soal fisika Bab Tekanan, soal fisika dilengkapi jawaban, latihan soal fisika dilengkapi jawaban, jawaban soal fisika dilengkapi jawaban, jawaban latihan soal fisika dilengkapi jawaban, soal fisika Bab Tekanan dilengkapi jawaban, latihan soal fisika Bab Tekanan dilengkapi jawaban, jawaban soal fisika Bab Tekanan dilengkapi jawaban, jawaban latihan soal fisika Bab Tekanan dilengkapi jawaban. 

Atau apapun namanya tapi intinya adalah Latihan Contoh Soal Pelajaran Fisika Bab Tekanan + Jawaban Lengkap, namun sebelum itu kita akan membahas terlebih dahulu secara singkat tentang tekanan

Pelajaran Fisika : Materi Tekanan

Jadi telah kita ketahui secara umum bahwa definisi Tekanan pada pelajaran fisika bisa kita artikan dengan besarnya suatu gaya yang terjadi per satuan luas permukaan atau bidang. Permukaan atau bidang yang dikenai oleh suatu gaya tersebut dinamakan bidang tekan, sedangkan untuk gaya yang telah diberikan pada permukaan atau bidang tekanan bernama gaya tekan.



Satuan dari tekanan berdasarkan sistem SI atau Satuan internasional yang telah disepakati secara internasional yakni berupa satuan Pascal (Pa). Nama dari satuan diambil berdasarkan nama dari ilmuwan yang berasal dari Perancis yakni Blaise Pascal yang telah menemukan tekanan. Secara matematis sendiri tekanan ini bisa kita nyatakan dengan persamaan dibawah ini.

P = F / A

Keterangan Persamaan Rumus Tekanan:

P adalah tekanan (Pa)
F adalah gaya tekan (N)
A adalah luas bidang tekan (m2)

Nah terakhir untuk dapat memahami tentang pelajaran Fisika terutama bab materi tentang Tekanan, maka dibawah ini semangat27.com telah menuliskan beberapa 


Contoh soal fisika, latihan soal fisika, jawaban soal fisika, jawaban latihan soal fisika, soal fisika Bab Tekanan, latihan soal fisika Bab Tekanan, jawaban soal fisika Bab Tekanan, jawaban latihan soal fisika Bab Tekanan, soal fisika dilengkapi jawaban, latihan soal fisika dilengkapi jawaban, jawaban soal fisika dilengkapi jawaban, jawaban latihan soal fisika dilengkapi jawaban, soal fisika Bab Tekanan dilengkapi jawaban, latihan soal fisika Bab Tekanan dilengkapi jawaban, jawaban soal fisika Bab Tekanan dilengkapi jawaban, jawaban latihan soal fisika Bab Tekanan dilengkapi jawaban. 

yang bisa teman-teman pelajari disertai dengan kunci jawaban dari latihan soal fisika bab materi tekanan ini, untuk kunci jawaban berada didalam berkas ya, silakan anda bisa menyimpannya dengan mengunjungi link yang ada dibawah artikel ini.


Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan  

Berikut ini merupakan contoh latihan soal pelajaran fisika bab materi tekanan yang berbentuk pilihan ganda, jadi anda bisa memilih satu dari empat pilihan jawaban yang paling benar berdasarkan soal. Jumlah soal sebanyak 15 butir soal pilihan ganda pelajaran fisika bab tekanan.

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 1

Peristiwa berikut yang tidak berhubungan dengan tekanan adalah ….
A.  paku runcing mudah ditancapkan di papan  C.  pisau tajam mudah untuk memotong
B.  gerobak kecil mudah didorong  D.  menjinjing beban dengan tali kecil terasa sakit di tangan
Kunci jawaban : B

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 2

Faktor-faktor yang mempengarhi besarnya tekanan adalah ….
A.  gaya tekan dan massa benda  C.  luas bidang tekan dan gaya tekan
B.  gaya tekan dan gaya gravitasi  D.  luas bidang tekan dan gaya gravitasi
Kunci jawaban : C

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 3

Upaya yang dapat dilakukan untuk mendapatkan tekanan yang besar adalah ….
A.  mengurangi gaya tekan dan memperbesar luas bidang tekan
B.  mengurangi gaya tekan dan memperkecil luas bidang tekan
C.  meningkatkan gaya tekan dan memperbesar luas bidang tekan
D.  meningkatkan gaya tekan dan memperkecil luas bidang tekan
Kunci jawaban : D

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 4

Perhatikan tabel berikut!


Tekanan terbesar sesuai dengan tabel di atas, dihasilkan oleh nomor ….
A.  (1)       C.  (3)
B.  (2)       D.  (4)
Kunci jawaban : A

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 4

Pendengaran para penyelam tradisional saat menyelam banyak yang terganggu karena adanya pengaruh ….
A.  tekanan udara dalam air  C.  tekanan hidrostatis air
B.  gaya angkat air                D.  tekanan atmosfer
Kunci jawaban : C

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 5

Seorang penyelam menyelam pada kedalaman 3 m, massa jenis air 1.000 kg/m3. konstanta gravitasi pada tempat tersebut adalah 10 N/kg. Besar tekanan hidrostatisnya adalah … N/m2
A.  3.000      C.  40.000
B.  30.000    D.  50.000
Kunci jawaban : B

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 6

Sebuah benda ditimbang di udara beratnya 50 N. setelah ditimbang di dalam air, beratnya menjadi 30 N. Benda tersebut mendapatkan gaya angkat sebesar ….
A.  50 N   C.  20 N
B.  30 N   D.  10 N
Kunci jawaban : C

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 7

Kapal laut dapat terapung di permukaan air, karena ….
A.   massa jenis bahan pembuat kapal lebih kecil daripada massa jenis air
B.  massa jenis seluruh kapal lebih kecil daripada massa jenis air
C.  massa jenis bahan pembuat kapal leih lebih besar daripada massa jenis air
D.  massa jenis bahan pembuat kapal sama dengan massa jenis air
Kunci jawaban : B

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 8

Perhatikan beberapa alat di bawah ini!
  1. Kapal selam
  2. Mesin pengangkat mobil
  3. Rem hidrolik
  4. Balon udara
Alat-alat  yang prinsip kerjanya berdasarkan hukum Archimedes ditunjukkan oleh nomor ….
A.  (1) dan (2)    C.  (2) dan (3)
B.  (2) dan (4)    D.  (1) dan (4)
Kunci jawaban : D

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 9

Perhatikan gambar berikut ini!

Mesin pengangkat mobil hidrolik pada gambar di atas memiliki pengisap masing-masing dengan luas A1 = 15 cm2 dan A2 = 600 cm2. Apabila pada pengisap kecil diberi gaya F1 sebesar 500 N, maka berat beban yang dapat diangkat adalah ….
A.  500 N          C.  20.000 N
B.  15.000 N     D.  25.000 N
Kunci jawaban : C

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 10

Alat yang prinsip kerjanya berdasarkan hukum Pascal adalah ….
A.  alat pengangkat mobil    C.  balon udara
B.  galangan kapal                D.  kapal selam
Kunci jawaban : A

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 11

“Tekanan yang diberikan pada zat cair akan diteruskan ke segala arah oleh zat cair itu sama besar ke segala arah.”
Pernyataan tersebut merupakan bunyi dari hukum ….
A.  Boyle              C.  Newton
B.  Archimedes     D.  Pascal
Kunci jawaban : D

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 12

“Hasil kali antara tekanan dan volume gas dalam ruang tertutup adalah tetap”.
Pernyataan di atas merupakan bunyi dari hukum ….
A.  Archimedes      C.  Boyle
B.  Pascal               D.  Bejana Berhubungan
Kunci jawaban : C

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 13

Tinggi suatu tempat adalah 300 meter dari permukaan air laut. Tekanan atmosfer di tempat tersebut adalah ….
A.  72 cmHg      C.  79 cmHg
B.  73 cmHg      D.  80 cmHg
Kunci jawaban : B

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 14

Sebuah balon yang memiliki volume 10 m3 ketika diukur ternyata sebesar 5 atm. Jika tekanannya dijadikan 20 atm, maka volumenya akan menjadi sebesar ….
A.  1,5 m3         C.  3,0 m3
B.  2,5 m3         D.  4,0 m3
Kunci jawaban : B

Contoh Latihan Soal Fisika Bab Tekanan nomor 15

Pada saat kita melakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter, maka berlaku hukum ….
A.  Pascal             C.  Boyle
B.  Archimedes    D.  Newton
Kunci jawaban : A

Demikian lah apa yang dapat kami bagikan tentang Latihan Contoh Soal Pelajaran Fisika Bab Tekanan + Jawaban Lengkap, semoga bermanfaat


Kunci jawaban link berikut ini

Penjelasan Macam-Macam Pencemaran Lingkungan serta Berbagai Dampaknya Terhadap Lingkungan Sekitar

Add Comment
Penjelasan Macam-Macam Pencemaran Lingkungan serta Berbagai Dampaknya Terhadap Lingkungan Sekitar - Selamat pagi para pengunjung semangat27.com, diartikel kali ini admin akan berbagi kembali materi pelajaran yang berkaitan dengan penjelasan jenis-jenis pencemaran lingkungan. Tak hanya penjelasan macam-macam pencemaran lingkungannya saja akan tetapi penjelasan dampak apa saja uyang akan ditimbulkan dari adanya pencemaran lingkungan tersebut. Baiklah langsung saja berikut adalah Penjelasan Macam-Macam Pencemaran Lingkungan serta Berbagai Dampaknya Terhadap Lingkungan Sekitar.

Pengertian Pencemaran Lingkungan

Pencemaran Lingkungan bisa kita artikan secara lebih sederhana sebagai adanya zak asing yang masuk ke dalam lingkungan, zat asing tersebut menyebabkan keadaan lingkungan yang ada menjadi tidak normal, padahal sebelumnya baik-baik saja sebelum zat tersebut masuk. Oleh karena itu zat yang masuk tersebut menyebabkan suatu pencemaran yang akan bisa mengganggu berbagai kehidupan dari makhluk hidup yang tinggal didalam lingkungan yang sudah tidak lagi normal itu.

Pencemaran yang selama ini sering terjadi bisa disebabkan karena proses alam atau bisa juga disebabkan karena ulah dari manusia itu sendiri. Berbagai jenis bahan ataupun zat yang bisa menyebabkan terjadinya pencemaran (polusi) disebut dengan nama polutan. Pencemaran lingkungan sendiri bisa kita bedakan menjadi beberapa jenis, pada artikel kali ini akan kita kelompokan menjadi tiga jenis yakni pencemaran udara, pencemaran air, dan pencemaran tanah, meskipun ada juga yang menambahkan pencemaran suara.

Jenis pencemaran lingkungan yang kita kelompokan pada artikel kali ini dibuat berdasarkan bahan yang menjadikan atau menyebabkan pencemaran lingkungan. Untuk penjelasan secara lebih rinci atau detail terkait ketiga jenis pencemaran lingkungan tersebut yakni pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah akan dijelaskan dibawah ini, baiklah langsung saja

Pencemaran Udara

Penjelasan Pencemaran Udara

Pencemaran udara atau pencemaran lingkungan yang terjadi diudara, oleh karena suatu zat atau bahan yang masuk dan menjadikan udara sekitar menjadi tidak normal sehingga menggangu kehidupan yang ada didalamnya. Pasti itulah definisi yang serta merta muncul dalam benak para pembaca sekalian, namun apakah benar seperti itu definisi dari pencemaran udara?

Pencemaran udara merupakan masuknya suatu polutan (berbagai jenis bahan ataupun zat yang bisa menyebabkan terjadinya pencemaran atau polusi) ke dalam udara, yang selanjutnya menyebabkan komposisi dari udara yang ada menjadi berubag tidak pada keadaan normalnya.

Keadaan normal dari suatu kondisi udara sendiri memiliki rincian komposisi udara kering dan bersih sebagai berikut :

  • N2 atau Nitrogen sebanyak 78,08%; 
  • O2 atau Oksigen sebanyak 20,95%; 
  • dan CO2 atau karbon dioksida sebanyak 0,035%.
Jika komposisi persentase dari karbon dioksida atau CO2 yang ada di lingkungan atmosfer sekitar kita melebihi 0,035%, berarti dapat dikatakan bahwa lingkungan udara yang ada disekitar kita sudah mengalami pencemaran oleh gas karbon dioksida atau CO2 dan hal ini dapat menyebabkan gangguan pada berbagai kehidupan dari makhluk hidup yang ada disekelilingnya.


Contoh Pencemaran Udara

Pencemaran udara seperti ini bisa terjadi oleh karena proses alam. Contoh dari pencemaran udara yang disebabkan oleh proses alam ini seperti berbagai polutan gas dan debu yang muncul oleh karena adanya letusan dari gunung berapi,  serta polutan gas-gas lainnya yang berasal dari hasil pembusukan sampah-sampah organik seperti pembusukan kulit sayur atau buah.

Dilain sisi, pencemaran udara seperti ini juga bisa disebabkan oleh perbuatan manusia sendiri. Contoh dari pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh manusia seperti polutan gas, asap dan juga debu yang merupakan hasil dari pembakaran berbagai bahan bakar fosil seperti halnya pembakaran batubara dan pembakaran bensin.

Upaya Pengurangan Pencemaran Udara

Tidak dapat dipungkiri bahawa pencemaran udara seperti ini seringkali terjadi, oleh karena itu kita sebagai manusia hendaknya menjaga. Berikut ini ada berbagai upaya yang bisa kita lakukan untuk dapat mengurangi terjadinya pencemaran udara yang ada.


  • Menanam pepohonan di taman atau dipinggir-pinggir jalan (jalur hijau) yang bertujuan untuk dapat menyerap setiap gas CO2 atau karbon dioksida dari asap kendaraan bermotor.
  • Membuat semacam air mancur di daerah yang padat dengan manusia, hal ini bertujuan untuk dapat menurunkan suhu udara disekitarnya.
  • Mengurangi sedikit demi sedikit penggunaan dari bahan bakar fosil seperti pembakaran batubara dan bensin yang bisa memicu terjadinya kenaikan gas CO2 atau karbon dioksida dan bahkan terjadinya hujan asam.


Pencemaran Air

Penjelasan Pencemaran Air

Pencemaran air atau pencemaran lingkungan yang terjadi diair, oleh karena suatu zat atau bahan yang masuk dan menjadikan air sekitar menjadi tidak normal sehingga menggangu kehidupan yang ada didalamnya. Pasti itulah definisi yang serta merta muncul dalam benak para pembaca sekalian.

Air murni atau air yang bersih atau air yang normal tidak tercemar di alam adalah air yang mempunyai ciri-ciri tidak berwarna atau bening, tidak berbau, tidak berasa atau memiliki rasa, dan pastinya tidak memiliki kandungan bahan kimia yang lainnnya. Pada kenyataannya fungsi dari air yang ada dimuka bumi ini bisa kita olah menjadi air untuk diminum, air untuk berbagai kepentingan rumah tangga, air untuk berbagai kebutuhan industri, air untuk bidang perikanan, dan air sebagai pengairan di sawah.

Contoh Pencemaran Air

Namun perlu diketahui bahwa saat ini air yang terdapat di alam sebagian besar suda yang tidak murni lagi. Bahkan air hujan sendiri saat ini sudah mengandung banyak sekali polutan atau bahan pencemar, beberapa diantaranya seperti  SO4, NH3, spora dan debu. Tak hanya itu saja, air-air yang berasal dari berbagai sumber air dimuka bumi ini, saat ini juga telah banyak memiliki kadungan polutan seperti  Mg, Na, Fe, Ca, jamur dan bakteri.


Faktor Kualitas Air

Pada dasarnya, untuk dapat mengetahui apakah suatu air memiliki kualitas yang baik, bersih dan bahkan dapat diminum bisa dilihat dari beberapa faktor-faktor kualitas air berikut ini.

pH atau Tingkat keasaman air, Suhu air, Bahan-bahan Kimia, Jasad Renik, Bau, Rasa dan Warna

Pencemaran Tanah

Penjelasan Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah atau pencemaran lingkungan yang terjadi ditanah, oleh karena suatu zat atau bahan yang masuk dan menjadikan tanah sekitar menjadi tidak normal sehingga menggangu kehidupan yang ada didalamnya. Pasti itulah definisi yang serta merta muncul dalam benak para pembaca sekalian, namun apakah benar seperti itu definisi dari pencemaran tanah?

Pencemaran tanah sendiri sebenarnya dapat ditandai melalui adanya berbagai bahan di permukaan tanah atau di bawah permukaan tanah yang bisa menggaunggu atau bahkan merusak kemampuan dari tanah tersebut, sehingga tanah tidak dapat lagi mendukung berbagai kehidupan dari makhluk hidup yang ada di atasnya.

Tanah yang sampai detik ini masih menjadi tempat hidup dari berbagai jenis makhluk hidup. Secara nyata dapat kita lihat bahawa tanah mempunyai kemapuan untuk dapat memberikan dukungan bagi banyak makhluk hidup, sehingga para makhluk hidup itu bisa hidup di atasnya. Tanah sendiri bisa dikatakan telah tercemar oleh polutan jika kemampuan dari tanah tersebut menjadi lebih rendah untuk dapat memberikan dukungan bagi kehidupan yang ada di atasnya.


Contoh Pencemaran Tanah

Polutan tanah atau bahan yang dapat menjadi pencemar atau mencemari tanah bisa kita bedakan kedalam dua jenis, yakni polutan berbahan padat dan polutan berbahan cair. Polutan atau bahan pencemar atau yang dapat mencemari tanah berwujud bahan yang padat, contohnya seperti sampah, baik sampah yang organik seperti sisa-sisa kehidupan, sampah dapur dan sampah pasar ataupun sampah yang anorganik contohnya seperti kaca plastik, logam atau sisa dari bongkaran-bongkaran bangunan rumah. Sedangkan untuk polutan atau bahan pencemar atau yang dapat mencemari tanah berwujud bahan yang cair, contohnya seperti berbagai jenis minyak, larutan detergen ataupun insektisida yang sering digunakan pada tanaman.

Ya itulah dia artikel tentang Penjelasan Macam-Macam Pencemaran Lingkungan serta Berbagai Dampaknya Terhadap Lingkungan Sekitar yang dapat kami berikan dipertemuan kali ini. Semoga bermanfaat

Penjelasan Ringkas Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Monera dengan Contohnya (Mudah di Ingat)

Add Comment
Penjelasan Ringkas Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Monera dengan Contohnya (Mudah di Ingat) - Assalamualaikum dan selamat pagi para pengunjung setia semangat27.com, dipagi hari ini admin ingin berbagi bahan ajar mata pelajaran. Semoga dapat bermanfaat yang bagi kalian yang masih duduk dibangku sekolah, semoga makin pintar dan pandai. amin

Baik langsung saja berikut adalah Penjelasan Ringkas Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Monera dengan Contohnya (Mudah di Ingat).

Berbagai mikroorganisme yang mempunyai bahan inti, namun tidak memiliki membran prokariotik masuk kedalam kelompok Kingdom Monera. Bahan inti sendiri bisa berupa membran sel, sitoplasma dan asam inti.

Susunan yang dimiliki oleh organela yang bersel prokariotik tidak selengkap (sekomplit) dengan susunan yang dimiliki oleh organisme eukariotik atau organime yang mempunyai membran inti. Organela bersel prokariotik seperti kelompok kingdom monera memiliki susunan berupa vakuola, ribosom, vesikula, dan tempat penimbunan (reverse deposit), serta komponen yang penting yakni membran sel, dinding sel, sitoplasma (mencakup isi cairan sel) dan nukleosid,.

Kelompok kingdom monera sendiri berkembang biak secara membelah diri, namun ada pula yang berkembang biak dengan cara spora. Pemilihan berkembang biak secara spora biasanya terjadi dalam kondisi lingkungan sekitar yang tidak menguntungkan, endospora merupakan spora yang dibentuk oleh monera.

Contoh dari organisme yang masuk kedalam kelompok kingdom Monera ada beberapa, diantaranya yakni bakteri dan Cyanobacteria (alga hijau – alga biru). Kedua organisme ini yakni bakteri dan Cyanobacteria mencangkup alga hijau hingga alga biru adalah organisme yang memiliki sel satu.

Kingdom Monera : Bakteri

Bakteri adalah organisme yang memiliki sel satu, yang didalam tidak memiliki membran inti. Ukuran yang dimiliki oleh organisme bakteri ini berkisar antara 1 – 5 μm, 1 μm setara dengan 1/1.000 mm, bisa anda bayangan seberapa kecilnya bakteri ini.

Bakteri sendiri mempunyai bentuk yang bermacam-macam, terdapat bakteri yang memiliki bentuk bulat, bakteri berbentuk panjang, dan ada juga yang memiliki bentuk seperti spiral, untuk lebih jelas bagaimana saja bentuk dari bakteri ini silakan perhatikan gambar dibawah ini.

Sebagian besar bakteri ini mampu bergerak dengan bebas, tidak melekat disuatu tempat tertentu. Bakteri pada saat melakukan pergerakan, dilakukannya dengan bantuan dari flagela. Sebagian bakteri memiliki sifat heterotrof, yakni hidup sebagai dekomposer, pengurai atau pembusuk sisa-sisa dari organisme lain. Contoh bakteri yang memiliki sifat heterotrof yakni Eschericia coli atau E. Coli.

Selain heterotrof, sebagian besar yang lainnya dari bakteri memiliki sifat autotrof. Bakteri yang memiliki sifat autotrof sanggup melakukan sintesis atau penyusunan bahan makanannya sendiri secara kimia. Bakteri yang memiliki sifat seperti ini sering disebut dengan nama kemoautotrof. Contoh dari bakteri yang termasuk kedalam kemoautotrof yakni bakteri belerang.

Bakteri sendiri melakukan perkembang biakan dengan cara aseksual, melalui pembelahan biner. Pembelahan biner adalah proses pembelahan yang sederhana, sehingga dalam kondisi keadaan yang ideal, bakteri sanggu melakukan pembelahan diri dalam waktu 20 menit sekali.

Kemampuan perkembang biakan (reproduksi) yang tergolong cepat ini, membuat jumlah bakteri menjadi sangat banyak sekali pada lingkungan yang ideal dan menguntungkan, contohnya seperti dalam kondisi lingkungan yang berlumpur atau lembab.

Sebagian bakteri yang lainnya melakukan reproduksi atau perkembangbiakan secara konjugasi. Konjugasi dari beberapa bakteri menggunakan pili seksual, ada juga proses konjugasi bakteri yang memproduksi kombinasi dari genetik yang baru, sehingga mampu menghasilkan bakteri-bakteri yang memiliki sifat yang baru.

Kingdom Monera : Cyanobacteria (Alga Hijau – Biru)

Cyanobacteria atau yang biasa disebut dengan nama alga hijau-biru, karena memang kelompok kingdom monera yang satu ini mempunyai warna yang dominan hijau kebiruan. Alasan lain mengapa Cyanobacteria sering disebut dengan nama alga atau ganggang dikarenakan mereka memiliki lingkungan hidup dan kemampuan yang sama dengan ganggang yang lainnya yakni mampu melakukan proses fotosintesis. 

Akan tetapi yang membedakan dengan ganggang pada umumnya adalah Cyanobacteria masih memiliki sifat yang prokariotik. Hal tersebutlah yang menyebabkan ganggang hijau – biru atau Cyanobacteria ini masuk kedalam kelompok Kingdom Monera, sedangkan untuk ganggang pada umumnya yang memiliki sifat eukariotik masuk ke dalam kelompok Kingdom Protista.

Sangat berbeda dengan kelompok kingdom monera yang sebelumnya yakni bakteri, Ganggan Hijau - Biru atau Cyanobacteria ini sudah mempunyai susunan tumbuh yang lebih kompleks. Di dalam tubuh Cyanobacteria ini terdapat klorofif A yang dapat digunakan untuk melakukan peroses fotosintesis, meskipun demikian klorofil ini terletak tidak pada kloroplas, seperti yang terdapat pada organime yang memiliki sifat eukariotik.

Cyanobacteria sanggup melakukan peroses fotosintesis yang sama seperti proses fotosintesis yang dilakukan pada ganggang ataupun tumbuhan tingkat tinggi lainnya. Cyanobacteria atau ganggan hijau - biru ini mampu hidup dengan berbagai keadaan di berbagai lingkungan, dari mulai hidup dikondisi lingkungan yang bertanah subur hingga lingkungan yang bertanah tandus. Contoh dari organisme yang tergolong dalam Cyanobacteria atau ganggang hijau -biru yakni Oscillatoria, Anabaena azollae, dan Spirulina maxima, untuk lebih lengkapnya perhatikan gambar dibawah ini.

Itulah Penjelasan Ringkas Klasifikasi dan Ciri-ciri Kingdom Monera dengan Contohnya (Mudah di Ingat). Semoga bermanfaat, jangan lupa bahagia yaa

Pemisahan Campuran beserta Contohnya (Materi Kimia)

Add Comment
Pemisahan Campuran beserta Contohnya (Materi Kimia) - Semua zat yang ada didunia ini terdiri dari partikel-partikel yang memiliki ukuran sangat kecil. Adanya keberadaan dari partikel-partikel itu bisa kita buktikan, contohnya seperti sesendok garam yang kita larutkan kedalam satu gelas air minum. Sekarang coba kalian cicipi, apa yang terasa ketika larutan itu kalian cicipi? Tentu saja larutan tersebut akan terasa asin dimulut kalian bukan?

Lalu bagaimana caranya kita bisa mendapatkan kembali sesendok garam dapur yang telah kita larutkan sebelumnya kedalam satu gelas air tersebut? Caranya mudah, kita cukup memanaskan larutan air yang bercampur dengan garam dapur tersebut hingga mendidih, hingga seluruh air yang ada menguap. Nantinya kita akan kembali mendapatkan sesendok garam dapur yang telah kita campurkan kedalam segelas air tersebut.

Hal diatas menunjukkan kepada kita bahwa pemisahan campuran bisa kita lakukan dengan adanya perbedaan pada titik didih diantara partikel-partikel penyusun garam dapur dan segelas air. Itulah salah satu contoh dari pemisahan campuran. diartikel kali ini akan semangat27.com akan mencoba untuk membahas tentang materi kimia yang berupa pemisahan campuran disertai dengan contoh-contohnya.

Untuk Pemisahan campuran yang lainnya bisa juga dilakukan dengan berbagai cara berdasarkan pada wujud zatnya dan kriterianya. Untuk lebih jelasnya silakan baca dibawah ini Pemisahan Campuran beserta Contohnya (Materi Kimia)

Pemisahan Campuran beserta Contohnya

Filtrasi atau Penyaringan

Penyaringan atau Filtrasi adalah sutau teknik pemisahan campuran yang dilakukan berdasarkan pada perbedaan kriteria, yakni perbedaan pada ukuran partikel zat terlarut. Penyaringan atau filtrasi sering dilakukan dengan menggunakan kertas saring di dalam laobratorium.

Salah satu contohnya yakni menyaring atau memfiltrasi suspensi air dengan pasir. Air yang bercampur dengan pasir pasa saat di saring atau difiltrasi dengan kertas saring, maka setiap butiran-butiran pasir yang ada dalam air tersebut akan tertahan pada kertas saringnya, sedangkan untuk airnya sendiri akan langsung lolos begitu saja melewati ketas saring tersebut. Untuk larutan yang berhasil lolos begitu saja melalui saringan tersebut dalam hal ini adalah airnya akan disebut dengan filtrat, sedangkan untuk materi yang berhasil tertahan dikertas saring dalam hal ini adalah pasirnya akan disebut dengan residu.


Metode yang satu ini yakni metode penyaringan atau filtrasi dalam pemisahan campuran sering digunakan dalam dunia industri, contohnya seperti industri gula pasir untuk melakukan pemisahan atau filtrasi diantara kristal gula pasir dengan butiran gula halus. Contoh lainnya adalah industri cat yang digunakan untuk melakukan penyaringan atau filtrasi pada batu kapur yang dihaluskan, yang nantinya akan dibuat tepung mill dengan ukuran tertentu. Kemudian selanjutnya digunakan juga dalam industri farmasi, dan yang pastinya industri garam.

Sentrifuge atau Pemusingan

Melalui sentrifuge atau pemusingan, dapat digunakan untuk mempercepat dalam menghasilkan gaya sentrifugal yang kekuatannya lebih besar dari gaya gravitasi, sehingga nantinya partikel yang telah tersuspensi akan menjadi mengendap pada dasar tabung reaksi. Setelahnya, filtrat yang ada dapat dipisahkan dari semua residunya melalui cara dekantasi.

Langkah-langkah atau cara melakukan sentrifuge atau pemusingan adalah seperti dibawah ini

  1. Masukkan suspensi ke dalam tabung sentrifugasi  atau tabung pemusingan yang tersedia.
  2. Sedangkan tabung yang lainnya akan diisi dengan air, yang nantinya akan gunakan untuk penyeimbang tabung yang pertama.
  3. Selama proses pepusingan atau sentrifuge, semua partikel yang berupa padatan akan mengendap dibagian dasar tabung.
  4. Endapan yang berhasil memadat pada bagian dasar tabung akan dipisahkan dengan cairannya dengan cara dekantasi.

Contoh dari salah satu proses dekantasi adalah pemisahan antara kapur barus dengan pasir

Penguapan

Selanjutnya untuk teknik pemisahan campuran yang lainnya adalah dengan menggunakan sistem penguapan yang berdasarkan pada mudah atau tidaknya suatu zat menguap.

Campuran zat yang didalamnya terdiri dari zat terlarut yang mudah menguap serta zat terlarut yang tidak mudah menguap bisa kita pisahkan melalui teknik penguapan pemisahan campuran yang satu ini, untuk detail caranya yakni dengan cara campuran zat tersebut kita panaskan dengan suhu yang sesuai dengan titik didih dari zat terlarut yang mudah menguap tersebut. Melalui teknik yang satu ini nantinya zat terlarut yang mudah menguap akan terlebih dahulu menguap hingga meninggalkan zat pelarutnya yang tidak mudah menguap itu.

Teknik pemisahan campuran dengan cara penguapan ini sering digunakan pada pembuatan garam dapur.

Kristalisasi

Kristalisasi adalah suatu proses untuk memurnikan zat padat berdasarkan pada perbedaan antara kelarutan dengan pelarutnya. Contoh dari teknik pemisahan campuran dengan kristalisasi ini yakni pemisahan campuran antara air tebu dengan ampas tebu untuk membuat gula tebu. Penjelasan untuk teknik pemisahan campuran dengan kristalisasi sendiri adalah nantinya larutan pekat akan didinginkan hingga zat terlarutnya mengkristal. Pengkristalan sendiri terjadi oleh sebab kelarutan menjadi berkurang ketika suhu diturunkan.

Penyulingan atau Distilasi

Distilasi atau penyulingan adalah teknik pemisahan campuran yang didasarkan pada perbedaan dari titik didih zatnya. Contoh untuk metode penyulingan atau distilasi ini biasa digunakan dalam memisahkan campuran antara air dengan larutan teh, pemurnian menjadi fraksi-fraksi pada minyak bumi, dan pemurnian pada air laut.


Ekstraksi

Teknik pemisahan campuran melalui ekstraksi berdasarkan perbedaan yang ada pada kelarutan komponen dalam pelarut yang berbeda. Dengan menggunakan corong pisah, teknik ekstraksi ini bisa dilakukan. Sedangkan untuk contoh dari teknik pemisahan campuran melalui ekstraksi sendiri seperti pemisahan campuran air dan minyak, serta pemisahan iod dari dalam air.

Sublimasi

Sublimasi adalah suatu peristiwa perubahan dari zat padat menjadi uap, lalu setelahnya kembali lagi menjadi zat padat. Teknik pemisahan campuran yang satu ini dapat digunakan pada zat yang salah satu komponennya bisa menyublim, sedangkan untuk zat yang lainnya tidak bisa menyublim. Untuk contoh dari teknik sublimasi pada pemisahan campuran yakni pemisahan iodin dari campuran pasir.

Kromatografi

Kromatografi adalah suatu teknik pemisahan campuran dalam berbagai wujud, baik wujud cair, wujud padat, maupun wujud gas. Prinsip kerjanya dari teknik kromatografi ini yakni perbedaan kecepatan merambat pada suatu zat terhadap suatu zat yang lainnya dalam media tertentu. Contoh untuk teknik pemisahan campuran kromatografi ini sering digunakan untuk memisahkan asam-asam amino, memisahkan campuran minyak bumi dan memisahkan zat warna dalam tinta.


Sekian artikel kali ini terkait Pemisahan Campuran beserta Contohnya (Materi Kimia), sampai jumpa di artikel semangat27.com selanjutnya. Sehat selalu dan banyak rezeki para pengunjung sekalian, semoga bermanfaat. Bye bye