Cerita kisah cinta beda agama

00.10

Baca Juga

Surat untuk Tuhan "TUHAN, Mengapa Kami Berbeda?"


Tuhan, aku ingin sekali bertanya kepada-Mu. Mengapa engkau membuat skenario untuk ku bertemu dengannya? Hingga akhirnya aku dan dia memiliki rasa itu dan saling melengkapi satu sama lainnya?


Memang tak ada rasa cinta yang tak indah, apa lagi jika itu pemberian langsung dari-Mu. Kami pun merasakan hal itu, sebuah cinta yang tulus tanpa tuntutan dan paksaan. Kami jalani hari-hari dengan penuh kebahagiaan, meski terkadang ada perbedaan tapi itulah yang membuat kami lebih dekat dan lebih memahami satu sama lainnya.

Tapi biar bagaimana pun aku dan dia tetaplah berbeda, seperti air dan minyak. Meski kami telah berusaha keras tetap saja mustahil bagi kami untuk bersatu. Aku yang berpegang teguh pada keyakinan ku, dan dia yang berpegang teguh pada keyakinannya membuat kami tak dapat melangkah lebih jauh.

Setiap malam aku selalu berdoa, memohon kepada-Mu. Jika memang aku ditakdirkan untuk hidup bersama dengannya ijinkan aku untuk membuatnya percaya dengan keyakinan ku, yaitu untuk percaya dengan-Mu. Tapi jika memang engkau berkehendak lain, pisahkan kami dalam keadaan tak ada satupun yang merasa terluka karena hal itu.

Dan malam itu terbuktilah apa yang kami takutkan selama ini, meski hati kami terpaut erat dan saling menerima satu sama lainnya keyakinan yang berbeda tetap saja memisahkan kami. Ibunya seorang yang sangat teguh dengan keyakinannya berbicara langsung kepada ku, dia melarang ku untuk mendekati putrinya lagi.  Dia mengatakan kalau kami berbeda, dan tidak mungkin untuk bersatu.

Tuhan, aku sangat sedih. Mengapa semua ini harus terjadi? Mengapa justru orang yang sangat mengerti tentang ku harus berbeda dengan ku? Mengapa seseorang yang terbaik yang pernah kutemui harus berbeda dengan ku? Mengapa Tuhan?


Sudah sering aku bertemu orang yang satu keyakinan dengan ku, tapi mereka semua hanya bisa merendahkan ku. Mereka selalu memandangku dengan sebelah mata, tapi mengapa kini ketika aku bertemu dengan seseorang yang benar-benar mengerti tentang diri ku, Bertemu dengan seseorang yang ingin sekali aku jadikan persinggahan terakhir hati ku dan yang benar-benar ingin sekali ku jadikan ibu yang merawat anak-anak ku kelak  justru berbeda dengan ku Tuhan? Mengapa tuhan? Mengapa engkau menciptakan kami berbeda?


Sumber :
Previous
Next Post »
0 Komentar