Tampilkan postingan dengan label Pengembangan diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengembangan diri. Tampilkan semua postingan

Lupakan Pencitraan, Be Your Self!

Add Comment
Kebanyakan orang dari keluarga baik-baik memiliki tuntutan untuk menjaga sikapnya di depan orang lain demi sebuah pencitraan. Nama baik keluarga akan dipertaruhkan atas segala tindakan. Seseorang seperti ini biasanya memiliki banyak ketakutan dalam setiap tindakannya. Takut kalau citra baik yang melekat dalam diri dan keluarganya akan tercoreng.
Sobat, namanya juga masih remaja, mana mungkin kita tidak pernah melakukan kesalahan. Kalau kamu seperti itu, berarti kamu akan tumbuh sebagai pribadi yang tidak pernah berani menanggung resiko dan cenderung menghindari konflik. Padahal, konflik itu sudah pasti ada, jadi harusnya diselesaikan, bukan dihindari setiap saat.
Menjaga citramu sebagai orang baik yang sopan, lembut, dan pintar memang perlu. Tapi, hidup ini harus berwarna. Kamu kan masih remaja, jadi sebaiknya easy going saja. Jangan sampai hanya karena pencitraan itu kamu tidak berani mencoba hal-hal baru yang positif. Kamu jadi terlalu pemilih dalam bergaul, dan tidak bias menerima kekalahan.
Jadilah dirimu sendiri apa adanya, jangan pernah takut terhadap penilaian orang lain terhadapmu. Kamu tidak melakukan kejahatan dan kebodohan itu karena kamu tau akibatnya dan kamu tidak menginginkannya, bukan karena takut orang lain akan menilai buruk tentangmu. So, yuk kita simak bagaimana sih caranya menjadi diri sendiri yang tidak terbelenggu oleh pencitraan. Berikut tips-tips yang bias kamu pelajari, yaitu:

1. Tertawa lepas

Tertawa lepas itu penting, karena tawa itu bias membersihkan jiwa seperti halnya sabun yang membersihkan tubuh. Nyatanya, para peneliti menyarankan bahwa sedikitnya kita perlu tertawa lepas dua belas kali dalam sehari agar tetap sehat. Selain itu, orang lain yang melihatmu tertawa lepas juga akan ikut merasakan kegembiraanmu. Bayangkan, kalau setiap tertawa kamu harus menutup mulutmu rapat-rapat.

2. Menikmati keadaan

Kamu tidak perlu terlalu mengkhawatirkan penialaian orang lain ataupun takut dengan keterbatasan mu. Nikmati saja keadaan sekarang, Kalau lagi ada agenda bersih-bersih di sekolah, jangan ragu untuk ambil peran, seperti menyapu taman, mencabuti rumput, dan lain sebagainya. Kalau lagi ada agenda kemping, ikut saja, dan jangan lupa menikmati keadaan, jangan sampai hanya gara-gara pencitraan kamu harus kehilangan moment-moment berharga bersama teman-temanmu.

3. Jangan takut salah

Di usiamu ini, kamu akan terbentur dengan beberapa hal-hal konyol yang tidak sengaja kamu lakukan. Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan. Jadilah dirimu sendir, jika melakukan kesalahan pada orang lain, minta maaf. Jika kamu melakukan kesalahan pada dirimu sendiri, jangan sampai kamu kehilangan keceriaan masa remajamu. Jadilah orang yang mengalir seperti air.

4. Apa adanya

Jangan bohong, bicara dan bertindaklah apa adanya. Jika kamu memang tidak mampu, ya jangan dilakukan. Katakan saja pada teman atau guru bahwa kamu tidak mampu melakukannya. Kalau kamu jujur, mereka pasti akan simpatik dan membantumu. Tapi, kalau kamu kebanyakan gengsi, orang lain pun akan muak melihat tingkahmu. Ingat ya, jangan terlalu meninggikan diri kalau kenyataannya tidak begitu-begitu amat, apa adanya saja.

5. Bisa diajak canda

Pernah tidak lihat orang yang terlalu sensitive sampai-sampai candaan orang pun melukai hatinya? ya, memang jangan suka menghina dalam candaan. Tapi, kalau hanya sekedar gurauan ringan yang menertawakan kekonyolan kita, ya nikmati saja. Namanya juga manusia, sekali waktu pasti pernah melakukan kekonyolan. Kalau orang lain menertawakan kekonyolanmu, ikut tertawa saja, jangan marah. Kalau kamu cerdas, kamu bias membalas canda kekonyolan orang yang mencandaimu.

Cara Simpel Mengatasi Rasa Marah

Add Comment
Karena fluktuasi emosi kita yang naik turun, apalagi ada saat-saat di mana kita jadi terlalu sensitive dan mudah marah. Mungkin karena perubahan tubuh yang lagi dating bulan, atau karena lagi patah hati, dan banyak alas an lainnya yang bikin kita mudah emosi.
Tapi jangan lupa, kamu juga harus pandai mengatasi rasa marahmu. Jangan sampai gara-gara marah, kamu jadi lupa sopan santun, lalu memperlihatkan wajah bringas dan judes. Untuk membantumu mengatasi rasa marah, berikut adalah beberapa saran praktis untuk mengatasi rasa marah.


1. Diam

Jika kita berbicara dalam rasa marah, kita pasti akan memperburuk situasi dan sangat mungkin menyakiti perasaan orang lain. Jika kita berbicara dalam keadaan marah, kita mungkin orang yang kita ajak bicara akan menanggapi dengan rasa marah juga. Semakin akan menciptakan sebuah lingkaran kemarahan. Namun, jika kita bias menjaga mulut untuk tetap diam, maka akan memberikan waktu bagi yang marah untuk meninggalkan kita.
"Ketika marah, hitunglah sampai sepuluh sebelum Anda berbicara. Jika Anda sangat marah, hitunglah sampai seratus." - Thomas Jefferson-

2. Acuhkan orang yang berusaha membuat kita marah

Sialnya, beberapa orang mungkin memiliki niat jahat dengan mencoba membuat kamu marah dan mengambil kesenanganmu. Namun, jiak kita bias mengacuhkan kata-kata mereka dan tidak merespon dengan cara apapun provokasi yang mereka lakukan , maka mereka akan kehilangan minat dan tidak mengganggu kita di waktu mendatang.

3. Gunakan alasan untuk menghentikan kemarahan

Ketika kita marah, katakana pada diri sendiri "kemarahan ini tidak akan membantu saya dengan cara apapun. Kemarahan ini akan membuat situasi lebih buruk." Bahkan jika sebagian dari kita masih
marah, suara batin kita akan membantu kita untuk menjauhkan diri dari kemarahan tersebut.

4. Bersikap baik pada orang lain

Visualisasi lain yang disarankan oleh seorang guru spiritual adalah melihat agen kemarahan sebagai anak berusia 5 tahun. Jika kamu berpikir tentang orang lain sebagai anak berusia 5 tahun yang tak berdaya, kasih saying dan pengampunanmu yang akan muncul. Jika adik kecilmu tidak sengaja menusukmu, kamu tidak akan merasakan kemarahan dankeinginan untuk membalas. Sebaliknya kamu hanya akan merasa dia masih terlalu muda dan perlu tahu hal-hal yang baik. Latihan ini mungkin sangat berguna bagi anggota keluarga dekat yang kadang-kadang menimbulkan rasa marahmu. Misalnya adikmu, kakakmu, bibi, dan lain sebagainya.

5. Nilai perdamaian jauh lebih tinggi disbanding rasa marah

Jika kita menghargai ketenangan oikiran sebagai harta kita yang paling penting, kita tentu saja tidak akan membiarkan kemarahan tetap ada dalam system kita. Seperti Sri Chinmoy pernah katakana: "Anda mungkin punya hak untuk marah dengan seseorang, tetapi Anda tahu bahwa dengan marah kepadanya Anda hanya akan kehilangan kedamaian pikiran Anda yang berharga."

6. Selalu memahami orang yang marah padamu

Jangan khawatir jika kamu memiliki perasaan untuk membela diri dari kritik mereka. Jika kamu dapat tetap tenang, mereka mungkin mulai merasa bersalah melampiaskan kemarahan mereka padamu. Terinspirasi oleh contoh ketenanganmu, mereka akan sadar dan berusaha untuk melakukan hal yang sama.

7. Fokus pada sesuatu yang bahagia

Misalkan seseorang telah melakukan sesuatu yang membuat kamu marah. Pikirkan tentang sesuatu yang membuat kamu bahagia. Penangkal terbaik untuk emosi negative adalah focus pada emosi positif.

8. Tarik nafas dalam-dalam

Tindakan sederhana dengan menarik nafas dalam-dalam akan sangat membantumu dalam menghilangkan kemarahan.

9. Meditasi

Berlatih meditasi secara teratur untuk membawa kedamaian batinmu ke depan. Jika kita dapat memiliki akses menuju kedamaian batin, maka kita akan mampu memanfaatkan hal ini selama masa pengujian.

10. Tersenyum

Ketika kita tersenyum kita meredakan banyak situasi negative. Tersenyum adalah cara menawarkan niat baik kepada orang lain. Tersenyum tidak memerlukan biaya apa-apa, selain efektif dapat meredakan situasi tegang.

Cara Terbaik Membeli Impian

Add Comment
Syahdan cerita, Jaka Tarub mendadak kaya! Orang-orang pun pada penasaran, apa rahasianya?

"Jaka Tarub kamu kok bisa mendadak kaya? Apa sih rahasianya?"
"Hm, sebenarnya ada tiga hal."
"Apa saja?"
"Pertama, aku bekerja keras."
"Terus?"
"Kedua, aku menjaga integritas."
"Terus apa lagi?"
"Ketiga, aku menikahi janda kaya!"
"Halah kalau gitu nggak usah ngomong!"
Hehehe! Memang, menjadi kaya adalah harapan banyak orang, Ketahuilah, kata lain untuk harapan adalah impian. Ketahui juga, cara terbaik untuk 'membeli' impian adalah dengan meningkatkan amal kebaikan. Misalnya, Anda ingin punya rumah. Selain berikhtiar, Anda juga meningkatkan amal kebaikan. Anda meningkatkan sedekah, sholat dhuha, dan sholat tahajjud. Ya berharap, ya beramal.

Boleh dibilang, inilah manusia level tiga:
- Manusia level satu : kalau lagi punya harapan, impian, atau hajat maka dia akan berusaha. Yah, cuma berusaha.
- Manusia level dua : kalau lagi punya harapan, impian, atau hajat, maka dia akan berusha dan berdoa.
- Manusia level tiga : kalau lagi punya harapan, impian, atau hajat maka dia akan berusaha, berdoa, dan beramal. Ringkasnya, ia 'membeli' impian dan 'mengantar' hajatnya dengan amal kebaikan. Sekali lagi, ya berharap, ya beramal.
- Inilah cara terbaik untuk 'membeli' impian. Inilah bentuk berniaga dengan Allah.
- Ingat, selagi Anda berharap kepada Allah, itulah yang namanya ikhlas. Ingat juga, apabila Anda berharap kepada selain Allah, itulah yang namanya tidak ikhlas. Right?

Membaca ini, mungkin akan muncul percakapan seperti ini
"Ah, ini duniawi sekali. Amal kok buat jual beli?"
"Hei, jangan salah! Ini namanya berniaga dengan Allah. Kita kan diajarkan berdoa untuk selamat dunia akhirat. Tentulah kita boleh beramal untuk selaamat dunia akhirat. Tepatnya, berharap fadilah dunia akhirat."
"Tapi..."
"Begini deh. Katakanlah, sekarang Mas tengah dililit utang dan sakit berat. Apa boleh Mas berharap selamat di dunia?  Apa boleh Mas berharap lunas utangnya dan sembuh sakitnya? Kalau memang boleh. Coba, bagaimana caranya?"
"Yah, saya akan berusaha."
"Terus?"
"Saya akan berdoa"
"Cuma itu?"
"Hm, mungkin saya juga bersedekah, sholat dhuha, dan sholat tahajjud."
"Nah, itu dia, manusia level tiga! Berusaha, berdoa, dan beramal!"
"Begitu, ya."
"Tambahan nih, sebaik-baiknya adalah beramallah dan berharaplah fadilah untuk dunia akhirat. Jangan untuk dunia tok."

Tips Menjadi Pribadi yang Mudah Dicintai

Add Comment
Sesungguhnya, setiap dari kita dilahirkan sebagai bayi yang lucu, menggemaskan, dan mengundang kasih sayang. Tapi, kemudian kita tumbuh menjadi pribadi yang hanya mementingkan diri sendiri, tidak peka terhadap kebutuhan orang lain, tidak berlaku seanggun yang diharapkan, dan tidak berupaya membantu orang lain untuk merasa gembira dengan diri dan kehidupan mereka. Selain itu, tidak sedikit dari kita yang tumbuh menjadi pribadi yang rindu dicintai, tapi mempersulit orang lain untuk mencintainya.

Banyak orang bermasalah dengan kepribadiannya sendiri sehingga mereka membutuhkan pujian dari orang lain secara berlebihan. Tetapi, harapan tersebut biasanya tidak dibarengi dengan usaha untuk bias dicintai. Kita semua memiliki kebutuhan untuk menjadi pribadi yang lebih mudah dicintai.

Di lain pihak sebagian orang berusaha sebaik mungkin agar bisa menjadi pusat perhatian orang terutama terkait dengan hal-hal yang baik. Nah, berikut ini ada beberapa tips sederhana untuk menjadi pribadi yang mudah dicintai.

1. Selalu aktif
Jadilah orang yang suka melakukan banyak aktivitas, bukan hanya santai-santai di rumah saja. Kamu bisa bertemu banyak orang dan merasakan pengalaman yang berbeda saat beraktivitas.
2. Suka bergaul dan ramah
Bersikaplah ramah terhadap semua orang, mulai dari orang yang baru dikenal sampai orang yang mungkin hanya dikenal di tempat-tempat umum. Teman-temanmu akan melihat sikapmu itu dan mengetahui kalau kamu mudah diajak bergaul.
3. Penuh rasa ingin tahu
Ketika membicarakan suatu hal, tumbuhkan rasa ingin tahu, sehingga kamu bisa menciptakan obrolan yang bermutu. Jadi, bukannya jadi yang sok tahu.
4. Jadi orang yang jujur
Orang yang jujur akan mudah diterima dengan baik di komunitas mana pun. Karena dengan kejujuran, kita bisa diterima dan dicintai di mana saja kita berada.
5. Jaga rahasia dan bisa dipercaya
Ketika seseorang menceritakan pengalaman yang sifatnya pribadi sama kamu, berarti dia percaya kalau kamu bisa memegang rahasia. Jadi, jangan sia-siakan kepercayaan itu dengan mengumbar-ngumbar rahasia orang lain.
6. Mengingat nama orang dengan baik
Seseorang akan merasa sangat dihargai kalau kamu mengingat namanya. Karena itu, ingat baik-baik nama-nama orang yang pernah berkenalan atau pernah dekat denganmu.
7. Bisa menerima perubahan
Jadilah orang yang fleksibel, jangan terlalu kaku. Setiap kehidupan pasti mengalami perubahan termasuk lingkungan. Kamu harus bisa mengikuti. Tapi kamu juga harus punya penyaring mana yang baik mana yang kurang baik. kalau sudah begini maka perubahan adalah sesuatu yang menyenangkan.
8. Menghindari kubu-kubuan
Kalau di antara teman-temanmu terdapat dua kubu atau lebih yang berseteru. Sebaiknya kamu menghindari masuk ke dalam salah satu kubu di antara keduanya. Lebih baik  kamu menjadi orang yang netral sehingga diterima oleh semua kubu.
9. Pandai menempatkan diri
Kemampuan untuk beradaptasi, menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan, terutama lingkungan yang baru sangat diperlukan untuk menjadi seorang yang menyenangkan. Sebab dengan kemampuan beradaptasi dan menempatkan diri inilah, kita akan dengan mudah diterima oleh orang-orang dimanapun itu.
10. Humoris
Barangkali ini syarat mutlak menjadi seseorang yang menyenangkan dan dicintai. Humor atau candaan sangat pentng kalau kamu ingin menjadi orang yang menyenangkan. Kamu tidak harus jadi pelawak atau selalu melucu, tapi kamu harus memiliki selera humor yang baik dan dapat mengukur kapan waktunya bercanda atau serius.
11. Membuka diri buat orang lain
Buka diri untuk orang-orang yang ingin mengenalmu. Jangan sekali-kali memilih-milih dan membeda-bedakan seseorang berdasarkan statusnya. Kamu harus menjalin silaturrahmi dengan semua orang. Dengan catatan, kamu harus membentengi diri biar tidak mudah terbawa arus negative.

Kemampuan Analisis Situasi dan Kejujuran

Add Comment
Kemampuan Analisis Situasi dan Kejujuran - Berbicara tentang analisis situasi, arti yang sebenarnya merupakan tahap pengumpulan data yang ditempuh peneliti sebelum merancang dan merencanakan program. Analisis situasi bertujuan untuk mengumpulkan informasi mencakup jenis dan bentuk kegiatan, pihak atau publik yang terlibat, tindakan dan strategi yang akan diambil, dan taktik yang digunakan dalam melaksanakan kerja.

Berbicara tentang kejujuran pastinya Anda sudah paham arti kejujuran, bukan? baiklah, kami akan membahas arti kejujuran secara sederhana. Kata “Jujur” artinya tidak berdusta ketika berbicara. Kejujuran juga berarti tidak melebih-lebihkan sesuatu yang hanya untuk membuat orang lain terkesan kepada kita.

Sudah lama berlalu tetapi ada sebuah pengalaman yang sangat berkesan sampai pada kesimpulan bahwa kemampuan analisis situasi dan kejujuran itu sangat penting. Pengalaman tersebut mengisahkan seseorang yang akan melamar pekerjaan. Setelah melalui proses seleksi, akhirnya mendapat panggilan interview tahap akhir di perusahaan Samsung Electronics, dan jalannya sebuah proses interview dihadiri oleh dua orang panel yaitu Direktur dan General Manager.

Pada awal interview ditanyakan hal - hal umum seputar pengalaman pribadi, dan pengalaman pekerjaan. Tetapi ada satu hal yang mengejutkan pada akhir interview dan tidak pernah terlintas di pikiran.

General Manager itu bertanya, “Anda bisa berbohong?”
Peserta interview itu spontan tersenyum lebar, “Jelas bisa.”
General Manager itu bertanya lagi, “Anda pernah bohong?”
Peserta itu menjawab santai, “Pernah. Saya manusia biasa.”
General manager masih penasaran, “Contohnya?”
Peserta interview itu menjawabnya dengan tenang, “Contohnya sekarang saya datang ke interview ini. Saya sudah bekerja di perusahaan baja. Terpaksa meminta izin tidak masuk kerja dengan alasan tidak sehat, padahal saya datang ke interview.”
General manager itu melebarkan senyumnya, “Ok. Cukup.”

Ketenangan, kejujuran, dan kemampuan analis situasi memang diperlukan. Kalau saja bimgung dan terlalu lama berpikir menjawab pertanyaan tersebut mungkin akan aneh jadinya. Karena pertanyaan ini sangat mudah hanya perlu ketenangan dan kejujuran dalam menjawab.

Seminggu kemudian mendapat pemberitahuan bahwa peserta interview itu diterima sebagai Domestic Materials Purchasing Staff. Entah mengapa ditempatkan ke posisi tersebut walaupun sebenarnya memilih bagian produksi. Inilah pentingnya sebuah kejujuran.

Semoga bermanfaat ya!



Biodata penulis
Nama saya Resmitha Diadara lahir pada tanggal 11 Mei 1998. Bertempat tinggal di Brebes jalan dokter Sarjito Rt 01/Rw 06 dusun Gandasuli. Saya adalah siswi SMA Negeri 01 Brebes. Saya duduk di bangku kelas XII SMA yang berarti akan mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Hobi saya adalah membaca dan menulis. Menulis tidak dapat dipisahkan dari membaca. Hakekatnya pada saat membaca, otak akan menerjemahkan kalimat ke dalam bahasa yang mudah dipahami. Semakin sering membaca, maka pembendaharaan kata akan semakin banyak. Dan ini memudahkan dalam menuangkan ide atau gagasan pada secarik kertas. Menulis merupakan hiburan tersendiri bagi saya tetapi saya sadar bahwa untuk meningkatkan kemahiran menulis dibutuhkan kreativitas yang lebih lagi dan pembendaharaan kata yang lebih banyak lagi.

Efek Membuat Seseorang Menunggu

Add Comment
Menunggu adalah hal yang paling membosankan. Banyak orang tidak suka apabila disuruh menunggu, tanpa terkecuali. Saya pun demikian Saya sangat tidak suka apabila disuruh menunggu. Dan Saya yakin anda semua juga seperti itu tidak suka apabila disuruh menunggu.

Namun pada kenyataannya banyak sekali orang-orang yang suka membuat seseorang menunggu. contohnya saja ketika ada janji atau rapat. banyak orang berjanji akan datang jam sekian tapi apa? pada kenyataannya mereka datang setelah satu jam kemudian atau bahkan ada yang tidak datang, mereka Melanggar janjinya. orang-orang model seperti inilah yang tidak disukai oleh Kebanyakan orang.

orang dengan jam karet yang selalu menarik ulur waktu yang mereka Tentukan sendiri.entah apa motivasi mereka melakukan ini tapi yang pasti hal ini sangat tidak menyenangkan. menunggu berjam-jam karena sudah berjanji tapi hasilnya Malah nihil tak ada yang datang.

Percayalah lambat laun orang-orang seperti ini akan ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya. mereka yang sebelumnya dekat tiba-tiba menjauh karena merasa di php kan. Saya yakin anda juga sepakat dengan pernyataan ini. Oleh karena itu bagi Anda yang sering melakukan hal seperti ini. saya sarankan untuk segera menghentikannya, kecuali anda ingin ditinggalkan oleh semua orang.

Jadilah orang yang tepat waktu dalam menepati janji. Percayalah jika anda melakukan hal ini maka semua orang yang menyukai anda

Tips menjadi orang yang berkarisma season 2

Add Comment
Ini adalah kelanjutan dari atikel berjudul ingin menjadi orang yang berkarisma? ikuti tips berikut. berikut ini adalah tips menjadi orang yang berkarisma season 2 :

1. Menganggap orang lain lebih penting
Mereka sadar, bahwa setiap orang memiliki sesuatu(kelebihan), dan mereka juga sadar bahwa akan selalu ada hal-hal yang diketahui oleh orang lain tetapi tidak mereka pahami. Pemikiran seperti itu akan secara tidak sadar membuat orang lain menjadi lebih penting untuk mereka.

2. Membiarkan orang lain bersinar
Mereka mengetahui bahwa ada orang yang tidak merasa cukup hanya denga menerima penghargaan atas prestasinya. Oleh sebab itu, mereka akan menunjukkan pada khalayak bahwa seseorang itu -sebutlah rekan kerjanya- telah menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik. Mereka juga mengetahui, bahwa sebuah pengakuan dapat membuat rekan kerjanya merasa telah mencapai sesuatu, dan merasa lebih penting. Kepedulin mereka untuk memerhatikan pencapaian yang dilakukan orang lain membuat mereka dihargai lebih.


3. Cermat dalam memilih kata-kata
Mereka sadar betul bahwa kata-kata yang mereka gunakan dapat mempengaruhi perilaku orang lain. Kata-kata yang digunakan orang karismatik bisa membuat orang lain merasa lebih baik. Mereka menciptakan suasana yang bahagia, antusias, dan terpenuhi kebutuhannya.


4. Tidak berbagi gosip dengan orang lain
Semua orang tentu senang mendengar gosip. Tapi sebenarnya secara tidak sadar ketika menggosip seorang sedang menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya. Inilah yang tidak dilakukan orang karismatik. Mereka tidak membuka peluang untuk mebicarakan orang lain meskipun berita itu benar, karena itu akan menyinggung seseorang


5. Mau mengakui kegagalan mereka
Orang yang selalu sukses sering dianggap berkarisma oleh orang lain karena mereka sukses. Namun, Anda tidak harus menjadi orang sukses untuk menjadi orang yang karismatik. Anda hanya perlu bersikap tulus untuk menjadi orang karismatik.

Orang karismatik juga selalu rendah hati, mau berbagi tentang kegagalan mereka, mengakui kesalahan mereka, dan mampu menertawakan diri mereka sendiri. Sementara, orang lain tidak akan menertawakan orang yang karismatik, justru orang lain akan tertawa bersama mereka. Itulah yang membuat orang karismatik lebih disukai.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com

Cara melatih diri agar berkarisma

Add Comment
Kharisma yang sering disebut sebagai daya tarik. Itu artinya, jika kamu ingin digandrungi oleh cewek atau cowok, maka kamu harus jadi seseorang yang karismatik. Dengan mempunyai kharisma yang tinggi, kamu juga akan dihormati oleh orang lain.

Banyak orang yang berkata kalau kharisma seseorang itu sudah muncul sejak orang itu lahir, dan hal itu juga tidak bisa di ubah-ubah atau sudah paten segitu. Tapi ada hal gembira akan anggapan tersebut, ternyata anggapan tersebut salah besar. Karena menurut para peneliti, kharisma seseorang masih dapat ditingkatkan dengan cara dilatiih. Mau tahu caranya?

Berikut cara menjadi orang yang karismatik menurut ilmuwan Olivia Fox Cabene:


1. Latihan fisik.

Hal yang perlu di lakukan oleh anda pertama adalah latihan fisik.
Caranya :
·         kenakanlah pakaian yang longgar sehingga Anda dapat bernapas dengan bebas dan mudah,
·         berdiri dan berpijaklah dengan kuat,
·         tarik napas dalam dan tersenyumlah yang lebar.
Kamu bisa terlihat karismatik dengan cara ini.

2. Jadi pendengar.

Cobalah untuk selalu menjadi pendengar yang baik. Berikan lawan bicara kesempatan untuk bicara terlebih dahulu dan setelahnya anda bisa memberikan tanggapan. Berikanlah lawan bicara anda jawaban yang bijak dan juga tepat agar karismatik anda terlihat.

3. Kharisma telepon.

Ketika ada seseorang yang menelepon anda, disarankan untuk anda tidak langsung bersikap ramah ataupun galak. Cobalah anda menjawab telepon dengan nada biasa saja terutama jika nomor tersebut tidak anda kenal. Cara itu bisa membuat anda terlihat berkharisma


4. Jabat tangan.

Cobalah untuk berjabat tangan dengan baik karena kharisma seseorang bisa terlihat dari cara seseorang itu jabat tangan. Caranya, jabatlah tangan orang yang akan anda ajak bicara. Utamakan menjabatnya sabil mengerak-gerakkan lengan ke atas dan ke bawah namun jangan terlalu tinggi. Jabat tangan akan menunjukkan kekuatan dan kepribadian yang kuat dari seseorang. Jangan lupa juga untuk tersenyum.

5. Bersikap dewasa.

Kharismatik seseorang akan terlihat dalam kedewasaan sifat dan tingkah lakunya. Cobalah bersifat dewasa agar orang lain memperhatikan anda. Misalnya, ketika anda hendak masuk lift, tahanlah pintu untuk membiarkan orang lain masuk kedalamnya, masuklah pada urutan terakhir, dan berdirilah dengan punggung ke pintu, menghadaplah pada semua orang yang ada didalam lift.

6. Cara berbicara.

Karismatik seseorang dapat terlihat dari gaya berbicaranya. Caranya, turunkan intonasi nada bicara anda di akhir kalimat, kurangi kebiasaan anda dalam mengangguk-anggukkan kepala, beri jeda selama dua detik sebelum anda melanjutkan berbicara. Orang yang mempunyai kharisma tinggi selalu dihargai dan dikagumi baik oleh sesamanya maupun lawan jenisnya. Memperbaiki kharisma juga sekaligus akan memperbaiki kepercayaan diri anda.




Apakah sekarang anda sudah menjadi orang yang karismatik? Jika belum, praktekkanlah cara diatas. Terima kasih J

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com

Ingin menjadi orang yang berkarisma? ikuti tips berikut

Add Comment
Anda mau menjadi orang yang berkarisma atau karismatik? Berikut ini akan dibahas caranya untuk anda. Tapi dengan syarat !
Anda harus mempraktekannya.

Pernahkah Anda merasakan bahwa ada seseorang yang senantiasa terlihat istimewa? Orang itu bukanlah pasangan Anda, bukan atasan anda, bukan pula rekan kerja anda yang senior. Orang itu hanyalah orang biasa, tetapi dia selalu bisa membuat segala sesuatu disekitarnya menjadi hidup ketika dia hadir. Entah apa yang penyebabnya. Mungkin saja, karena orang ini pada dasarnya memang karismatik.

Orang karismatik seperti itu sanggup membangun serta menjaga hubungan baik, dan secara konsisten dapat mempengaruhi orang-orang di sekitarnya dengan cara yang positif. Yang terpenting, mereka selalu bisa membuat orang lain merasa penting dan merasa lebih baik.


Ingin tahu apakah Anda salah satu orang yang karismatik? atau anda berkeinginan menjadi orang yang karismatik?  Ini dia tanda-tandanya dan sekaligus caranya:


1. Lebih banyak mendengarkan

Untuk menghargai lawan bicara, orang yang karismatik selalu menjaga kontak mata, tersenyum, mengangguk, dan melontarkan pertanyaan. Mereka tidak memberikan nasihat kecuali benar-benar dibutuhkan atau diminta oleh lawan bicara mereka. Mereka mengetahui, bahwa jika mereka memberi nasihat maka pembicaraan akan lebih terfokus pada diri mereka sendiri. Mereka lebih banyak mendengarkan, untuk menunjukkan bahwa mereka peduli.

Apa anda tahu? Jika anda mulai memberi nasihat? Anda pasti akan mengatakan, “Kalau aku sih…” dan bukannya, “Bagaimana kalau kamu….” Itu semua seolah-olah akan membuat diri anda terlihat seperti membagakan diri. Dan banyak orang tidak suka dengan seseorang yang terlalu membagakan dirinya sendiri.

2. Berhenti beraktivitas ketika diajak bicara
Anda pasti akan merasa kesal, ketika Anda berbicara kepada seseorang, tetapi dia tetap sibuk dengan ponsel, laptop, atau koran yang dibacanya?  Orang karismatik tidak akan pernah melihat atau bahkan melirik monitor komputernya ketika mereka diajak bicara. Mereka tahu, tidak akan bisa terkoneksi dengan orang lain jika mereka masih sibuk terkoneksi dengan ponsel, televisi, atau apa pun itu. Mereka terbiasa memberikan seluruh perhatiannya kepada orang yang sedang berbicara dengannya. Tak heran orang-orang selau ingin berada di dekat mereka.

3. Tidak pilih-pilih
Ada sebagian orang yang tidak mampu atau bahkan tidak mau mendengarkan seseorang yang dianggap lebih rendah darinya. Meskipun keduanya terlihat saling berbicara, tetapi orang yang merasa lebih “tinggi” biasanya tidak benar-benar mendengarkan lawan bicaranya.

Sebaliknya, orang karismatik selalu mendengarkan siapa saja, tidak peduli posisi atau status sosial lawan bicaranya. Orang karismatik bisa berinteraksi dengan siapa saja, tidak hanya dengan orang yang dikenalnya saja. Tetapi kepada semua orang yang hadir kedalam hidup mereka dan semua itu tanpa terkecuali.

4. Selalu memberi lebih dulu, dan kadang tak pernah menerima kembali
Artinya, mereka mengutamakan untuk memberi terlebih dahulu, baru kemudian menerima. Seperti inilah yang dilakukan oleh orang karismatik, bahkan mereka tidak pernah berfikiran apakah mereka akan menerima balasan atau tidak. Mereka hanya berfokus pada apa yang bisa mereka berikan, karena memberi menjadi cara mereka untuk menciptakan koneksi yang nyata dalam suatu hubungan.


5. Tidak merasa diri mereka penting
Orang karismatik akan selalu merasa diri mereka biasa saja. Mereka tidak akan bertindak seolah-olah diri mereka penting, meskipun pada kenyataanya mereka benar-benar dibutuhkan oleh orang lain.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com

Arti Seorang Pemimpin yang Ideal

Add Comment
Arti Seorang Pemimpin yang Ideal - Berbagai definisi dan konsep mengenai kepemimpinan seringkali kita baca dan kita dengar. Ada yang biasa saja, ada yang kontroversial, dan sebagainya. Seringkali kita menyakini mengenai siapa pemimpin dan apa yang dilakukannya ercermin dalam pemahaman kita tentang sosok pemimpin yang ideal. Umumnya teori yang kita gunakan adalah theoris of leadership, yang mengatur definisi yang kita gunakan, hal yang seringkali terjadi di bawah sadar kita.

Peter Drucker menuntaskan masalah-masalah subjektifitas ini dengan contoh yang baik tentang Pisau Cukur Occam (Occam’s Razor). Dalam mencari definisi yang paling sederhana, dia menanyakan pertanyaan dasar, apakah suatu hal yang dimiliki oleh semua pemimpin? Dari kesan pertama, jawaban Drucker terhadap pertanyaannya sendiri kelihatannya terlalu disederhanakan, bahkan cenderung diulang-ulang, tanpa ada kejelasan lebih lanjut. Dia menyatakan kepada kita bahwa semua pemimpin hanya memiliki satu hal yang sama, yakni para pengikut. Tetapi setelah kita pikirkan kembali, kita mulai memberikan apresiasi bahwa memang terdapat sesuatu yang kuat dalam wawasan Drucker. Begitulah James O’toole menyatakan pendapat Drucker dalam bukunya “Leadership A to Z: A Guide For the Appropriately Ambitius”

Dengan mengembangkan definisi minimalis mengenai pemimpin sebagai “seorang yang memiliki para pengikut”, Drucker kemudian mampu mengidentifikasi peran utama kepemimpinan. Intinya, bahwa peran seorang pemimpin adalah menciptakan para pengikut. Oleh karena itu, para calon pemimpin akan dapat memfokuskan usaha mereka untuk mempelajari apa yang harus dilakukan demi menarik pengikut.

Sebelum kita membahas berbagai konsep kepemimpinan, maka ada baiknya kita mengetahui beberapa hal mengenai pemimpin secara umum di bawah ini:

8 Titik Kelemahan dari Seorang Pemimpin

  • Keserakahan.
  • Iri hati terhadap kecakapan dan keahlian orang lain.
  • Mudah dipengaruhi oleh gunjingan dan pendapat orang lain dan cepat termakan oleh pujian.
  • Terlalu banyak memusatkan perhatian pada orang lain, namun kurang memperhatikan sifat buruk sendiri.
  • Tidak mampu membuat keputusan.
  • Diperbudak oleh kenikmatan panca indra.
  • Dendap dan pengecut.
  • Pandai mengelak dan menipu, hanya memperhatikan omongan sendiri, dan kurang sopan santun.

9 Kesanggupan Inti Dalam Diri Seorang Pemimpin

  • Kesanggupan untuk membaca kondisi lawan.
  • Kesanggupan untuk mengenali taktik menyerang dan mundur.
  • Kesanggupan untuk mengenali keterbatasan sumbernya.
  • Kesanggupan untuk mengenali saat yang tepat untuk bertindak.
  • Kesanggupan untuk memanfaatkan unsur-unsur alam semesta dan memahami keuntungan dan kerugian yang tidak dapat diubah dalam situasi tertenu.
  • Kesanggupan untuk menunjukan ide murni dalam merencanakan strategi dan menyodorkan kejutan menyeluruh di mata lawan.
  • Kesanggupan untuk merahasiakan rencananya
  • Kesanggupan untuk menciptakan keharmonisan di antara pasukannya
  • Kesanggupan untuk menghasilkan tujuan yang senada dengan pasukannya.

Dan dalam berbagai konsep kepemimpinan , sosok seorang pemimpin yang memiliki pengaruh yang kuat, demi mendapatkan pengikut yang banyak, sangatlah diutamakan. Apalagi di era modern seperti sekarang ini, kepribadian dan pemikiran dari seorang pemimpin menjadi tolak ukur atas kepemimpinannya. Untuk memahaminya lebih lanjut silahkan baca

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com

Konsep dan Pandangan Tentang Kepemimpinan dalam Buddha dan Hindu

Add Comment
Konsep dan Pandangan Tentang Kepemimpinan dalam Buddha dan Hindu - Untuk mengetahui sejauh mana sosok kepemimpinan yang harus kita pilih, maka berbagai konsep dan pandangan di bawah ini akan menjawab pertanyaan mengenai kepemimpinan (leadership).


Kepemimpinan dalam Pandangan Buddha

Sang Buddha Gautama dalam Tripitaka. Dalam sejarahnya Sang Buddha memisahkan antara politik dan agama, karena itu dia meninggalkan kerajaan dan berupaya menjadi orang suci.

Dalam ajaran Buddha, sebelum diangkat menjadi “Nabi” (The prophet) dan menerima petunjuk dari Yang Maha Esa, Sang Buddha adalah aparat pemerintah (pemimpin), karena dia adalah putra mahkota yang berhak mewarisi tahta kerajaan Kapilavastu di sebelah Utara India. Jadi Sang Buddha sangat dekat sebelumnya dengan segala macam persoalan pemerintahan dan kepemimpinan, administrasi negara, hukum tata negara dan politik

Oleh karena itu, sudah barang tentu sabda-sabda Sang Buddha akan berorientasi di sekitar etika politik saja. Bagi Sang Buddha kehidupan manusia, terutama para pemimpin, itu pada dasarnya tidaklah bahagia. Penyebab ketidak bahagiaan itu adalah karena manusia itu sendiri hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri serta terbelenggu nafsu. Namun demikian pemikiran kepentingan diri sendiri dan nafsu dapat ditekan semaksimal mungkin dengan cara yaitu nafsu dan hasrat keinginan tersebut dileburkan.

Oleh karena itu menurut Sang Buddha Gautama seorang pemimpin atau aparat pemerintahan hendaklah bersikap:
  1. Menyiapkan pidato di hadapan masyarakat harus benar, tidak memanipulasi fakta.
  2. Perbuatan dalam penyelenggaraan politik negara harus benar, tidak mempersulit rakyat.
  3. Berfikir memutuskan segala kendala yang dihadapi harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan demi kepentingan dan kemaslahatan umat manusia, tidak menyelewengkan sesuai pikiran dan keinginan pribadi yang subyektif.
  4.  Menimbangkan segala sesuatu harus dengan pandangan yang benar, terutama dalam pengambilan keputusan pemerintahan, dan tidak dengan tergesa-gesa.
  5.  Mencari nafkah (bermata pencaharian) baik sebagai aparat pemerintah yang mengharapkan gaji maupun sebagai masyarakat biasa dengan aneka ragam penghasilan harus benar, tidak korupsi atau mencuri milik orang lain.
  6. Berupaya untuk memperoleh sesuatu harus dengan jalan yang benar dan dicintai oleh Yang Maha Esa, tidak dengan jalan menghalalkan segala cara yang dilalui dengan brutal serta kekerasa yang memaksakan kehendak kepada pihak atau orang lain.
  7. Mengingat rakyat yang dipimpin harus dengan perhatian yang benar, tidak menyalahgunakan wewenang kepemimpinan pemerintahan.
  8.  Metidasi menyatukan diri dengan Yang Maha Esa harus benar-benar dapat mencontoh keteraturan tubuh (pernafasan dan aliran darah), tidak tergoda oleh segala sesuatu yang bersifat keduniawian.
Begitulah pesan Sang Buddha Gautama kepada umatnya mengenai sikap dari seorang pemimpin.


Kepemimpinan dalam Pandangan Hindu

Sri Kresna (Sang Wisynu) dalam Bhagawat Gita. Dalam agama Hindu, sistem dan etika seorang pemimpin dan pemerintahan dicontohkan dalam kisah episode besar Ramayana dan Mahabarata. Dalam Ramayana Sang Wisnu menitis ke dalam tubuh ekaristi raja yaitu Sri Rama, yang bertempur melawan keangkara-murkaan Rahwana (Dasamuka). Pedoman-pedoman tentang sistem kepemimpinan dan pemerintahan yang beretika dan bermoral disampaikan dalam nasihat-nasihat Sri Rama, baik kepada adik tirinya Bharata maupun kepada adik musuhnya Prabu Gunawan Wibiksana.

Namun dalam kisah Mahabarata, Sang Wisynu yang merintis kedalam tubuh ekaristi Sri Kresna hanya menjadi wasit (arbiter) dalam Perang Besar Bharata Yudha. Sedangkan perpanjangan tangan melakukan tugas-tugas keduniawian termasuk politik pemerintahan, dilaksanakan oleh adik iparnya sendiri yaitu Adipati Raden Harjuna. Dengan demikian ditakdirkan lahirnya bukit Kurusetra, yang isinya antara lain juga tentang keberadaan etika seorang pemimpin atau aparat pemerintahan.


Antara lain, Bhagawad Gita menitahkan bahwa bekerja sebagai aparat pemerintahan adalah mempersembahkan karya kepada Sang Hyang Tunggal, tanpa motivasi keinginan apa-apa, tidak terjamah oleh dosa, bagai air meluncur di daun teratai.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com

Pandangan Kepemimpinan dalam Persepektif Kristen dan Kuasa Jawa

Add Comment
Kepemimpinan dalam Pandangan Kristen

Dalam Theologia Agama Kristen, sifat-sifat yang baik bagi umat Kristen sering kali diberi nama “Kebajikan”. Para ahli theologia didalam Gereja-Gereja Purba dan Gereja Khatolik Roma membahas tujuan kebajikan pokok seperti ini, yang dapat pula digolongkan ke dalam kebajikan adi kodrati dan kebajikan kodrati itu sendiri.

Kebajikan Adi Kodrati meliputi sebagai berikut ini:
  • 1.       Iman
  • 2.       Pengharapan
  • 3.       Kasih

Kebajikan Kodrati meliputi sebagai berikut ini:
  • 1.       Penguasaan diri (kesederhanaan)
  • 2.       Keadilan
  • 3.       Ketabahan
  • 4.       Kebaikan

Dalam perjanjian yang Baru (Injil), ada beberapa daftar dari kebajikan orang Kristen. Dalam Matius (5: 1-12) Yesus Kristus sendiri menyebutkan beberapa dari unsur kebajikan, yaitu:
  • 1.       Merasa miskin dihadapan Allah.
  • 2.       Berduka cita karena adanya kejahatan.
  • 3.       Lemah lembut.
  • 4.       Lapar dan haus akan kebenaran.
  • 5.       Murah hati.
  • 6.       Suci hati karena akan melihat Allah.
  • 7.       Pembawa damai sebagai anak Allah.
  • 8.       Bersemangat karena memperjuangkan kebenaran.
  • 9.       Berbahagia karena akan difitnah orang jahat.
  • 10.   Bergembira karena akan ditempatkan di surga.

“Kasih” didalam pengertian agama Kristen berarti memberikan diri kepada orang lain dengan penuh kecintaan, karena manusia dalam agama Kristen memang dituntut lebih mementingkan kebutuhan orang lain daripada diri sendiri. Jadi, kasih menurut mereka berarti kesediaan untuk mengorbankan diri sendiri untuk orang lain, sebagaimana Kristus Yesus mengorbankan diri untuk manusia.

Hampir semua orang Kristen setuju bahwa hukum kasih di dalam agama Kristen, adalah merupakan norma-norma pokok untuk kehidupan manusia, tetapi hanya saja kita melihat bahwa huungn antara kasih dan norma-norma yang lebih terperinci masih perlu dipertanyakan, yaitu misalnya apakah kita dapat melakukan ilmu negara, pemerintahan, politik, hukum serta administrasi negara serta lain-lainnya, sementara kita harus berpegang teguh pada norma pokok, yaitu kasih.


Kepemimpinan dalam Konsep Kuasa Jawa

Ing ngarso sung tuladha, ing madya amangun karsa, tut wuri handayani” (Di depan menjadi teladan, di engah bersama-sama membangun kemauan, di belakang memberikan dorongan kekuatan). Begitulah kurang lebih makna yang dimaksud oleh salah seorang guru bangsa, Ki Hajar Dewantara.

Menurut Martin Moentadhim SM, konsep kriteria pemimpin negara bijaksana (ratu wicaksana) yang dikembangkan bangsa Indonesia sejak zaman Mataram Islam pada abad ke-16 sampai era orde baru, tak lain ialah konsep Hinduisme yang dikembangkan dari sifat delapan seperti digambarkan dalam kisah Ramayana karya Walmiki.

Kitab ini diantaranya diterjemahkan oleh kiai yasadipura I (1729-1802) menjadi Serat Rama. Pada halaman 432-435 buku yang pernah diterbitkan di Semarang pada 1919 inilah, dituliskan “lampah” (laku, watak) raja bijaksana seperti dinasihatkan Pangeran Rama kepada adiknya, Barata, yang ditunjuknya menjadi pemangku raja selama ia mengembara.

Bagian “Serat Rama” ini disebut “Astabrata” yang oleh “kamus Jawa-Belanda” Th. Pigeaud disebutkan “Delapan Kebajikan Negarawan”. “Waspadalah, kedelapan dewa harus ada padamu salah satu dari yang delapan itu, kalau tidak kedudukanmu sebagai raja akan ada kekurangannya” kata Rama kepada Barata seperti ditulis Pujangga agung Keraton Surakarta Yasadipura I dalam “Serat Rama” halaman 432.

Yasadipura I menulisnya dalam tembang 20 bait. Akan tetapi, ahli ilmu pemerintahan Soemarsaid Moertono dalam bukunya: “Negara dan Usaha Bina-Negara di Jawa Masa Lampau” meringkasnya menjadi delapan butir, yang “seyogyanya dimiliki oleh raja”.

Adapun kedelapan butir tersebut adalah:
  • 1.       Dana (kedermawanan) yang tidak terbatas, ini adalah sifat Batara Indra, kepada semua dewa bawaan.
  • 2.       Kemampuan untuk menekan semua kejahatan, ini sifat dari Dewa maut, Yama.
  • 3.       Berusaha membujuk dengan ramah dan tindakan yang bijaksana, diambil dari sifat dewa matahari, Surya.
  • 4.       Mempunyai rasa kasih sayang seperti wataknya Batara Candra.
  • 5.       Memiliki pandangan yang teliti dan pikiran yang dalam, seperti wataknya Bayu, dewa angin.
  • 6.       Kedermawanan dalam memberikan harta benda, hiburan, seperti wataknya dewa harta duniawi, Kuwera.
  • 7.       Memiliki kecerdasan yang tajam dan cemerlang dalam menghadapi kesulitan macam apapun, laksana sifat Dewa laut, Baruna.
  • 8.       Memiliki sifat keberanian yang berkobar-kobar dan tekad yang bulat dalam melawan setiap musuh, laksana sifat dari dewa api, Brama.

Kepemimpinan Dalam Pandangan Para Ilmuan

Add Comment
Kepemimpinan Dalam Pandangan Para Ilmuan - Berikut ini akan disampaikan beberapa pemahaman mengenai kepemimpinan dalam sebuah negara di mata para ilmuan yang populer, yang meskipun cukup subyektif dan tak banyak pengaruh, sehingga tidak membentuk mazhab tersendiri, namun perlu untuk dipelajari sebagai bahan perbandingan para pembaca sekalian.

Jean Jacques Rousseau (1712-1778)

Dia merupakan seorang anti rasionalisme dan juga merupakan penyumbang dalam menyampaikan pendapat tentang demokrasi dan persaman hak serta derajat manusia.

Karena melihat penggunaan teknologi yang tak terkendali, ia melakukan penentangan terhadap kemajuan teknologi yang semakin canggih waktu itu, baginya perkembangan ilmu pengetahuan memang tidak ada kaitannya dengan perbaikan nilai-nilai luhur moral, bahkan menimbulkan dekandensi, korupsi yang melawan hati nurani.

Dalam bukunya yang sangat terkenal tentang perjanjian masyarakat “Du Contract Social”, ia menunjukan bagaimana pemerintahan negara yang seharusnya mengupayakan tetap bebas secara alamiah.

Jadi yang perlu dikaji dari Jean Jacques Rousseau adalah apakah ia menjadi penganjur utama kebebasan hidup yang tidak memiliki kepedulian pada lingkungan, atau sebaliknya ia seorang munafik, karena menganjurkan menghormati hak-hak orang lain, kendati ia sendiri tidak pernah mengurus anak-anak kandungnya sendiri.

Sejarah mencatat bahwa Jean Jacques Rousseau memiliki 5 (lima) orang anak kandung yang sama sekali tidak pernah tersentuh oleh belaian kasih sayangnya sebagai seorang bapak. Buku-bukunya yang lain adalah Discourse on the Origin of Inequality, La Nouvelle Heloise, Emile, Confessions, dan lain-lain.

Thomas Hobbes (1588-1679)

Dia seorang materialistis, karena baginya kehidupan manusia hanya didasari oleh keinginan-keinginan mekanis saja, oleh sebab itu, dapat bentrok satu sama lain. Jadi, karenanya diperlukan pemerintahan sebagai organisasi terbesar dalam negara dan memiliki legitimasi untuk berkuasa, termasuk kekuasaan untuk mengatur dan mengurus rakyatnya, yang kemudian harus dipatuhi dan ditaati, sehingga pemerintahan itu sendiri bisa berfungsi.

Karena kehidupan manusia seluruhnya dianggap materi, maka jiwa dan roh baginya juga dimaterikan. Dia termasuk sebagai penyandang psikologi sosial ilmiah. Baginya segala gejala kejiwaan dapat dimaterikan seperti kecemburuan, kebencian, kecintaan, kemarahan dan keinginan damai. Thomas Hobbes adalah orang yang tidak mempercayai alam metafisik.

Jadi, bagi Hobes, sebagai seorang pemimpin yang mengatur masyarakat harus disesuaikan dengan prinsip-prinsip dan norma-norma yang berlaku sesuai situasi dan kondisi ruang serta waktu. Keberadan agama bagi seorang pemimpin dan peraturan moral yang dibuat manusia terlalu khayal dan mengada-ada. Namun demikian, menurut Hobbes seorang pemimpin harus mampu menata masyarakatnya dengan damai, sehingga dengan demikian emosi dapat diredam. Buku Hobbes yang paling terkenal adalah “Leviathan”


Demikian lah pembahasan tentang kepemimpinan dalam pandangan para ilmuan yang lebih tepatnya menurut Jean Jacques Rousseau dan Thomas Hobbes. Untuk berikutnya akan dibahas lagi kepemimpinan menurut para ahli yang lain. Silahkan anda nantikan dipembahasan selanjutnya.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com

Hal yang Patut untuk Kita Catat dari Keteladanan Leadership Rasulullah SAW

Add Comment
Hal yang patut untuk kita catat dari keteladanan leadership Rasulullah SAW - Setiap orang selalu mengharapkan kesuksesan di dalam kepemimpinannya. Dan prestasi puncak dari seorang pemimpin adalah ketika ia berhasil untuk menjadikan dirinya lebih baik dan mampu menjadi sosok teladan bagi para pengikutnya, juga berhasil pula dalam menciptakan sebuah kondisi yang memungkinkan para pengikutnya mendapatkan aspirasinya.

Untuk itulah, menjadi seorang teladan yang mulia dari berbagai macam sikap yang mulia, akan mampu melahirkan sesosok pemimpin yang sangat menjadi dambaan seluruh rakyat, sehingga meskipun usia dalam kepemimpinannya sudah berakhir, akan tetapi sikap mulia yang berasa didalam masa kepemimpinannya itu akan selalu hidup di tengah-tegah masyarakat. Sikap yang mulia dari seorang muslim yang patut kita contoh tidak lain tidak bukan adalah seorang pemimpin besar yang sangat sukses yakni Muhammad bin Abdullah, yang hingga detik ini terus menjadi satu-satunya pemimpin yang besar di sepanjang sejarah umat manusia.

Dari berbagai hal diatas, ternyata Rasulullah SAW mampu meraih kesuksesan yang besar bukanlah berasal dari sebuah keturunan, dan bukan pula berasal dari harta, tetapi karena akhlak beliau yang mulia sehingga beliau mampu untuk dapat meraih cita-citanya. Untuk itulah di sini terdapat beberapa hal yang sangat patut untuk kita catat dari keteladanan leadership Rasulullah SAW yakni sebagai berikut :

  1. Kepemimpinan selalu diawali dari diri sendiri, yakni untuk dapat melakukan sebuah perubahan sekecil apapun akan lebih baik kehendaknya diawali dari dalam diri sendiri terlebih dahulu.
  2. Bersatunya antara kata dan perbuatan adalah merupakan pilihan yang tepat untuk dapat melakukan perubahan yang mendasar.
  3. Memiliki wawasan atau selalu haus akan ilmu pengetahuan serta juga pergaulan yang luas akan mampu membuat seorang pemimpin semakin dapat mengetahui akan kelemahan dari dirinya dan juga dari kepemimpinannya. Sehingga dengan hal itu diharapkan suatu pembelajaran tidak akan pernah sekalipun berhenti demi tercapainya suatu cita-cita mulia.
  4. Cakap didalam manajemen waktu, mengelola emosi-emosi, finansial, serta kaderisasi, akan  dapatmembuat sebuah kepemimpinan terus berkelanjutan dan juga tidak mengalami stagnasi.
  5. Selalu menghargai bawahannya dan juga menghormati perbedaan serta mampu bersikap profesional dan juga adil akan dapat mengecilkan konflik yang terdapat di dalam sebuah kepemimpinan.
  6. Seorang pemimpin yang tergolong baik bukanlah seorang pemimpin yang selalu menimbulkan masalah ataupun menjadi suatu masalah, akan tetapi seorang pemimpin yang baik adalah seorang pemimpin yang mampu untuk memecahkan sebuah permasalahan (konflik)
  7. Sikap optimisme dan juga patriotisme dari seorang pemimpin adalah sebuah dasar utama untuk dapat menjadikan dirinya sebagai seorang pemimpin yang sangat karismatik.
  8. Penampilan dari salah seorang pemimpin adalah merupakan jati diri dari sebuah kepemimpinannya.


Demikianlah untuk Hal yang patut untuk kita catat dari keteladanan leadership Rsulullah SAW. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com

Cara Ampuh Meyakinkan Orang Lain

Add Comment
Cara Ampuh Meyakinkan Orang Lain - Telah menjadi sifat yang hakiki untuk seorang manusia bersikap skeptis terhadap seseorang dan perkataan seseorang apabila seseorang tersebut selalu mengucapka ataupun membicarakan segala hal yang menyangkut atau menguntungkan bagi dirinya sendiri. Yang artinya, orang lain akan selalu menanggapi anda dengan skeptis apabila diri anda selalu berbicara mengenai segala kepentingan diri anda sendiri.

Akan tetapi, anda tetap bisa menghilangkan sebagaian besar dari skeptisisme orang lain seperti ini bilamana diri anda mampu untuk mengutarakan segala macam pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan kepentingan diri anda sendiri melalui suatu cara khusus yang berbeda.

Cara khusus yang berbeda tersebut adalah “jangan pernah anda sekalipun mengutarakan segala macam bentuk pernyataan kepentingan dari diri anda secara langsung begitu saja, tetapi anda kutiplah pernyataan dari orang lain.” Buatlah seolah-olah seseorang yang mengutarakan apa kepentingan anda pada saat itu, bahkan ketika seseorang tersebut tidak hadir pada saat itu.

Berikut ini ada beberapa contoh yang dapat membantu anda untuk lebih memahaminya :

Contoh : jika diri anda ditanya oleh salah seorang calon pembeli atau pelanggan mengenai apakah produk-produk yang saat ini anda jual memiliki daya tahan yang baik, anda bisa mengiyakannya dengan cara tidak langsung dengan cara mengatakannya seperti ini “Tetangga disamping saya pernah mengatakan bahwa mereka semua sudah memakai produk seperti ini lebih dari lima tahun dan kondisinya masih tetap saja mulus.”

Dengan cara seperti ini, anda mengkondisikan bahawa tetangga sebelah anda lah yang sudah menjawab pertanyaan tersebut, meskipun pada kenyataanya tentangga anda tersebut tidak hadir.

Contoh : apabila anda melamar sebuah lowongan kerja dan calon dari majikan anda bertanya kepada anda, apakah diri anda mampu untuk melakukan pekerjaan tersebut nantinya dengan baik. Anda bisa menjawabnya dengan mengatakan bahwa majikan anda yang sebelumnya begitu puas dengan hasil dari pekerjaan anda.

Contoh : apabila anda berkeinginan untuk menyewakan apartemen milik anda dan seketika itu ada orang lain yang ingin menyewanya bertanya kepada anda apakah suasana dari apartemen milik anda tersebut cukup tenang serta tidak bising, anda bisa menjawabnya dengan mengutip pernyataan dari para penyewa apartemen anda terdahulu yang pernah menyebutkan bahwa suasana pada apartemen milik anda tersebut cukup tenang serta tidak berisik.

Dari semua contoh yang telah dikemukakan, anda tidak pernah sekalipun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang seseorang ajukan kepada anda. Yang telah menjawab segala macam bentuk pertanyaan adalah tetangga disamping anda, majikan anda terdahulu, dan orang-orang para penyewa apartemen milik anda sebelumya. Mereka semualah yang menjawab semua pertanyaan untuk kepentingan diri anda. Yang seperti inilah yang akan mampu membuat mitra bicara anda menjadi lebih terkesan dari pada anda mencoba untuk menjawabnya sendiri secara langsung semua pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan kepada anda.

Bagaimana pun, mitra bicara anda tidak akan pernah sedikit pun ragu bahwasannya apa yang telah anda katakan kepada mereka dengan secara tidak langsung adalah sebuah kenyaatan yang benar. Tapi justru sebalikanya, mereka akan begitu skeptis kepada anda apabila diri anda menjawab segala macam pertanyaan-pertanyaan mereka yang menyangkup segala kepentingan anda secara langsung.

Jadi saya tekankan sekali lagi bicaralah anda melalui pihak ketiga

Selalu kutiplah perkataan atau pernyataan dari orang lain, ceritakanlah kisah-kisah sukses yang telah mereka alami, utarakan segala jenis fakta dan data-data statistik yang benar dan relevan.

Demikianlah artikel pengembangan diri Cara Ampuh Meyakinkan Orang Lain, semoga bermanfaat.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/

http://brebes-punya.blogspot.com

Cara Mengedalikan Perasaan dan Suasana Hati atau Mood Orang Lain

Add Comment
Cara Mengedalikan Perasaan dan Suasana Hati atau Mood Orang Lain - Anda dapat menjadikan 9 dari 10 orang yang ada disekitar anda menyukai diri anda dengan segera. Dengan cara yang sama pula anda dapat menjadikan 9 dari 10 orang tersebut menjadi ramah, akrab, bersahabat dan koopeatif dengan diri anda hanya dalam waktu beberapa saat saja.

Baiklah berikut inilah Cara Mengedalikan Perasaan dan Suasana Hati atau Mood Orang Lain :

Perlu  anda camkan selalu bahwasanya beberapa detik-detik awal dari pada interaksi anda bersama dengan orang lain akan begitu menentukan sekali suasana dan semangat dari interaksi yang anda lakukan dengan orang lain kedepannya.

Kemudian selalu anda terapkan pula hukum dasar dari perilaku manusia. Hukum ini menyatakan bahwa “Manusia sangat cenderung untuk selalu bersikap ramah dengan sesamanya”.

Jadi, pada saat detik-detik awal interaksi yaitu pada saat : anda pertama kali melakukan eye contact atau kontak mata dengan lawan bicara anda, sebelum anda berkata satu kata apapun, saat sebelum anda memecah suasana keheningan SELALU BERIKAN SENYUM ANDA YANG SANGAT TULUS kepada lawan bicara anda.

Hasilnya, mereka semua yakni lawan bicara anda akan dengan setia menanggapi setiap perbuatan anda dengan ramah dan senyum yang tulus pula. MEREKA AKAN SELALU DENGAN SENANG HATI MEMBALAS SENYUM YANG ANDA BERIKAN DAN AKAN JUGA BERSIKAP MENYENANGKAN DENGAN DIRI ANDA.

Karena dalam setiap interaksi kita bersama dengan orang lain (interaksi yang terjadi di antara dua orang atau lebih) akan selalu ada suatu suasana, suatu sikap atau suatu perasaan (mood, atmosphere atau stage set) yang menghiasi jalan dari interaksi tersebut.

Untuk itulah dalam interaksi seperti yang telah disebutkan sangat dibutuhkan suatu keahlian serta inisiatif dari anda untuk dapat mampu membangun serta mengendalikan suasana atau perasaan yang terjadi dalam interaksi atau pertemuan tersebut. Bila diri anda tidak sesegera mungkin mengambil suatu inisiatif untuk bisa membangun dan mengendalikan suasana dari pertemuan tersebut, maka sebaliknya yaitu lawan bicara dari andalah yang akan melakukan hal tersebut dan dengan segera lawan bicara anda akan berada “diatas angin” di dalam interaksi tersebut.

Apabila anda bersikap bijaksana maka tentunya anda memiliki kemauan berinisiatif untuk membangun serta mengendalikan suasana pertemuan tersebut kearah yang lebih memberikan keuntungan dan manfaat.

Salah satu kenyataan yang tragis dan menyedihkan dari suatu interaksi diantara manusia adalah adanya kegagalan untuk menyadari bahwa seseorang pasti akan memperoleh imbalan atau balasan dari segala perbuatan yang seseorang tersebut lakukan kepada orang lain. Barangkali anda masih teringat akan bunyi dari salah satu hukum yang penting dalam ilmu fisika yaitu “Aksi akan sama besarnya dengan reaksi yang terjadi”.

Jika ada mampu memancarkan cahaya kepada orang lain disekitar anda, maka cahaya yang sama pula akan memancar dari mereka kepada diri anda. Apabila anda memancarkan suatu cahaya kebenaran kepada orang-orang lainnya yang ada di sekitar anda, maka mereka pun akan juga memantulkan cahaya kebenaran yang sama kepada diri anda.

Ditegaskan sekali lagi bahwa kuncinya adalah waktu (mampu memilih waktu yang tepat). Senyumlah anda sebelum anda memecah keheningan yang ada. Dengan seperti itu, akan tercipta sebuah suasana hati yang sangat hangat serta bersahabat. Sebuah suasana yang kondusif akan dengan pasti meliputi proses dari interaksi anda tersebut secara keseluruhan.

Namun nada dari suara dan ekspresi dari wajah anda pun memegang peranan yang tak kalah penting, sebab kedua hal itu mampu menyiratkan isi serta suasana dari hati anda yang sebenarnya.

Selalu anda ingat : Berikanlah senyum terbaik anda seperti yang dilakukan oleh para penghibur serta oleh para model profesional diatas panggung ketika mereka beraksi. Dan anda dapat pula mengatakan (dalam hati) pada diri anda, “ayo, beraksilah”. Maka anda pasti akan berhasil melakukannya dengan sangat baik.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com

Cara Mempengaruhi Orang Lain

Add Comment
Cara Mempengaruhi Orang Lain - Langkah besar yang pertama untuk dapat mengupayakan orang lain mau melakukan apa yang selalu anda inginkan untuk mereka semua lakukan adalah dengan cara menyelidiki serta menemukan apa saja yang membuat mereka bersedia melakukan sesuatu, menyelidiki serta menemukan apa yang selalu mereka mau dan inginkan.

Apabila anda telah mengetahui apa saja yang mampu menggerakan mereka, maka berarti sekarang anda telah menemukan cara untuk menggerakkan mereka berbuat suatu hal yang berguna bagi anda.

Masing-masing dari kita berbeda, yang berarti masing-masing dari kita menyukai hal-hal yang berbeda pula. Jangan pernah anda berbuat salah dengan selalu mengasumsikan orang lain pasti juga menyukai apa yang diri anda sukai atau mereka semua juga pasti selalu mendambakan apa-apa yang anda dambakan di dalam kehidupan anda.

Selidikilah hal apa yang orang lain selalu cita-citakan, hal-hal apa juga yang selalu mereka sukai.

Dengan anda mengetahui hal-hal apa yang orang lain cita-citakan dan juga hal-hal apa saja yang mereka sukai, maka anda dapat menggerakan orang lain tersebut dengan anda memberitahu mereka hal-hal yang selalu ingin mereka dengar. Yang perlu anda lakukan adalah menunjukan kepada mereka bagaimana caranya memperoleh apa yang selalu mereka inginkan dengan melakukan segala hal yang anda inginkan untuk mereka semua lakukan.

Seperti inilah rahasia besar untuk dapat mempengaruhi orang lain yang selama ini tersembunyi. Hal ini berarti anda “menembak” sasaran anda dengan apa-apa yang anda utarakan tetapi anda haruslah benar-benar mengetahui atau paham betul letak dari sasaran anda tersebut.

Salah satu contohnya dari penerapan prinsip ini, misalkan ketika anda dalam posisi sebagai seorang majikan dan anda ingin sekali mengajak seorang insinyur untuk bekerja di perusahaan anda. Anda mengetahui bahwa sudah banyak perusahaan lain yang juga telah menawarkan pekerjaan atau posisi yang sama kepada insinyur ini.

Dengan anda menerapkan prinsip “temukan selalu hal-hal yang diinginkan oleh orang lain.” Maka langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah anda harus selalu menentuka “ada apa” dibalik dari pekerjaan dan perusahaan yang selalu paling dicari dan juga paling diinginkan oleh insinyur tersebut diatas. Apabila hal yang paling insinyur tersebut cari dan inginkan adalah peluang untuk dirinya maju, maka yang harus anda lakukan adalah menunjukan kepada insinyur tersebut betapa besarnya peluang untuknya maju yang bisa anda tawarkan pada saat itu.

Apabila yang insinyur ini dambakan adalah jaminan dan juga keamanan hidup, maka haruslah anda membicarakan tentang hal itu. Namun apabila yang insinyur ini dambakan justru adalah suatu pengayaan pengetahuan dan juga pengalaman yang lebih baik lagi bagi dirinya, maka anda perlu membicarakan kedua hal tersebut dengan serius.

Intinya, anda harus menemukan kemudian mengetahui apa hal yang dia inginkan, dan kemudian setelah itu anda barulah memperlihatkan kepadanya bahwa dirinya mampu dan dapat meraih keinginannya tersebut dengan cara dia mau untuk melakukan apa yang diinginkan oleh anda untuk dia lakukan, yakni bekerja di perusahaan milik anda.

Sekarang, jika situasinya dibalik atau diambil dengan arah yang berlawanan. Misalkan pada saat itu anda berkeinginan untuk melawar kesebuah lowongan pekerjaan yang telah sangat anda idam-idamkan sejak dulu. Maka langkah awal yang perlu anda lakukan yakni mengetahui kemampuan-kemampuan apa saja atau keahlian apa saja  yang dibutuhkan serta tugas-tugas dan tanggung jawab apa saja yang nantinya akan berkenaan dengan pekerjaan yang akan anda lamar itu sehingga anda mampu memperlihatkan kepada pihak dari perusahaan bahwasannya anda mampu  dan sanggup untuk memenuhi segala macam persyaratan yang telah mereka tetapkan.

Jika pihak perusahaan membutuhkan seorang yang mesti menangani ataupun melayani pelanggan mereka lewat telepon, maka anda perlu menunjukan bahwa anda sanggup dan mampu juga telah berpengalaman sebelumnya menangani pelanggan-pelangan seperti itu lewat telepon. Jika anda sudah mengetahui hal yang mereka damba-dambakan, maka anda akan mampu untuk berbicara dalam bahasa yang memang ingin mereka dengarkan.


Jadi kesimpulannya metode atau Cara Mempengaruhi Orang Lain adalah “temukan hal apa yang selalu diingkan orang lain.” Dengan cara mengamati, menanyai ataupun mendengarkan mereka. Dan juga ditambah dengan upaya anda sendiri untuk bisa merumuskan kesimpulan apa yang tepat untuk hal-hal yang sebelumnya telah anda amati, tanyakan dan juga dengarkan.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/

http://brebes-punya.blogspot.com

Seperti Inilah Cara Memuji yang Benar

Add Comment
Seperti Inilah Cara Memuji yang Benar - Manusia tidak hanya hidup dari sepotong roti saja, akan tetapi manusia juga membutuhkan suatu makanan bagi jiwa miliknya seperti halnya manusia membutuhkan suatu makanan bagi tubuh miliknya. Tapi apakah anda mengetahui seperti apa makanan bagi jiwa seseorang? Pujian, iya pujian adalah “makanan yang sehat” bagi jiwa semua orang.

Coba anda ingat bagaimana perasaan anda disaat sebuah perkataan yang sangat ramah atau pujian yang sangat tulus diberikan kepada diri anda. Apakan anda masih ingat bagaimana perubahan sebuah momen indah akibat dari perkataan atau pujian yang sangat tulus tersebut? Dan apakah anda masih ingat pula seberapa lamanya kegembiraan tersebut merasuk  kedalam jiwa milik anda?

Baiklah, perlu anda  ketahui pula bahwa orang lain juga akan memiliki reaksi yang sama apa yang anda reaksikan. Oleh karena itu, ucapkanlah segala macam perkataan yang menjadikan orang lain merasa bahagia dan senang. Orang lain yang anda perlakukan seperti itu akan menyukai anda dan anda juga dapat merasa lebih puasbahkan senang dengan tindakan anda tersebut yabng menjadikan seseorang menjadi lebih bahagia.

Anda harus menemukan seseorang dan sesuatu dalam dirinya untuk dipuji, setelah itu anda berilah dia pujian. Akan tetapi semua itu terkadang tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya, terkadang seseorang mengira ada maksud tertentu dibalik pujian itu. Untuk itulah artikel ini di buat untuk selalu mengingatkan anda Seperti Inilah Cara Memuji yang Benar :

  • a.sebuah pujian haruslah jujur dan juga tulus

jangan pernah sekalipun anda memberi pujian apabila pujian tersebut tidak jujur dan tulus.

  • b.selalu memuji perbuatannya, tidak pelakunya

dengan memuji perbuatannya maka akan dapat menghindari adanya embarrassment (rasa malu) dan confusion (kebingungan) dan juga menghindari adanya sebuah kecurigaan favoritisme. Sebuah pujian atas suatu perbuatan juga akan dapat menciptakan suatu insentif lebih sering untuk melakukan perbuatan seperti itu.

Berikut adalah beberapa contoh pujian yang lebih ditujukan kepada sisi perbuatannya, tida kepada orang atau pelakunya.
“Anton, pencapaian hasil kerja milik anda oada tahun ini begitu mengesankan” akan lebih sesuai jika dibandingkan dengan “Anton kamu adalah seorang pekerja yang hebat”

“Jessy, kamu mengerjakan dengan begitu baik sekali semua laporan bulan ini” bandingkan lagi dengan “Jessy kamu adalah sekretaris  terbaik di tempat ini”

Tujukanlah setiap pujian yang anda berikan hanya kepada perbuatan atau prestasi yang spesifik saja. Karena pujian yang mempunyai sifat umum akan tidak begitu efektif.

Dan inilah merupakan salah satu langkah mencapai kebahagiaan dalam hidup

“biasakanlah anda untuk mengucapkan segala macam perkataan yang tulus juga mengandung pujian minimal atau sekurang-kurangnya kepada tiga orang yang anda temui setiap hari. Dan kemudian, coba anda rasakan dan juga hayati betapa besar pengaruh positifnya.”

Dengan perbuatan yang demikian, anda akan mampu benar-benar menjadi yakin bahwa sepeti itulah salah satu langkah untuk mencapai kebahagiaan dalam hidup.

Dan pada saat anda menyadari dan lalu menyaksikan sebuah kegembiraan dan kebahagiaan yang telah anda beri kepada orang lain disekitar anda, maka diri anda juga akan dapat merasakan suatu kebahagiaan atasnya. Suatu pemberian, akan selalu dapat membuahkan suatu kenahagiaan yang lebih besar lagi dari pada suatu penerimaan.


Anda tak percaya? Cobalah membuktikannya dengan melakukannya.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com

Cara menjadi Pendengar yang Baik

Add Comment
Cara menjadi Pendengar yang Baik – Berbicara yakni memberi sedangkan mendengar yakni menerima. Dengan kata lain. Pembicara merupakan pemberi sedangkan pendengar merupakan penerima.

Semakin anda bersedia menjadi pendengar yang baik, maka semakin kaya pengetahuan yang anda miliki, dan semakin pula anda menjadi orang yang disukai orang lain, yang dilain sisi menjadikan anda seorang pembicara yang baik pula. Dan yang terpenting lagi, semakin anda bersedia mendengarkannya, lawan bicara anda akan menjadi semakin suka mendegarkan segala perkataan yang anda katakan.

Seorang pendengar yang baik dalam meraih afeksi dan rasa simpati milik orang lain akan selalu lebih unggul satu langkah didepan seorang pembicara yg baik. Hal seperti ini disebabkan oleh karena seorang pendengar yang baik selalu saja memperbolehkan seorang pembicara untuk mendengarkan pembicara pujaannya, yang tidak lain adalah pembicara itu sendiri.

Tak banyak hal dalam kehidupan didunia yang lebih membantu dalam keseharian dan pergaulan anda dari pada menjadi seorang pendengar baik yang simpatik. Lagipula memutuskan atau bersedia menjadi pendengar baik yang simpatik bukanlah sebuah kerugian. Karena seorang pendengar baik yang jujur dan penuh dengan perhatian akan jauh lebih disukai orang lain, bukan hanya itu saja selain lebih disukai dia sebenarnya telah menerima banyak pengetahuan juga.

Apakah sekarang anda sudah memutuskan untuk menjadi seorang pendengar yang baik? Jika iya, maka berikut ini akan dikemukakan kepada anda lima Cara menjadi Pendengar yang Baik :

1.tataplah selalu wjah seseorang yang menjadi lawan bicara anda

Semua orang yang layak untuk didengarkan tentunya layak pula untuk kita tatap wajahnya. Oleh karena itu, dengan kita menatap wajah dari lawan bicara kita, maka lawan bicara kita akan selalu merasa bahwa setiap perkataan dirinya layak untuk kita dengarkan. Lawan bicara anda akan selalu merasa juga bahwa setiap perkataan-perkataan yang keluar dari dirinya mampu untuk memikat perhatian diri kita dan hal sepeti itulah yang akan menjadikan dirinya senang hingga pada akhirnya bersimpati kepada anda.

2.selalu condongkan badan anda ke arah dimana lawan bicara anda berada serta dengarkanlah setiap perkataan dirinya dengan penuh minat

Munculkan suatu kondisi dimana seolah-olah diri anda tidak ingin sedetik pun kehilangan satu patah kata yang keluar dari perkataan-perkataan yang telah di ucapkan oleh lawan bicara anda.

3.usahakan diri anda untuk setidaknya mengajukan pertanyaan

Dengan diri anda yang mengajukan pertanyaan dapat menjadikan lawan bicara anda berkeyakinan bahwa diri anda telah bersungguh-sungguh dalam mendengarkan setiap perkataan-perkataan yang telah diucapkannya. Akan tetapi, perlu anda hindari jenis pertanyaan-pertanyaan yang dapat membuat lawan bicara anda merasa terpojokan.

4.fokuskanlah jalannya pembicaraan pada subjek atau kepada pokok dari pembicaraan yang dikemukakan oleh lawan bicara anda dan jangan pernah mengintrupsinya

Jangan pernah sekalipun diri anda mencoba untuk mengubah ataupun mengalihkan inti pokok dari pembicaraan awal, jangan anda memotong lawan bicara anda apabila dia belum menyelesaikan perkataannya meski pada saat itu anda sangat menginginkan berbicara tentang suatu topik yang lainnya.

Jangan pernah juga mengintrupsi apapun ucapannya, akan tetapi anda perlu menunggunya hingga saat dia telah selesai mengutarakan seluruh isi hatinya. Setelah itu, barulah anda boleh untuk memberikan tanggapan-tanggapan yang bersifat konstruktif.

5.disarakan untuk menggunakan jenis kata milik pembicara seperti “Anda” atau “milik anda”

Apabila anda mepergunakan jenis kata seperti “saya”, “milik saya” dan yang lain sejenisnya, itu menandakan bahwa anda mengubah fokus dari pembicaraan yang pada awalnya tertuju kepada lawan bicara anda berubah menjadi tertuju kepada diri anda. Yang artinya, anda telah menempatkan posisi diri anda sebagai pembicara, bukan sebagai pendengar lagi seperti diawal. Dan hal seperti ini dapat berakibat lawan bicara menjadi tidak senang lagi dengan diri anda.


Itulah isi dari kelima Cara menjadi Pendengar yang Baik, sekarang cobalah diri anda sejenak memikirkan makna dari kelima Cara menjadi Pendengar yang Baik diatas. Kelima-limanya tidaklah lebih daripada hanya sekedar tatakrama atau keramahan yang sangat murah dan mudah untuk dilakukan. Saya yakin tentunya anda sanggup untuk menerapkannya dalam diri anda dengan sangat mudah. Memang benar adanya bahwa tak ada bentuk dari keramahan yang lebih memiliki manfaat bagi diri anda selain kesudian (keramahan) untuk selalu mendengar.

Sumber :
http://www.iseng-iseng.tk/
http://brebes-punya.blogspot.com