Latihan Soal dan Pembahasan UN IPA SMP Materi tentang Pewarisan Sifat

Print Friendly and PDF 0 Viewers
Sebentar lagi Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama akan dilaksanakan, berbagai macam strategi, tips dan trik lulus UN dengan mudah sudah mulai dipelajari. Dari mulai materi kelas 7, 8 hingga 9 pun dipelajari rangkumannya. Nah kali ini untuk membantu mempermudah, semangat27.com kembali membuat artikel materi UN disertai dengan soal latihan berikut dengan pembahasannya. Harapannya semua bisa lulus dengan hasil yang memuaskan. Untuk materi Ujian Nasional sendiri ada beberapa sebenarnya, diantaranya seperti Bahasa IndonesiaMatematikaBahasa Inggris dan IPA

Materi UN Sistem Organisasi Kehidupan


Soal dan Pembahasan UN IPA SMP materi Pewarisan Sifat

Hereditas/Pewarisan sifat adalah kemampuan untuk menurunkan sifat dari sang induk kepada setiap sang anak, cucu keturunannya. Genetika merupakan cabang ilmu yang mempelajari mengenai pewarisan sifat pada diri makhluk hidup.

Dengan adanya pewarisan sifat maka akan menjadikan setiap makhluk hidup mempunyai sifat yang berbeda-beda satu dengan lainnya.

Materi genetis adalah pengendali Sifat-sifat beda yang ada dalam diri makhluk hidup. Materi genetis itu berupa suatu substansi yang dinamakan dengan gen, selain itu ada juga kromosom yang merupakan kumpulan dari gen-gen tersebut.

Definisi lainnya dari Kromosom adalah materi genetik yang berupa kromatin atau benang-benang halus yang memiliki fungsi untuk membawa informasi genetik pada para keturunan dari induknya.

Masing-masing inti sel yang terdapat dalam makhluk hidup mempunyai 2 jenis kromosom, diantaranya yakni autosom atau kromosom tubuh dan gonosom atau kromosom kelamin.

Kedua jenis ini memiliki fungsi masing-masing, diantaranya kromosom tubuh memiliki fungsi sebagai penentu sifat-sifat tubuh yang ada pada suatu organisme. Sedangkan gonosom atau kromosom kelamin memiliki fungsi sesuai dengan namanya yakni penentu jenis kelami dari suatu organisme. Jumlahnya masing-masing dari keduanya juga berbeda-beda dengan jumlah 22 pasang atau 44 buah untuk kromosom tubuh dan 1 pasang atau 2 buah untuk kromosom kelamin.

Pelambangan dari jenis kelamin yang ada juga bermacam-macam seperti Gonosom yang ada di laki-laki akan dilambangkan dengan huruf XY, sedang yang ada pada perempuan akan diberi lambang dengan huruf XX. Terdapat gonosom yang letaknya ada pada sel kelamin serta tidak berpasangan, yang seperti ini disebut nama kromosom haploid yang ditulis dengan n.

Dari kedua jumlah diatas, maka untuk kromosom yang ada pada manusia berjumlah total sekitar 46 buah atau 23 pasang. Dengan adanya jumlah ini, maka untuk penulisan kromosom ada cirinya sendiri seperti pada laki-laki akan dituliskan dengan 44AA + XY, dan pada kromosom perempuan akan dituliskan dengan 44AA + XX.

Kromosom juga memiliki dua bagian yang pertama adalah sentromer atau bagian kepala kromosom dan yang kedua dikenal dengan nama lokus atau bagian lengan kromosom. Di sentromer ini tidak terdapat informasi gen didalamnya, karena informasi gen yang ada terdapat dalam bagian lokus atau lengan yang juga merupakan badan pada kromosom.

Bentuk dari kromosom juga ada beberapa macam bentuk yang berbeda. Ada sekitar empat macam bentuk kromosom yang digolongkan berdasarkan pada letak dari sentromer atau kepala kromosomnya, diantaranya adalah metasentrik, submetasentrik, telosentrik dan akrosentrik.

Ada juga definisi penjelasan versi lain dari Gen yakni merupakan bagian kromosom/satu kesatuan kimia yang ada dalam kromosom yang memiliki fungsi sebagai pegendali dari ciri genetis yang ada pada suatu makhluk hidup. Sifat menurun dari Gen diturunkan dari sang induk kepada para anak-anaknya.

Lebih detail lagi untuk fungsi dari gen sendiri ada beberapa diantaranya seperti; mengatur metabolisme dan perkembangan dari suatu individu, sebagai penyampai informasi genetik yang berasal dari satu generasi ke generasi lain setelahnya dan yang terakhir sebagai zarah tersendiri pada kromosom. Gen ini akan melakukan perannya sebagai penentu pewarisan sifat layaknya rasa, bentuk dan warna. Gen terletak pada kromosom yang menempati suatu tempat tertentu yang bernama lokus.

Pembelahan dari kromosom terjadi beriringan dengan saat pembelahan sel. Sebelum itu akan terjadi terlebih dahulu proses penggandaan dari gen yang ada dalam kromosom. Jadi, untuk urutannya yakni penggandaan gen, lalu pembelahan kromosom kemudian pembelahan sel.

Sifat-sifat pada individu ditentukan dengan susunan gen yang dinamakan genotipe. Genotipe sendiri merupakan sifat dari suatu makhluk hidup yang tidak nampak, sehingga tidak dapat diamati dengan indera yang ada. Sifat-sifat tersebut disimbolkan dengan sepasang huruf, contohnya misal terdapat gen warna merah maka dapat disimbolkan dengan dua huruf MM. Contoh lainnya jika ada gen bulu hitam maka dapat disimbolkan dengan sepasang huruf HH, dan berikutnya TT untuk simbol pada gen batang tinggi.

Selain menggunakan huruf besar, simbol genotipe juga bisa menggunakan sepasang huruf kecil untuk penyimbolannya. Namun besar dan kecil ini bukan tidak memiliki makna akan tetapi ada makna didalamnya. Huruf besar bermakna memiliki sifat dominan atau menang, sedangkan untuk huruf kecil bermakna memiliki sifat resesif atau kalah.

Contoh lengkapnya MM huruf besar berarti memiliki sifat merah dominan, dan mm huruf kecil berarti memiliki sifat putih resesif. Artinya Sifat merah akan lebih dominan atau mendominasi sifat putih, sehingga apabila terjadi persilangan maka hasil keturunan yang dihasilkan akan memiliki bersifat merah dengan simbol huruf Mm.

Soal Persilangan Tanaman

Ada beberapa penyebutan berdasarkan dominan dan resesifnya suatu genotip, seperti Genotipe yang terdiri atas AA huruf besar saja atau sifat dominan saja atau aa huruf kecil saja atau resesif saja dinamakan dengan homozigot. Sedangkan untuk genotipe yang terdiri atas Aa huruf besar dan kecil atau gabungan sifat dominan dan resesif dinamakan dengan heterozigot.

Selain genotipe ada juga yang disebut dengan Fenotipe yang merupakan sifat dari makhluk hidup kebalikan dari genotipe yakni merupakan sifat yang tampak dan dapat diamati oleh alat indra yang ada. Contoh dari fenotipe ini seperti rasa buah yang manis, bentuk buah yang bulat dan bentuk dari rambut yang lurus. Sifat fenotip ini dapat juga diartikan sebagai perpaduan dari sifat genotip serta lingkungannya.

Nah karena materi telah disampaikan maka silakan berlatihlah dengan soal yang ada pada preview diatas. Dan berhubung semua sudah disampaikan maka demikianlah pembahasan kali ini, semoga dapat bermanfaat dan menjadi referensi belajar para murid kelas IX dalam menghadapi ujian berstandar nasional nantinya.

Jika ada pertanyaan silakan sampaikan pada kolom komentar, lalu jika ingin bergabung dengan grup khusus berbagi soal silakan follow grup ini lalu konfirmasi ke WA 089617924711.Simpan berkas dengan sekali klik link berikut ini

Baca Juga ya


BAGIKAN
Previous
Next Post »
0 Komentar