Macam-macam Jenis Zat Adiktif + Psikotropika dan Dampaknya bagi Tubuh Manusia

07.59 Add Comment
Macam-macam Jenis Zat Adiktif + Psikotropika dan Dampaknya bagi Tubuh Manusia - Zat adiktif + psikotropika pada kenyataannya mempunyai kesamaan, yakni keduanya sama-sama dapat memicu rasa ketergantungan dan kecanduan.

Pada artikel dibawah ini akan dibahas mengenai Macam-macam Jenis Zat Adiktif + Psikotropika dan Dampaknya bagi Tubuh Manusia. Materi mengenai Macam-macam Jenis Zat Adiktif + Psikotropika dan Dampaknya bagi Tubuh Manusia ini akan menguraikan secara detail dan rinci berbagaimacam jenis zat adiktif + psrikotropika, dan dampaknya, serta latihan soal bagi anda yang masih duduk dibangku sekolah baik SD, SMP ataupun SMA dan mendapatkan materi pelajaran terkait zat adiktif dan psikotropika.

Zat adiktif adalah zat yang dapat menyebabkan kecanduan atau adiksi bagi para konsumen atau penggunanya. sedangkan Psikotropika merupakan obat atau zat, baik termasuk kedalam alamiah ataupun masuk kedalam sintetis yang memiliki khasiat yang psikoaktif dengan adanya pengaruh yang selektif dalam susunan saraf pusat yang dapat mengakibatkan berbagai perubahan dalam aktivitas mental, dan juga perilaku seseorang. Untuk lebih jelasnya silakan cari tahu mengenai isi dari Undang-Undang Nomor 5 tahun 1997 tentang Narkotika.

Kecanduan merupakan keadaan fisik ataupun psikologis dari seseorang yang dapat menyebabkan badan serta jiwa selalu merasa memerlukan dan membutuhkan obat tersebut agar bisa berfungsi dengan normal atau tanpamu aku galau wkwkwk.



Zat adiktif + psikotropika bisa kita golongkan kedalam tiga golongan berdasarkan akibat yang dapat ditimbulkannya

  1. Stimulan: memiliki efek yang dapat merangsang sistem syaraf pusat sehingga mampu mempercepat berbagai proses yang berjalan pada tubuh penggunanya. Misalnya seperti kokain, amfetamin ekstasi dan bahkan kafein.
  2. Depresan: memiliki efek yang dapat menghambat kinerja dari sistem syaraf, hingga pada akhirnya bisa menurunkan kesadaran dari penggunanya terhadap kehidupan dunia luar, misalnya seperti valium, barbiturat atau yang lebih sering kita dengar seperti alkohol.
  3. Halusinogen: memiliki efek khayalan atau halusinasi seperti namanya halusinogen. Misalnya seperti LSD dan LSA. Kedua macam jenis zat adiktif + psikotropika yang disebutkan tersebut memiliki bahaya yang, sebab dapat berefek kepada psikis ataupun berefek pada fisik para penggunanya.

Pengumuman OSP SMA 2018 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Daftar Nama Peserta OSN Nasional 2018)

06.50 Add Comment
Pengumuman OSP SMA 2018 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Daftar Nama Peserta OSN Nasional 2018) - Selamat siang para pembaca setia semangat27.com. Mohon maaf jika admin jarang update, maklum mahasiswa tingkat akhir jadi ya tau sendiri lah ya. Tapi tenang saja, pagi hari ini ada kabar gembira bagi kalian pejuang OSP, karena ada pengumuman resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia terkait hasil OSP SMA 2018. Langsung saja berikut adalah Pengumuman OSP SMA 2018 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Daftar Nama Peserta OSN Nasional 2018)

pengumuman OSP 2018, pengumuman hasil osP 2018, osP 2018 sma, pengumuman osn 2018, pengumuman osn sma 2018, pengumuman OSP matematika 2018, pengumuman OSP fisika 2018, pengumuman OSP kimia 2018, pengumuman OSP biologi 2018, pengumuman OSP komputer 2018, pengumuman OSP ekonomi 2018, pengumuman OSP geografi 2018, pengumuman OSP astronomi 2018, pengumuman OSP kebumian 2018



Untuk informasi terkait pengumuman sendiri terkadang bisa bersumber dari beberapa hal, seperti :

-situs resmi olimpiade sains nasional tingkat provinsi masing-masing daerah
-situs resmi dinas pendidikan terkait masing-masing provinsi
-panitia atau pihak penyelenggara perlombaan olimpiade sains nasional tingkat provinsi
-guru mata pelajaran yang biasanya membina bidang olimpiade sains terkait
-situs-situs di internet yang sudah mendapatkan informasi terkait
-grup-grup jejaring sosial perkumpulan siswa siswi peserta olimpiade sains nasional provinsi
-teman seperjuangan sesama peserta olimpiade sains.

Demikian lah Pengumuman OSP SMA 2018 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Daftar Nama Peserta OSN Nasional 2018). Semoga bermanfaat :)

Pengumuman OSN 2018 Provinsi Nanggro Aceh Darussalam
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Sumatera Utara
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Sumatera Barat
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Riau
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Kepulauan Riau
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Jambi
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Sumatera Selatan
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Bangka Belitung
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Bengkulu
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Lampung
Pengumuman OSN 2018 Provinsi DKI Jakarta
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Jawa Barat
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Banten
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Jawa Tengah
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Jawa Timur
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Bali
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Nusa Tenggara Barat
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Nusa Tenggara Timur
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Kalimantan Barat
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Kalimantan Tengah
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Kalimantan Selatan
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Kalimantan Timur
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Kalimantan Utara
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Sulawesi Utara
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Sulawesi Barat
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Sulawesi Tengah
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Sulawesi Tenggara
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Sulawesi Selatan
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Gorontalo
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Maluku
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Maluku Utara
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Papua Barat
Pengumuman OSN 2018 Provinsi Papua

sumber file diatas : Grup Peserta OSN 2017 (https://www.facebook.com/groups/740004536134108)
Simpan file diatas : berikut ini

Inilah Biografi Penemu Alat Penangkal Petir Benjamin Franklin yang Belum diketahui Banyak Orang

16.25 Add Comment
Inilah Biografi Penemu Alat Penangkal Petir Benjamin Franklin yang Belum diketahui Banyak Orang - Benjamin Franklin merupakan seorang penemu alat penangkal petir yang lahir di tanggal 17 (tujuh belas) Januari 1706 (seribu tujuh ratus enam) di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Benjamin Franklin ini adalah seorang putra ke-10 (sepuluh) dari total tujuh belas bersaudara. Ayah Benjamin Franklin merupakan seorang tukang pembuat lilin dan sabun.

Pada saat Benjamin Franklin masih kecil, dirinya termasuk seorang anak yang telah pandai dalam membaca,. Benjamin Franklin hanya belajar di SD (sekolah dasar) yang formal pada umunya selama 1 (satu) tahun saja dan setelahnya Benjamin Franklin ini mulai belajar dirumah dalam bimbingan guru privatnya.

Menginjak usia sekitar 12 (dua belas) tahun, Benjamin Franklin sudah mulai mengambil magang untuk bekerja di saudaranya, yakni James yang merupakan seorang pengusaha dibidang percetakan. Sedari usia yang muda, Benjamin Franklin ini senantiasa senang sekali membaca sembari belajar dengan otodidak setiap halnya. Rasa cintanya dengan kegiatan membaca serta menulis tersebut mampu mengantarkannya menjadi salah satu penulis mahsyur yang sangat hebat pada jamannya.

Perlu diketahui bahwa Benjamin Franklin mulai berkecimpung pada bidang tulis menulis atau jurnalistik tepatnya dan telah berjaya menjadi seorang wartawan yang lumayan berpengaruh di saat itu. Bahkan di usia yang masih 16 (enam belas) tahun, tepatnya jatuh pada tahun 1722 (seribu tujuh ratus dua puluh dua), Benjamin Franklin telah berhasil menulis suatu seri tulisan yang didalamnya terdiri dari 14 (empat belas) essai pada koran yang pendirinya adalah kakaknya yakni James.


Hasil karya tulis berseri buah tangan Benjamin Frankli tersebut memiliki judul “Diam adalah Emas”, yang sebenarnya merupakan suatu sindiran untuk setiap pidato yang memiliki kesan terlalu panjang di suatu upacara pemakaman, yang penulisannya menggunakan rangkaian kata-kata yang berbunga-bunga yang merupakan ciri khas dari negeri tempat tinggalnya yang pada saat itu belum merdeka.

Tidak hanya dalam bidang jurnalistik, saja bahkan bisnis, politik, hingga Benjamin Franklin juga menaruh ketertarikan minat yang sangat besar pada bidang kelistrikan. Pada saat Benjamin Flankin menemukan suatu alat yang mampu penangkat petir sekitar tahun 1752 (seribu tujuh ratus lima puluh dua), pada masa tersebut listrik sendiri sebenarnya masih merupakan sesuatu yang diaggap barang baru, dan masih menjadi buah bibir pembicaraan dibanyak tempat.

Benjamin Franklin pada saat itu melakukan suatu percobaan untuk meneliti kandungan listrik yang terdapat dalam kilat dengan cara ditengah hujan yang sangat lebat disertai dengan petir dirinya menaikkan layang-layang. Berdasarkan hasil dari penelitiannya itu, Benjamin Franklin dapat membuat kesimpulan dimana bahaya dari kilatan listrik bisa ditangkal dengan cara memasangkan satu buah batang logam pada bagian yang paling menonjol dari suatu gedung, yang selanjutnya dihubungkan ke dalam tanah.

Jasa  dari Benjamin Franklin yang lainnya bidang kelistrikan selain alat penangkal listrik tersebut adalah berupa pengistilahan negatif dan positif, baterai, serta istilah konduktor. Dan penemuan yang lainnya juga yang tidak kalah penting bagi kehidupan umat manusia, adalah ditahun 1780 (seribu tujuh ratus delapan puluh) Benjamin Franklin telah menemukan kacamata bifocal lense yang tidak lain merupakan suatu kacamata yang dapat menyatukan lensa buta jauh dan lensa buta dekat.

Benjamin Franklin sendiri menutup usianya atau meninggal dunia pada usia 84 (delapan puluh empat) tahun, ditanggal 17 (tujug belas) April 1790 (seribu tujuh ratus sembilan puluh) di kota Philadhelpia. Seluruh penjuru Eropa, khususnya negara Perancis, yang merupakan tempat dari Benjamin Franklin pernah bekerja atau bertugas, ikut merasaka berduka cita atas meninggald dunianya Benjamin Franklin yang dianggap sebagai suatu simbol kemerdekaan dan simbol pencerahan.

Penjelasan Detail Tahapan dan Proses dalam Penelitian Ilmiah

07.48 Add Comment
Penjelasan Detail Tahapan dan Proses dalam Penelitian Ilmiah - Selamat pagi pengunjung semangat27.com, dipagi yang cerah dan penuh semangat ini semangat27.com akan melanjutkan materi dihari yang sebelumnya terkait penelitian. Kali ini kita akan membahas secara lebih detail tentang tahap-tahap atau proses-proses yang ada dalam suatu penelitian. Baiklah tanpa berlama-lama langsung saja berikut adalah Penjelasan Detail Tahapan dan Proses dalam Penelitian Ilmiah.



Tahap-tahap/proses penelitian

Setelah dalam artikel sebelumnya yakni Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah [BAB II Melakukan Penelitian] kita telah mengetahui bahwa ada sekitar 7 (tujuh) tahap atau proses dalam penelitian, diantaranya yakni

  1. Identifikasi masalah
  2. Penelusuran pustaka
  3. Perumusan masalah
  4. Rancangan penelitian = > desain metodologi
  5. Pengumpulan data
  6. Pengolahan/analisis data
  7. Penyimpulan hasil  

Sekarang kita akan membahasnya satu per satu secara mendetail setiap tahapan yang ada diatas.

Tahap Mengidentifikasi Suatu Masalah


  • Mrngungkapkan suatu hal secara umum => seperti ide
  • Didalamnya berisi pernyataan yang memiliki sifat umum terhadap suatu permasalahan yang nantinya akan diteliti atau diamati. Contoh dari hal ini seperti suatu proses bisnis yang terjadi pada supermarket A kurang lancar, lalu bagaimanakah cara untuk bisa memperlancarnya?
  • Segala pertanyaan yang ada di atas bisa dijawab dengan cara melakukan suatu penelitian untuk dapat memberikan jawaban, berikut dengan didukung oleh fakta-fakta yang berasal dari berbagai teori dan data-data yang memiliki keakuratan dan bisa dipercaya nilai kebenarannya

Tahap Penelusuran Pustaka/Pencarian Literatus

  • Dalam rangka mendukung suatu ide yang sebelumnya telah diperoleh, perlu terlebih dahulu dicari suatu literatur atau penulusuran pustakan yang berkaitan dengan ide tersebut. Contoh dari suatu pustaka atau literatur bisa dalam bentuk buku, majalah, artikel, jurnal dan lain sejenisnya.
  • Dalam tahap ini para peneliti akan melakukan suatu tahaopan yang sering disebut dengan kajian pustaka, apakah itu kajian pustakan? adalah mempelajari beberapa buku referensi, serta hasil dari penelitian sejenis yang telah dilakukan sebelumnya oleh orang lain. Kajian pustaka ini bertujuan untuk memperoleh suatu landasan teori yang berkenaan dengan masalah yang nantinya akan diteliti oleh para penelitinya dan agar dapat diketahui sudah seberapa jauh penelitian tentang hal serupa pernah dilakukan. Sedangkan teori sendiri adalah suatu pijakan untuk para peneliti agar dapat memahami suatu persoalan yang diteliti dengan benar, serta berjalan sesuai dengan apa yang ada dalam kerangka berpikir ilmiah. 
  • Pada tahap ini juga perlu untuk dilakukan suatu analisa terhadap kelebihan, kelemahan, perbedaan dan persamaan dari berbagai metode, teknik, teori dari hasil ringkasan dan rangkuman dari pustaka atau literatur tersebut.  Hal ini bertujuan untuk dapat menginterpretasikan penelitian yang nantinya akan dilakukan, bila dibandingkan dengan penelitian sebelumnya yang disajikan pada konteks yang lain dan berbeda. 
  • Sesudah seluruh bahan telah terkumpul, selalu ingat untuk menuliskan pada bagian daftar pustaka semua daftar dari literatur atau pustaka yang berkaitan dengan masalah.

Tahap Perumusan masalah

  • Proses atau tahap perumusan masalah ini merupakan tahap yang digunakan untuk perancangan State Specific Problem atau masalah yang lebih spesifik
  • Menguraikan suatu permasalahan yang berasal dari suatu permasalahan yang memiliki sifat umum sampai ke permasalahan yang memiliki sifat yang spesifik atau lebih khusus, contohnya seperti Bagaimana caranya merancang suatu sistem informasi yang bisa mempermudah proses bisnis di supermarket A? atau Bagaimanakan caranya untuk dapat mengimplementasikan rancangan itu ke dalam suatu bahasa pemrograman? 
  • Semua pernyataan dari permasalahan tersebut harus bisa dijawab dengan cara melakukan suatu penelitian. 

Tahap Membuat Rancangan/Desain Penelitian

  • Desain dari suatu penelitian didalamnya biasanya berisikan suatu pengetahuan, metode, algoritma, model, produk (sistem), model dan lain sejenisnya.
  • Bertujuan untuk menemukan jawaban dari masalah yang spesifik (specific problem) dalam perumusan masalah, untuk itulah harus ada langkah-langkah yang perlu dilakukan. Ingatlah untuk membuat daftar dari langkah-langkah tersebut.
  • Suatu objek yang nantinya akan diteliti harus jelas sehingga langkah dari penelitian bisa didefinisikan juga dengan jelas. Salah satu contohnya seperti apabila ingin membangun suatu Sistem Informasi unutk tenaga eksekutif, yang nantinya harus diinterview bukan tenaga pendukung akan tetapi tenaga eksekutif

Tahap Mengumpulkan Data

  • Terdapat 2 (dua) macam jenis data yakni Data Kualitatif dan Data Kuantitatif 
  • Dalam program studi ilmu komputer yang terkait dengan pengembangan suatu sistem dapat mengumpulkan data yang nantinya akan digunakan untuk dapat melakukan analisis kebutuhan pada suatu sistem tersebut


Tahap Analisis Data

Terdapat dua bagian yakni proses dan pengembangan sistem, untuk masing-masing komponen yang ada didalamnya sebagai berikut

  • Yang merupakan proses adalah mengedit data, mengembangkan variabel, mengkodekan data,  mengecek kesalahan, Buat data terstruktur, mengecek pre-analisis komputer, proses tabulasi  
  • Dalam pengembangan sistem: Menganalisis sistem, merancan sistem, mengimplementasikan sistem, menguji sistem 

Tahap Penyimpulan Hasil

  • Tahap penarikan suatu kesimpulan dari hasil penelitian dilakukan sedudah seluruh proses yang ada dalam penelitian dilakukan.
  • Masing-masing kesimpulan yang telah dibuat didasarkan atas data-data yang sudah dikumpulkan ebelumnya.
  • Setiap kesimpulan yang telah diambil seharusnya merupakan suatu jawaban dari permasalahan yang ada. 
  • Cara dalam membuat suatu kesimpulan adalah dengan mereview ulang setiap kelemahan yang terdapat pada penelitian, lalu jelaskanlah mengapa kelemahan tersebut dapat terjadi, kemudian berikanlah solusi untuk dapat memperbaikinya.
  • Rangkumlah isi yang ada dalam kesimpulan dengan tidak merumuskan kesimpulan berdasarkan pada pengetahuan yang umum, serta hindarilah perkataan yang bisa menimbulkan suatu rasa keraguraguan contohnya seperti mungkin, kiranya, dan lain sejenisnya.
  • Dan terakhir yang paling penting dalam bab ini yakni utarakan future research yang bertujuan agar orang lain bisa melanjutkan penelitian yang serupa dalam penelitian berikutnya.  

Bonus :

Tahap-tahap/proses penelitian Tugas Akhir

  • Membaca sumber daya (resources). 
  • Melibatkan diri didalam komunitas.
  • Mulailah mempelajari bidang-bidang yang khusus, usahakan untuk menguasai 1 (satu) atau 2 (dua) bidang saja.
  • Membuat research notebook.
  • Menentukan suatu topik.
  • Membacanya kembali, bila perlu perbaikilah topiknya.
  • Memilih seorang pembimbing (ini jika mungkinkan).
  • Melakukan komunikasi.
  • Melakukan riset yakni mulai menyusun metodologi, desain, data, pemrograman, dan lain sejenisnya. Menulis laporan.
  • Mempublikasinya

Memulai suatu Riset

  • Mulailah dengan menentukan research field atau bidang penelitian. Contoh research field atau bidang penelitian seperti bidang sistem informasi
  • Menentukan research topic atau tema/topik penelitian. Contohnya seperti sistem informasi akademik
  • Menentukan research problems atau masalah penelitian, Contohnya seperti sistem informasi akademik di SMA A 
  • Merangkum state-of-theart methods atau setiap metode-metode yang ada
  • Menentukan proposed method atau metode yang akan diusulkan
  • Harus terdapat kontribusi pada ilmu pengetahuan dan masyarakat 

Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah [BAB II Melakukan Penelitian]

14.58 Add Comment
Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah [BAB II Melakukan Penelitian] - Selamat siang para pengunjung semangat27.com, kali ini kita akan melanjutkan pembahasan tentang penulisan karya ilmiah bab 2 yakni melakukan penelitian.

Mohin maaf jika kemaren tidak bisa memposting artikel dikarenakan admin sedang sakit, meski sekarang sedang sakit juga tapi demi menulis konten untuk kalian jadi admin berusaha semaksimal mungkin. Doakan semoga admin cepat sembuh ya, Dan hari ini ibu admin sedang berulang tahun jadi selamat ulang tahun juga untuk ibu admin semoga selalu diberikan yang terbaik oleh yang maha kuasa. Baiklah langsung saja berikut adalah Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah [BAB II Melakukan Penelitian]


Definisi Penelitian

Penelitian adalah sebuah proses dalam rangka mencari sesuatu dengan sistematis dalam waktu yang durasinya relatif lama menggunakan metode ilmiah yang sesuai dengan prosedur dan aturan berlaku. 

Yang mengilhami terjadinya penelitian adalah dorongan dari rasa ingin mengetahui, berkenaan dengan suatu hal yang pada saat itu sedang terjadi di lingkungan yang ada sekitar.  

Tujuan Penelitian

  • Mencari suatu jawaban berdasarkan permasalahan yang telah terjadi kala itu. 
  • Pengembangan suatu ilmu pengetahuan.
    -Baik untuk menciptakan suatu ilmu pengetahuan yang baru
    -maupun menerapkan suatu teknologi untuk tujuan memecahkan suatu masalah yang ada
  • Mendapatkan materi biasanya berupa uang. 
  • Keuntungan yang bersifat non-materi.
    -Kepuasan batin pribadi yang peneliti
    -Menambah suatu kredit, biasanya untuk kenaikan pangkat atau jabatan
    -Tanggung jawab sosial

Hasil Penelitian

Hasil dari suatu penelitan bisa diwujudkan dalam beberapa bentuk seperti dibawah ini
  • Dapat berupa suatu karya ilmiah yang bisa disajikan dalam berbagai macam bentuk seperti
    makalah,
    laporan tugas akhir
    laporan penelitian
    buku-buku yang bersifat ilmiah
    dan dapat berupa karya-karya ilmiah yang lainnya yang bisa dipublikasikan.  
  • Dapat juga berupa suatu inovasi atau produk baru yang bisa secara langsung digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh industri (tidak hanya sekedar prototipe saja)
  • Hak Paten  

Tipe-tipe Penelitian

Tipe penelitian atau yang bisa pula dianggap dengan metode yang dapat menyelesaikan masalah ini, dibagi menjadi 3 (tiga) jenis diantaranya sebagai berikut
  • Pengembangan
  • pure research/Penelitian Murni
  • Evaluasi/Penilaian
Untuk penjelasan lengkapnya dari ketiga jenis penelitian diatas anda bisa membacanya dibawah ini

Penelitian yang berupa Pengembangan :  Suatu pengkajian yang bersifat ilmiah dalam bentuk Penelitian yang berupa Pengembangan dapat berbentuk seperti :
Plan/Rencana, Design/Rancangan, Construct/Kontruksi/Bangunan, Applied/Terapan, Development/Hasil pengembangan dari suatu Model, Sistem, atau bahkan Produk. 

Penelitian yang berupa Pure Research/Penelitian Murni : adalah paradigma dari pengkajian ilmiah yang sampai saat ini banyak dianut oleh para peneliti. Termasuk yang terdapat di dalamnya yakni basic research. Pure Research/Penelitian Murni memiliki tujuan untuk mengetahui, membuktikan, serta memperoleh pengetahuan yang baru melalui berbagai pendekatan yang sistematik, akuratif, dan bahkan probabilistik. Kesimpulan atau hasil yang didapatkan bisa berlaku secara umum. Selanjutnya yang termasuk kedalam bentuk dari suatu pengkajian ilmiah seperti ini yakni Pure Research/Penelitian Murni adalah :
Fenomenologis/Historis, Kasus, Deskriptif , Asosiatif/Korelasional, Kausal Komparatif • Eksperimen

Penelitian yang berupa Evaluasi : adalah suatu pengkajian ilmiah yang memiliki tujuan untuk dapat memilih, memperbaiki, serta memantapkan hasil dari suatu kebijakan atau program yang sebelumnya telah dijalankan. Hasil dari suatu pengkajian ilmiah dengan jenis ini dapat berupa suatu informasi yang berguna untuk mendukung suatu pengambilan keputusan yang memiliki sifat khusus sehingga kesimpulan nantinya tidak dapat berlaku secara umum.  

Proses atau Tahan Penelitian

Ada beberapa proses atau tahapan dalam melakukan suatu penelitian yakni:
  1. Mengidentifikasi suatu masalah 
  2. Melakukan penelusuran pustaka  
  3. Merumuskan masalah  
  4. Membuat rancangan penelitian : mendesain suatu metodologi 
  5. Mengumpulkan data
  6. Mengolah dan melakukan analisis pada data  
  7. Kesimpulan dari hasil yang telah didapatkan
Untuk lebih lengkap penjelasan proses atau tahap dalam penelitian dalam membaca artikel berikut ini

Demikian artikel kali ini berkenaan dengan Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah [BAB II Melakukan Penelitian]. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda.

Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah [BAB I Karya Ilmiah]

20.09 Add Comment
Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah [BAB I Karya Ilmiah] - Selamat malam pengunjung semangat27.com, kali ini akan dibahas artikel terkait materi kuliah penulisan karya ilmiah dalam rangka persiapan dalam mereview paper. Baik langsung saja berikut adalah Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah [BAB I Karya Ilmiah]


Syarat Menulis Karya Ilmiah

Ada suatu pertanyaan terkait penulisan karya ilmiah, SULITKAH MENULIS ITU? 

  • Tentu saja tidak, untuk mereka yang mempunyai kemauan [syarat pertama]
  • Lalu bagaimana jika tidak memiliki kemauan atau kemauan tidak ada? motivasi (syarat kedua). Contoh Motivasi untuk membuat suatu karena ilmiah seperti :
    -Ingin selesai kuliah dengan cepat
    -Ingin namanya banyak dikenal oleh orang-orang (terkenal)
    -Ingin pendapatnya diketahui oleh banyak orang
    -Ingin membuat suatu tulisan, sebab masalah yang akan dibahas belum pernah ditulis oleh orang lain
    -Ingin menanggapi tulisan, pendapat, atau ingin mereaksi suatu keadaan
    -Ingin menambah penghasilan
    -Dan lain-lain
  • Motivasi biasanya akan muncul apabila seseorang memiliki kemampuan, serta pengetahuan [syarat ketiga] Pengetahuan dan kemampuan yang dimaksud adalah
    - Pengembangan dari hal yang akan ditulis
    - Berkaitan dengan isi dari karya tulis yang akan dibuat, serta apa saja nantinya yang akan diuraikan dalam karya tulis tersebut
    -Berkaitan juga dengan tata cara dari pengungkapannya (format penulisan dan bahasa)

Mengapa Mengalami Kesulitan dalam Menulis (Membuat Karya Tulis Ilmiah)

Terdapat 2 (dua) jenis kendala mengapa seseorang akan merasa kesulitan dalam menulis atau membuat suatu karya tulis ilmiah

Kendala psikologis
  • Merasa diri tidak bisa melakukannya, padahal belum pernah berusaha untuk melakukannya
  • Takut, malu, serta tak percaya diri tulisan yang dibuatnya akan kurang baik
  • Takut, malu, serta tak percaya diri bahwa dirinya memiliki pengetahuannya sedikit atau tidak banyak
  • Kurang memiliki motivasi karena sebab yang berbagaimacam
  • Rasa malas
  • dll
Kendala kemampuan:
  • Tidak menguasai suatu pengetahuan, bahkan juga untuk bidang keilmuan yang didalaminya sendiri
  • Tidak mengetahui apa yang perlu dan harus dituliskan dalam suatu penulisan karya ilmiah
  • Tidak mengerti bahasa penyampaian seperti apa yang akan digunakan untuk memaparkan gagasan dalam penulisan karya ilmiah
  • Tidak paham model serta teknik dalam penulisan karya ilmiah

Definisi Karya Ilmiah

Karya ilmiah merupakan suatu karya tulis yang didalamnya menyajikan suatu gagasan, deskripsi, ataupun pemecahan dari suatu masalah yang ditulis secara sistematis, disajikan dengan objektif dan jujur menggunakan bahasa yang baku, serta mendapat dukungan dari fakta, teori serta bukti-bukti empiris.

Kata-kata kunci Dari Definisi Karya Ilmiah Meliputi: 
  • Gagasan 
  • Memecahkan masalah 
  • Objektif dan jujur 
  • Bahasa baku 
  • Fakta, teori, bukti 

Ciri-Ciri Karya Ilmiah

Suatu karya ilmiah didalamnya memuat beberapa ciri-ciri karya ilmiah diantaranya seperti :
  • Didalamnya memuat suatu gagasan ilmiah yang berasal dari pemikiran dan dituliskan sesuai alur pikiran.  
  • Terdiri atas beberapa unsur-unsur, diantaranya adalah : kata, angka, gambar dan tabel, yang bertujuan sebagai media pendukung dari alur pikir.  
  • Terdiri atas serangkaian narasi (penceritaan), deskripsi (lukisan), eksposisi (paparan) dan argumentasi (alasan).  
  • Menyajikan fakta-fakta yang bersifat objektif.  
  • Ditulis dengan cermat, benar, tepat, jujur serta bukan bersifat terkaan (tercantum rujukan serta kutipan yang jelas didalamnya).  
  • Tersusun dengan sistematis (prosedural dan konseptual).  
  • Didalamnya terkandung kebenaran yang faktual sehingga tidak memancing pertanyaan yang bersifat meragukan. 
4 (empat) Pertanyaan dalam Karya Ilmiah

  1. 1.  Apa yang dijadikan sebagai masalahnya?  
  2. 2.  Kerangka acuan teoretik apa yang digunakan dalam memecahkan masalah?  
  3. 3.  Bagaimana cara yang sudah dilakukan untuk dapat memecahkan masalah tersebut?  
  4. 4.  Kemudian yang terakhir, Apa yang telah ditemukan setelah melakukannya? 

Jenis Karya Ilmiah

  • Artikel yang bersifat ilmiah seperti jurnal, paper, media massa (ilmiah populer), seminar
  • Disertasi, Tesis dan Skripsi
  • Laporan penelitian 
  • Esai 

Tujuan Penulisan Karya Ilmiah

Beberapa Tujuan dalam penulisan karya ilmiah adalah sebagai berikut
  • Sebagai media dalam penyampaian suatu gagasan
  • Dalam rangka pemenuhan suatu tugas tertentu dalam masa studi
  • Mendiskusikan suatu gagasan pada suatu pertemuan
  • Mengikuti psuatu ajang atau lomba
  • Media penyebarluasan suatu ilmu pengetahuan atau hasil dari penelitian yang pernah dilakukan

Fungsi Karya Ilmiah

Karya Ilmiah sendiri memiliki beberapa fungsi, baik dari sisi para pembacanya maupun penulisnya. Apa sajakah fungsi dari karya ilmiah diantaranya sebagai berikut

Fungsi karya ilmiah sisi pembaca: 
  • Menjadi rujukan dalam rangka memperluas ilmu dan meningkatkan wawasan
  • Langkah awal dalam melakukan penelitian selanjutnya
  • Bahan untuk mencari ide yang baru dalam penelitian selanjutnya

Fungsi karya ilmiah sisi penulis:
  • Media penyebarluasan ide atau gagasan
  • Langkah untuk meningkatkan ketrampilan dalam menulis dan membaca
  • Melatih diri dalam mengintegrasikan beberapa gagasan serta kemudian menyajikannya secara sistematis
  • Kepuasan dalam sisi intelektualnya
  • Dalam rangka ikut menyumbangkan diri dalam hal ilmu pengetahuan

Struktur Karya Ilmiah

Karya ilmiah memiliki struktur yang berutan didalamnya seperti

  • Bagian Pendahuluan yang didalamnya berisi : Latar belakang, Perumusan masalah, batasan masalah, Tujuan dan manfaat, Landasan Teori/Kerangka Teoretis/Teori
  • Bagian inti atau pokok pembahasan yang didalamnya berisi : Metodologi/Metode, Hasil/Temuan Penelitian, Pembahasan/Diskusi
  • Bagian penutup yang didalamnya berisi : Kesimpulan dan Saran  

Tahap-tahap Menulis Karya Ilmiah

Dalam rangka membuat atau menulis suatu karya ilmiah memiliki beberapa tahap, diantaranya seperti : Persiapan, Mengumpulkan dan mengorganisasi informasi, Perencanaan, Menulis 

Apa sajakah yang dilakukan dalam setiap tahapan diatas, untuk penjelasan secara rincinya adalah dibawah ini

PERSIAPAN

Dalam tahap persiapan ini yang perlu untuk dilakukan adalah 
  • Identifikasi tujuan penelitian, anda bisa mulai menemukan tujuan dari penelitian yang akan anda lakukan dengan cara mulai sedini mungkin membuat rumusan masalah, yakni masalah spesifik yang akan dilakukan penelitian didalamnya
  • Identifikasi pembaca, dengan mengidentifikasi pembaca anda nantinya secara tidak langsung menentukan arah dari gaya bahasa yang akan digunakan dalam menulis suatu karya ilmiah hal ini juga akan
    -membantu para pembacanya mengerti dan paham dengan gagasan yang ditulis => agar mudah di pahami oleh pembaca isi pesan coba untuk disampaikan.
    -mengetahui latar belakang pengetahuan serta minat para pembaca => mempermudah dalam mengorganisasikan materi sajian dan cara penyampaiannya  

MENGUMPULKAN INFORMASI 
  • Informasi dapat dikumpulkan dari beberapa sumber seperti :
    -Membaca => suatu teori atau penelitian yang lainnya
    -Meneliti => dengan eksperimen sendiri, kemudian mengumpulkan data yang diperoleh
  • Organisasi informasi yang didapat dengan urutan yang logis
    -Ingat untuk selalu mencatat bibliografi 
PERENCANAAN 
  • Persiapkan outline
    Organisasi secara logika
    Gunakan headings 
MENULIS
  • Mulailah dengan membuat draft dari sumber daya yang telah anda kumpulkan sebelumnya
  • Jangan terlalu fokus dengan bahasa dan juga tampilannya terlebih dahulu, pusatkan perhatian pada bagaiman cara menyampaikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan secara koheren dan logis
  • Cek ulang draft yang telah dibuat, dan lakukan beberapa editing jika diperlukan 
  • Selanjutnya barulah mulai menulis karya ilmiah dengan bentuk yang formal, seperti
    -Menggunakan bahasa yang formal
    -Memperhatikan setiap tanda baca yang digunakan
    -Menghindari penggunaan kata ganti orang 
  • Setelah dibuat maka tugas selanjutnya adalah membacanya kembali, dan lakukan editing apabila memang diperlukan
    -Dalam hal ini bisa dengan cara meminta bantuan dari orang lain untuk me-review karya tulis ilmiah
Itulah yang dapat disampaikan dalam artikel dengan judul Mata Kuliah Penulisan Karya Ilmiah [BAB I Karya Ilmiah] kali ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda

Contoh Soal + Jawaban Mata Kuliah Enterprise System (Sistem Enterprise) PART 1

12.07 Add Comment
Contoh Soal Mata Kuliah Enterprise System (Sistem Enterprise) PART 2 - Selamat sore para pengunjung setia semangat27, setelah sebelumnya telah dibuat Contoh Soal Mata Kuliah Enterprise System (Sistem Enterprise) PART 1 maka kali ini akan dibuat part 2 yang merupakan lanjutan dari part 1.

Untuk soal-soal dibawah ini diambil langsung dari salah satu sumber buku pegangan berjudul "enterprise systems integration a process oriented approach" yang didalamnya berisi penjelasan tentang Enterprise System atau sistem enterprise. Baiklah tanpa berlama-lama langsung saja berikut adalah Contoh Soal + Jawaban Mata Kuliah Enterprise System (Sistem Enterprise) PART 1. Bagi yang ingin melihat seperti apa isi dari buku pegangan dengan judul "enterprise systems integration a process oriented approach" tersebut silakan kunjungi link dibawah artikel ini.

Baiklah langsung saja berikut ini adalah Contoh Soal Mata Kuliah Enterprise System (Sistem Enterprise) PART 2

BAB III Messaging Systems


1) JMS menyediakan berapa jenis komunikasi pesan? Jelaskan masing-masing jenisnya? (hal 50) dan apa perbedaannya dengan komunikasi pesan pada MSMQ (hal 60)

Ada 2, queues komunikasi point-to-point (one-to-one) antar aplikasi & topics komunikasi satu aplikasi ke beberapa aplikasi (one-to-many). Sementara MSMQ, komunikasi chanel lebih kedalam queue. Akan tetapi MSMQ juga bisa melakukan komunikasi one-to-many melalui protokol multicast IP yang sering disebut dengan Pragmatic GeneralMulticast (PGM)

2) Jelaskan yang dimaksud dengan producers, consumers, and JMS Provider dalam JMS (hal 50) sender dan receiver dalam MSMQ (hal  60)

Producers : pengirim pesan, consumers : penerima pesan, dan JMS Provider : sistem pesan yang mengimplementasikan antarmuka JMS
B. sender : penghasil pesan, receiver : pengonsumsi pesan

3) Jelaskan 6 tahap menggunakan Java Message Service (hal 54)

1 Gunakan JNDI untuk mengambil objek yang mengimplementasikan antarmuka ConnectionFactory. 
2. Gunakan objek ConnectionFactory untuk membuat objek Connection. Ini akan membuka koneksi ke sistem pesan tapi, pada tahap ini, pengiriman pesan masih dinonaktifkan. 
3. Gunakan objek Connection untuk membuat satu atau beberapa objek Session. 
4. Gunakan JNDI lagi untuk mencari satu atau lebih referensi ke objek Tujuan. 
5. Gunakan objek Sesi dan referensi Tujuan untuk membuat objek MessageProducer dan MessageConsumer. 
6. Untuk mengirim pesan, gunakan Sesi untuk membuat objek Pesan, dan gunakan MessageProducer untuk mengirim pesan. Untuk menerima pesan, lakukan pengiriman pesan pada Sambungan dan gunakan MessageConsumer untuk menerima pesan.


BAB IV Message Brokers


1.   Sistem pesan dapat dilihat sebagai infrastruktur integrasi berdasarkan antrian pesan yang dapat digunakan aplikasi untuk berkomunikasi satu sama lain secara asinkron. Jelaskan keuntungan yang didapat jika menggunakan infrastruktur itu!

  • Yang pertama adalah semua aplikasi menggunakan interface yang sama (sistem pesan API) untuk berkomunikasi satu sama lain, daripada harus mengintegrasikan setiap aplikasi dengan API khusus dari aplikasi lain.
  • Keuntungan kedua adalah bahwa penggunaan antrian pesan memisahkan aplikasi satu sama lain dengan membiarkan setiap aplikasi menangani permintaan dengan kecepatannya sendiri, tanpa menghalangi aplikasi lain.
  • Dan keuntungan ketiga adalah aplikasi dapat mengandalkan mekanisme sistem pesan yang menyediakan pengiriman terjamin, routing yang efisien, penyimpanan, dll tanpa harus menerapkan mekanisme tersebut sendiri.

2.  Dengan menggunakan Message Broker, Sebutkan dua kemungkinan untuk mengintegrasikan aplikasi!

Jawab : at the level of the messaging platform,
or at the level of the orchestrator.

3.  Jelaskan perbedaan Promoted Property dan Distinguished Property

To summarize, promoted properties digunakan pada message level untuk mengimplementasikan message routing berdasarkan filter yang terkair dengan port pengiriman. Sedangkan, Distinguished properties digunakan pada orkestrasi level untuk menentukan bagaimana orkestrasi akan berperilaku pada saat run-time sesuai dengan isi pesan.

4.      Dalam konteks korelasi, Jelaskan apa itu correlation.id!

Himpunan dari promoted property yang digunakan untuk mengkorelasikan pesan.


BAB V Data Adapters

1) Jelaskan mengapa dalam suatu organisasi diperlukan integrasi antar sistem/aplikasi !

Integrasi sistem/aplikasi dalam suatu organisasi penting dilakukan agar di dalam organisasi tersebut kita dapat berkolaborasi satu sama lain atau dapat melakukan proses bisnis yang baik. Hal itu disebabkan karena dalam suatu aplikasi yang didevelop dalam suatu organisasi mungkin memiliki perbedaan seperti teknologi yang digunakan, adanya pembaruan atau upgrade baik dari sisi pengambilan informasi, programing interface, serta penyimpanan data yang akan mengakibatkan proses pertukaran informasi akan terhambat.

2) Jelaskan 3 Aplications Layer dalam suatu perangkat lunak !


3) Jelaskan apa yang disebut dengan Web Crawling serta sebutkan manfaat yang dapat digunakan dari adanya web crawling tersebut !

Web crawling adalah salah satu metode untuk mengambil data dari suatu websites tertentu dengan menggunakan script secara otomatis. Tujuan dari melakukan web crawling adalah untuk mengumpulkan data dari internet serta melakukan indexing dari data tersebut untuk dapat dilakukan pencarian dari data-data tersebut (Search Engine).

1) [Database Access APIs] Gambarkan skema Database APIs di Windows berkerja!

2) [Returning Data in XML] Jelaskan perbedaan RAW mode dan AUTO mode pada XML?

Raw mode merupakan opsi paling simpel/mudah pada XML, karena hanya menghasilkan 1 element untuk setiap hasil SQL query. Sedangan pada auto mode, struktur XML akan langsung ter-generate dengan sendirinya.

3) [Using the SQL Adapter] Apa itu SQL Adapter? Jelaskan Fungsinya!

SQL adapter adalah suatu layer software yang mengatur hubungan antara orchestration dengan external database yang sedang diakses. Fungsinya adalah sebagai client yang mengkomunikasikan dengan database melalui database API.

BAB VI Application Adapters

1. Data dapat digunakan untuk menyelesaikan beberapa problem, namun penggunaan dan spesifikasi data yang digunakan berbeda beda tiap problem. sebutkan problem apa saja yang dapat diselesaikan dan presentasi data yang digunakna di tiap problem!

Scientific problem menggunakan kuantiti untuk mempresentasikan data sebagai angka dengan keakuratan tertentu, sedangkan business problem menggunakan cara manipulasi objek dengan attribut yang disusun dari tipe yang berbeda. Untuk sub-problem terdapat struktur data yang berbeda dan fungsi dapat dikelompokkan berdasarkan struktur data yang digunkana.(6.1 Methods and Interfaces)

2. Seberapa pentingkah penggunaan interfaces pada adapter?

interfaces sangat penting untuk adapter di dalam konteks integrasi. interface sebagai kumpulan metode-metode yang terbuka oleh aplikasi atau komponen yang mengizinkan untuk dipanggil oleh aplikasi lain. gagasan dari API persis berdasarkan ide untuk memaparkan aplikasi interface callable ke seluruh dunia, ini mungkin diterapakan dalam kasus aplikasi berbeda yang dapat mengizinkan interface secara langsung dan integrasi dengan fasilitasi yang bagus.

3. Gambarkan flow penggunakan callback interface untuk asynchronous calls menuju adapter!


1. Sebutkan dan Jelaskan 3 faktor yang menyebabkan pergeseran penggunaan CORBA

  • XML, CORBA masih menggunakan marshalling mechanisms yaitu merepresentasikan data menjadi binary dan opaque. Dengan menggunakan XML akan memudahkan representasi data seperti tipe data primitif, array
  • HTTP, Merupakan sebuah trasport protocol yang bisa diigunakan untuk membawa XML. Kalau pada CORBA membutuhkan inter-ORB protocol
  • IDL, Pada CORBA IDL yang digunakan memerlukan sintak yang khusus dan compiler yang digunakan untuk menggenerate stubs dan skeleton

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan WSDL

WSDL adalah Web Services Description Language yang merupakan bahasa yang berbasis XML untuk menentukan antarmuka dari Web Service

3. Sebutkan jenis-jenis teknologi Web Service

XML-RPC
WSDL
UDDI
SOAP

4. [Invoking a Web Service from an Orchestration] Sebutkan tahapan penerapan Web Service


Demikian artikel berjudul Contoh Soal Mata Kuliah Enterprise System (Sistem Enterprise) PART 2 semoga bermanfaat

Contoh Soal + Jawaban Mata Kuliah Enterprise System (Sistem Enterprise) PART 1

17.27 Add Comment
Contoh Soal + Jawaban Mata Kuliah Enterprise System (Sistem Enterprise) PART 1 - Selamat siang para pengunjung setia semangat27.com baik generasi lama maupun generasi jaman now. Kali ini kita akan belajar bersama contoh soal dari salah satu mata kuliah yang ada di program studi ilmu komputer yakni Enterpris System atau sistem enterprise.

Untuk soal-soal dibawah ini diambil langsung dari salah satu sumber buku pegangan berjudul "enterprise systems integration a process oriented approach" yang didalamnya berisi penjelasan tentang Enterprise System atau sistem enterprise. Baiklah tanpa berlama-lama langsung saja berikut adalah Contoh Soal + Jawaban Mata Kuliah Enterprise System (Sistem Enterprise) PART 1. Bagi yang ingin melihat seperti apa isi dari buku pegangan dengan judul "enterprise systems integration a process oriented approach" tersebut silakan kunjungi link dibawah artikel ini.

SOAL Enterprise System (Sistem Enterprise)

1)      Jelaskan kegunaan diciptakannya ERP (Enterprise Resource Planning) ?
2)      Jelaskan bagaimana arus informasi pada sistem
3)      Sebutkan dan jelaskan secara umum sistem yang diketahui dalam organisasi bisnis
4)      Jelaskan keuntungan dan kerugian dari aplikasi-aplikasi yang terintegrasi di perushaan!

1) [Message Box] Bagaimanakah bagan message box sebagai mekanisme publish-subsribe dan jelaskan?
2) [Schemas and Transformation Maps] Jelaskan yang dimaksud dengan operator functoids pada BizTalk!
3) [Ports, Pipelines and Adapters] Apakah ports, pipelines dan adapters beserta kegunaannya masing-masing?
4) [Orchestrations] Apakah fungsi dari orchestrations?
5) [BizTalk Applications] Terdapat 2 fase yang membuat Biztalk bisa dijalankan, sebutkan!
6) [Business Rules] Mengapa konfigurasi business rules dilakukan di luar development environment dari BizTalk?

1) Sebutkan apasaja yang diperlukan untuk melakukan pertukaran data antara aplikasi melalui pesan asynchronous !
2) Bagaimanakah tanda bahwa aplikasi berhasil dalam melakukan transaksi pesan ?
3) Jelaskan mengapa sebuah aplikasi menerima/mengirimkan Message Acknowledgement ?

JAWABAN Enterprise System (Sistem Enterprise)

Bab I Evolution of Enterprise Systems

1)      Jelaskan kegunaan diciptakannya ERP (Enterprise Resource Planning) ?

beberapa masalah muncul dalam kaitannya dengan fungsi fungsi bisnis lainnya dalam organisasi. Generasi baru sistem perusahaan, yang dikenal dengan sistem Enterprise Resource Planning (ERP), diciptakan sebagai upaya untuk menyediakan satu sistem umum untuk mendukung berbagai fungsi bisnis, namun pendekatan semacam itu tidak menghilangkan kebutuhan akan lebih khusus. packagesto mendukung fungsi tertentu. Akibatnya, ERP menjadi satu sistem lagi yang bisa terintegrasi disamping sistem lain dalam organisasi.

Jadi kegunaannya adalah menyediakan suatu sistem umum yang dapat terintegrasi dengan sistem lain dalam organisasi sebagai upaya untuk mendukung berbagai fungsi bisnis


2)      Jelaskan bagaimana arus informasi pada sistem

  • Ketika penjualan kantor membuat pesanan penjualan baru, sistem akuntansi yang akan  digunakan untuk memberi tahu pelanggan
  • Ketika penjualan kantor memeriksa apakah produk tersedia dalam persediaan, ia melakukannya dengan menggunakan sistem gudang dimana tingkat persediaan selalu diperbarui.
  • Ketika departemen pembelian membuat satu atau lebih pesanan pembelian, ia melakukannya dalam sistem akuntansi yang nantinya akan digunakan untuk pembayaran ke pemasok.
  • Ketika gudang menerima bagian-bagiannya, ia akan memperbarui jumlah yang tersedia di sistem gudang.
  • Ketika gudang meminta perakitan produk, ia menggunakan sistem pabrik yang mengelola produksi.
  • Sistem pabrik yang sama digunakan di jalur perakitan untuk merakit produk sesuai dengan spesifikasi yang diminta.
  • Pengepakan produk mungkin didukung oleh sistemnya sendiri.
  • Pengiriman mungkin didukung oleh sistem yang terpisah juga.
Penjualan Kantor : Pesanan baru (Sistem Akuntasi) => Penjualan Kantor :  Ketersediaan Produk (Sistem Gudang) => Departemen Pembelian : Pesanan Pembelian, Pembayaran (Sistem Akuntansi) => Gudang : Perbaruhi jumlah ketersediaan (Sistem Gudang) => Gudang : Perakitan/Pengelolaan Produk (Sistem Pabrik) => Pengepakan Produk (Sistem Tersendiri) => Pengiriman (Sistem Terpisah)


3)      Sebutkan dan jelaskan secara umum sistem yang diketahui dalam organisasi bisnis

-Proses pemesanan penjualan - ini memerlukan beberapa fungsi dan subsistem yang menghadap pelanggan seperti pengiriman pesanan, pengiriman, dan faktur.
-Proses pemesanan pembelian - ini berkaitan dengan perolehan barang atau jasa dari pemasok.
-Akuntansi - ini adalah tulang punggung dari setiap organisasi bisnis. Sistem akuntansi biasanya dibagi dalam beberapa sistem: akun yang dapat diterima, akun yang dapat dibagikan, dan buku besar umum.
  • Sistem Pemesanan Penjualan : sistem yang menghadap langsung kepada konsumen dan memiliki fungsi seperti pengiriman pesanan, faktur dan semacamnya yang berkenaan dengan proses penjualan
  • Sistem Pemesanan Pembelian : sistem terkait dari mana barang diperoleh atau jasa pemasoknya
  • Akuntasi : tulang punggung suatu sistem organisasi bisnis, sistem ini biasa dibagi menjadi beberapa sistem seperti : akun yang dapat diterima, bagikan dan buku besar umum

4)      Jelaskan keuntungan dan kerugian dari aplikasi-aplikasi yang terintegrasi di perushaan!

Keuntungan
  • Akses informasi antar sistem secara real-time
  • Merampingkan proses bisnis dan membantu meningkatkan efisiensi organisasi
  • Menjaga integritas informasi di beberapa system
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan, tentu saja dengan berkembangnya suatu organisasi, efisien, dan mungkin juga dengan pelayanan yang cepat maka pastilah akan mempengaruhi kepuasan pelanggan yang tentu saja akan membuat loyalitas dari pelanggan bagi perusahaan.
Kekurangan
  • Tinggi biaya pengembangan awal, terutama untuk usaha kecil dan menengah (UKM)
  • Memerlukan desain bisnis yang cukup di awal, yang mana banyak manajer tidak dapat membayangkan atau tidak mau berinvestasi.
Keuntungan : Akses informasi (real time), efisiensi proses bisnis, integritas informasi terjaga, meningkatkan kepuasan pelanggan.
Kekurangan : Biaya tinggi, perlu desain proses bisnis diawal

Bab II Introductionto BizTalk Server


1) [Message Box] Bagaimanakah bagan message box sebagai mekanisme publish-subsribe dan jelaskan?

  • Port penerima (receive port) mengumpulkan data dari aplikasi eksternal dan menerbitkan sebuah pesan pada message box
  • Message box menetapkan subscribers dengan pesan yang masuk - dalam kasus ini, orchestration - dan melanjutkan pesan tersebut ke orchestration
  • Orchestration menerima pesan tersebut lalu mengubahnya menjadi format lain
  • Orchestration tersebut lalu berlaku sebagai publisher, menempatkan pesan baru (yang telah diubah) ke dalam message box.
  • Message box menetapkan subscribers dengan pesan yang baru lalu mengirimkan pesan tersebut melalui port pengiriman menuju aplikasi kedua (target)
Receive Port mengumpulkan data dari aplikasi eksternal kemudian menerbitkan message pada message box => Message box menetapkan subcriber, melanjutkan message ke orchestration (subcriber) => setelah itu orchestration merubah message kedalam format lain (publisher) lalu menempatkannya dalam message box => Menetapkan subcriber send port untuk message, kemudian mengirim message menuju aplikasi eksternal lainnya.

2) [Schemas and Transformation Maps] Jelaskan yang dimaksud dengan operator functoids pada BizTalk!

Fitur yang mendukung penggunaan operator matematika, string dan operator lain pada nilai-nilai sumber, lalu menggunakan hasilnya untuk mengisi elemen-elemen pada pesan target.

Fitur penggunaan operator matematika, string dan operator lain yang menggunakan hasilnya untuk mengisi elemen pesan target

3) [Ports, Pipelines and Adapters] Apakah ports, pipelines dan adapters beserta kegunaannya masing-masing?

  • Ports adalah jalan yang dilalui pada saat penerimaan dan pengiriman pesan.
    Receive port: yang dilalui pesan dari aplikasi eksternal menuju message box BizTalk
    Send port: yang dilalui pesan dari message box BizTalk menuju aplikasi eksternal
  • Pipelines adalah salah satu komponen yang dimiliki send port dan receive port yang berguna untuk
    Receive pipeline: decoding pesan, memecah pesan ke beberapa bagian, validasi pesan, memutuskan pihak eksternal
    Send pipeline: menyusun kembali pesan, encoding pesan
  • Adapters adalah komponen yang berguna untuk menyesuaikan format file (pesan) dari aplikasi eksternal dan BizTalk itu sendiri
Port : jalan penerimaan dan pengiriman pesan, receive port (aplikasi eksternal => message box) dan send port (message box => aplikasi eksternal)
Pipelines : komponen dalam receive dan send port, receive pipelines (decoding pesan) dan send pipelines (encoding pesan)
Adapters : komponen penyesuai format pesan (aplikasi eksternal ke biztalk)

4) [Orchestrations] Apakah fungsi dari orchestrations?

Untuk menetapkan integrasi antar aplikasi sebagai proses, dimana: Pada setiap tahapan, sebuah aplikasi berbeda dilibatkan, Output dari satu aplikasi diterima sebagai input pada aplikasi lain

untuk menetapkan proses intergrasi antar aplikasi yang berbeda, dimana output suatu aplikasi menjadi input bagi aplikasi lainnya

5) [BizTalk Applications] Terdapat 2 fase yang membuat Biztalk bisa dijalankan, sebutkan!

  1. Dengan cara meng-compile semua artifak menjadi sebuah library, 
  2. dan men-deploy library pada BizTalk run-time platform 
Compile semua artifak menjadi library dan deploy library pada BizTalk run-time platform 

6) [Business Rules] Mengapa konfigurasi business rules dilakukan di luar development environment dari BizTalk?

Karena buziness rules rawan akan perubahan yang dilakukan oleh orang-orang bisnis, bukannya developer itu sendiri. Maka konfigurasi di luar development environment akan sangat memudahkan.

Karena rawan akan perubahan, supaya memudahkan orang-orang bisnis mengkonfigurasinya.

BAB III Messaging Systems

1) Sebutkan apasaja yang diperlukan untuk melakukan pertukaran data antara aplikasi melalui pesan asynchronous !

Channels, Messages, Pipelines, Routers, Translators dan Endpoints

CMPRTE

2) Bagaimanakah tanda bahwa aplikasi berhasil dalam melakukan transaksi pesan ?

Aplikasi telah berhasil menerima semua pesan yang ingin diterimanya dan pesan pada pengirimnya telah habis.
Aplikasi telah berhasil menghasilkan semua pesan yang ingin dikirim ke tujuannya setelah transaksi selesai.

Penerima : Aplikasi menerima semua pesan
Pengirim : Aplikasi menghasilkan semua pesan yang ingin dikirim dan pesan telah habis

3) Jelaskan mengapa sebuah aplikasi menerima/mengirimkan Message Acknowledgement ?

Karena aplikasi tersebut telah selesai mengirimkan pesan ke tujuan, dan pada beberapa kasus aplikasi telah selesai memproses suatu pesan dan keluar hasilnya

karena aplikasi selesan mengirim pesan, telah selesai meproses pesan dan keluar hasilnya

Bagian-bagian dalam Lidah disertai Gambar dan Fungsinya

01.47 Add Comment
Bagian-bagian dalam Lidah disertai Gambar dan Fungsinya - Selamat siang para pengunjung semangat27.com baik yang baru maupun yang lama. Pada kesempata kali ini semangat27.com akan membagikan ulasan tentang Bagian-bagian dalam Lidah disertai Gambar dan Fungsinya.

Lidah adalah satu dari beberapa indra yang dimiliki oleh manusia, dimana lidah ini memiliki fungsi pokok sebagai indra pengecap rasa. Bagian ujung reseptor pada lidah akan mulai mendeteksi setiap rasa pada makanan ataupun minuman yang masuk kedalam mulut. Lidah yang dimiliki oleh manusia  pada dasarnya memiliki kemampuan untuk mengecap atau merasakan sekitar empat jenis rasa, seperti rasa mans, rasa asam rasa asin dan rasa pahit. Namun untuk lebih jelas dan lengkapnya mengenai dungsi dari lidah ini akan kita bahas akan kita bahas dibawah ini, jadi stay focus and enjoy


1. Fungsi Lidah

Diluar dari peran lidah sebagai indra perasa atau pengecap, lidah ini juga mempunyai berbagaimacam fungsi yang sangat penting lainnya. Dibawah ini ada berbagaimacam fungsi dari lidah yang dimiliki oleh manusia, diluar perannya sebagai indra perasa atau pengecap.

a.  Membantu dalam proses pencernaan makanan

Lidah memiliki peran yang sangat penting dalam proses peencernaan makanan yakni berfungsi membantu proses pencernaan makanan yang masuk kemulut secara kimiawi. Sebab didalam lidah ini terdapat adanya enzim amilase yang memiliki fungsi yang dapat mengubah zat tepung (karbohidrat) menjadi gula darah (glukosa).

b.  Membantu mengatur posisi makanan

Lidah mempunyai kemampuan untuk dapat mengubah letak dari makanan didalam mulut pada saat dikunyah. Otot-otot yang terdapat pada lidah sangat fleksibel sehingga sanggup untuk membantu pada saat mengunyah makanan yang masuk kedalam mulut dengan cara merubah-ubah posisi atau membolak-balik posisi dari makanan yang masuk kedalam mulu. tersebut

c.  Penyempurna kemampuan berbicara

Apakah anda mengetahui bahwa seorang manusia tidak akan sanggup berbicara secara sempurna tanpa adanya lidah. Lidah sangat dibutuhkan perannya terutama untuk mengucapankan beberapa huruf-huruf tertentu. Lidah ini juga memiliki peran yang sangat penting dalam mengatur pita suara, dengan tujuan agar suara yang dikeluarkan sesuai dengan pengucapan pada mulut.

d.  Membantu proses menelan

Lidah mempunyai kemampuan mendorong setiap makanan yang terdapat dalam mulut saat dikunyah agar dapat masuk kedalam tenggorokan. Andai kata pada rongga mulut manusia tidak terdapat adanya lidah, maka setiap makanan yang masuk kedalam mulut akan sangat kesulitan untuk dapat masuk ke dalam tenggorokan.

2. Bagian-bagian Lidah

Setelah kita mengetahui fungsi dari lidah maka berikutnya kita akan membahas terntang beberapa bagian dari lidah yang perlu juga untuk diketahui, baiklah langsung saja dibawah ini adalah bagian-bagian dari lidah disertai dengan penjelasannya :

1. Permukaan Superior Lidah

Permukaan superior adalah bagian dari lidah yang berbentuk seperti huruf V yang terletak pada bagian atas lidah. Bagian yang satu ini terbagi lagi mejadi beberapa bagian seperti permukaan posterior dan permukaan anterior.

Permukaan posterior pada lidah ini meliputi bagian puncak lidah hingga tubuh lidah. Sedangkan Permukaan anterior meliputi bagian tubuh lidah hingga puncak ujung lidah.

Fungsi permukaan superior lidah ini sendiri yakni sebagai pengecap rasa, sebab bagian permukaan inilah yang nantinya akan secara langsung bersentuhan dengan setiap makanan dan minuman yang ada didalam mulut.

2. Tubuh Lidah

Nyaris 2/3 (dua per tiga) bagian dari lidah adalah tubuh lidah. Dalam tubuh lidah ini terdapat suatu permukaan yang kasar, permukaan kasar ini disebut dengan namaa papilla lingual. papilla lingual atau permukaan kasar tubuh lidah ini memiliki fungsi yang membantu dalam proses mengidentifikasi setiap rasa yang berbeda-beda dari setiap makanan dan minuman yang berada dalam mulut.

Papila yang terdapat dalam tubuh lidah ini terbagi dalam beberapa jenis, diantara seperti dibawah ini.

  • Papila filiform ; memiliki bentuk berupa kerucut dan dijumpai paling banyak jumlahnya pada lidah, papila filiform ini tersusun dalam barisan yang sejajar dan teratur.
  • Papila poliate ; memiliki ciri yang berkerumun, serta terbagi menjadi 2 (dua) kelompok, terletak pada setiap sisi dari lidah.
  • Papila fungiform ; memiliki hubungan dengan segala sensasi pada rasa setiap makanan atau minuman, khususnya seperti pada rasa manis dan asam.
  • Papila sirkumvalata ; memiliki bentuk bulat, terangkat, serta bisa kita lihat dengan mata telanjang.

3. Akar Lidah

Akar lidah terletak di antara rahang bagian bawah lidah dan tulang hyoid. Akar lidah ini memiliki fungsi menggerakan lidah. Lidah kita bisa bergerak dengan lentur atau fleksibel pada saat membantu proses mengunyah makanan serta pada saat berbicara berkat adanya akar lidah.

4. Amandel (Tonsil)

Amandel atau tonsil merupakan tonjolan yang terletak pada bagian sebelah kanan serta kiri dari rongga mulut. Bagian tersebut bisa membesar dari waktu ke waktu, jika amandel atau tonsil terus menerus membesar, dapat mengakibatkan kesulitan pada saat menelan makanan.

Perlu juga untuk diketahui bahwa amandel atau tonsil ini sebenarnya adalah benteng pertahanan dari tubuh manusia. Sehingga jika pada bagian ini terjadi pembengkakan, maka harus dilakukan dengan segera perawatan medis, namun tidak perlu untuk dilakukan proses pengangkatan.

5. Kuncup lidah

Kuncup lidah adalah suatu struktur yang terdapat pada bagian permukaan lidah, kuncup lidah ini memiliki fungsi pencipta resep untuk setiap rasa. Dalam kuncup lidah ini ada kurang lebih sekitar 300 (tiga ratus) selera, terlebih pada lidah yang dimiliki oleh orang dewasa. Kuncup lidah sendiri mampu untuk mengecap berbagai rasa seperti manis asin, asam dan pahit.

6. Otot Lidah

Lidah pada manusia tidak akan mampu untuk bergerak jika tidak ada otot lidah. Lidah sendiri pada dasarnya adalah sekumpulan otot-otot yang satu dengan yang lainnya saling terhubung. Otot lidah sendiri terbagi menjadi 2 (dua) kelompok, yaitu kelompok lidah ekstrinsik, serta lidah intrinsik

Kelompok otot lidah ekstrinsik memiliki fungsi untuk mengubah posisi lidah, misalnya posisi awal dari lidah yang menjulur kemudian berubah menjadi posisi lidah yang terlipat. Sedangkan untuk kelompok otot lidah intrinsik mempunyai fungsi yang dapat mengubah sementara waktu bentuk dari lidah.

7. Frenulum

Frenulum merupakan lapisan tipis bagian dari lidah. Bagian lidah yang satu ini sebenarnya adalah jaringan yang menghubungkan antara dasar mulut dengan lidah.

8. Adenoid

Adenoid merupakan salah satu bagian dari lidah yang memiliki fungsi membunuh kuman-kuman yang ada didalam mulut. Jika terdapat bakteri yang masuk ke dalam mulut dan kemudian terkecap oleh lidah, maka dengan otomatis adenoid ini akan langsung melawan serta memerangi seluruh bakteri itu.

Sekian untuk artikel kali ini yang membahas tentang Bagian-bagian dalam Lidah disertai Gambar dan Fungsinya, semoga bermanfaat dan jika anda penasaran dengan gambar lengkap dari setiap bagian dalam lidah yang telah dijelaskan sebelumnya anda bisa melihatnya berikut ini.

10 (Sepuluh) Fakta Menakjubkan dan Unik dari Si Jago Terbang Capung

11.29 Add Comment
10 (Sepuluh) Fakta Menakjubkan dan Unik dari Si Jago Terbang Capung - Adakah orang diantara kita semua yang tidak mengenal hewan capung? Mulai dari para bocah atau anak-anak kecil sampai para orang dewasa dan orangtua, tentunya mengetahui atau bahkan pernah sesekali melihat hewan capung ini terbang, untuk anak-anak kecil atau orang dewasa pada saat masih keci pasti pernah menangkap dan hewan capung ini. Lalu dimanakah kita bisa menemui hewan capung ini? Benar sekali, orang-orang bisa dengan mudah sekali menemukan serangga bersayap nan cantik ini sesekali di sawah, kebun, sungai, atau bahkan di pekarangan dekat rumah.

Bentuk tubuh capung yang sangat unik, serta warnanya yang sangat menarik perhatian menjadikan siapapun orangnya yang melihat capung ini langsung ingin sekali menangkapnya. Namun apakah anda mengetahui bahwa ada 10 (Sepuluh) Fakta Menakjubkan dan Unik dari Si Jago Terbang Capung ini? Jika belum tetap fokus dan lanjut membaca yaa

Memang hewan capung ini mempunyai beberapa fakta menakjubkan dan unik yang tidak diketahui banyak orang. Untuk itulah semangat27.com telah menyusun dari beberapa sumber 10 (Sepuluh) Fakta Menakjubkan dan Unik dari Si Jago Terbang Capung yang bisa anda baca dibawah ini

1. Capung hidup disetiap penjuru dunia

Capung sanggup hidup diseluruh benua yang terdapat diseluruh penjuru dunia ini, dengan pengecualian pada benua antartika. akan tetapi memang sebagian besar dari jenis spesies hewan capung yang ada didunia, tinggal di daerah tropis.

2. Capung telah ada sejak ratusan juta tahun yang silam

Capung telah diperkirakan sudah mulai terbang diatas muka bumi ini kurang lebih sekitar 300 (tiga ratus) juta tahun yang lalu. Hewan capung ini sudah melalui banyak sekali tahapan evolusi sampai akhirnya mempunyai kemampuan untuk dapat terbang dengan sempurna, sehingga menjadi hewan yang cantik, manis dan mempesona.

3. Capung menghadang mangsanya untuk berburu di udara

Capung sebenarnya merupakan monster yang sangat amat menyeramkan bagi para mangsanya. Capung adalah serangga yang tidak memburu para mangsanya, akan tetapi capung lebih memilih mencegat para mangsanya itu di udara. Persentase untuk besarnya tingkat keakuratan capung pada saat memburu mangsanya sanggup mencapai angka 95% (sembilan puluh lima persen). Ini berarti hewan capung ini dapat mengukur dengan pasti besarnya kecepatan dari para mangsanya, hingga pada akhirnya mereka bisa menyergap mangsanya tersebut dengan sangat efektif.

4. Capung merupakan hewan predator yang sangat ganas

Sebenarnya berdasarkan fakta sebelumnya kita telah sadar seberapa ganasnya hewan yang satu ini, akan tetapi apakah anda mengetahui bahwa hewan capung ini mempunyai bentuk rahang yang sangat amat runcing dan tajam untuk siap sedia mencabik dan mengoyak tubuh dari para mangsanya. Hewan yang satu ini akan mulai dengan kuat memegang kaki dari para mangsanya pada saat sudah mereka tangkap, lalu setelahnya capung akan mulai merobek sayap yang dimiliki oleh para mangsanya agar mangsanya tersebut tidak sanggup lagi untuk terbang, selanjutnya capung akan mulai memenggal bagian kepala para mangsanya dengan menggunakan rahangnya yang sangat tajam dan kuat tersebut. Semua kegilaan tersebut hewan capung lakukan di udara tanpa sedetikpun mendarat kepermukaan. Wouw…


Tak hanya itu saja, hewan capung ini pada saat masih dalam bentuk larva hidup dalam air pun sudah mempunyai kemampuan tinggi pada saat menangkap para mangsa di air. Bahkan larva dari hewan capung ini sanggup menangkap buruan yang berupa berudu dan bahkan ikan.

5. Capung merupakan hewan yang sangat ahli terbang

Capung yang memiliki dua pasang sayap ini mampu bergerak berlainan arah karena memiliki otot yang kuat. Serangga capung ini juga sanggup terbang ke semua arah, seperti ke arah samping, mundur kearah belakang, dan bahkan sanggup terbang diam di suatu titik hanya beberapa menit saja.


Berdasarkan fakta yang ada, hewan capung ini mampu mengepakkan setiap pasang sayap yang mereka miliki sekitar 30 x (tiga pulu kali) setiap detiknya, yang membuat hewan capung dapat terbang dengan kecepatan mencapai angka sekita 100 km (seratus kilometer) per jamnya.

6. Capung mempunyai indra penglihatan yang sangat menakjubkan

Apakah Anda mengetahui, bahwa hewan capung ini memiliki jenis mata manjemuk yang didalamnya berisi kurang lebih sekitar 30.000 (tiga puluh ribu) segi yang sanggup memberi berbagai informasi terkait lingkungan yang ada di sekitarnya. Melalui struktur mata yang seperti ini, sudut penglihatan dari hewan capung nyaris mencapai angka 360 (tiga ratus enam puluh) derajat.


Kemampuan penglihatan matanya inilah yang membuat hewan capung sanggup untuk melihat setiap serangga berukuran kecil (mangsanya) yang kemudian akan disergap olehnya. Melalu mata majemuk tersebut juga, hewan capung dapat menghindari tabrakan antara dirinya dengan serangga yang lainnya pada saat terbang di udara.

7. Capung sanggup hidup didalam air selama lebih dari 2 th (dua tahun)

Capung pada saat masih dalam bentuk larva sanggup hidup di dalam air kurang lebih selama lebih dua tahun lamanya. Namun terdapat juga neberapa spesies dari hewan capung yang tinggal di lingkungan tertentu yang bahkan sanggup untuk bertahan hidup di dalam air mencapai angka 6 th (enam tahun) lamanya pada saat menjadi larva.

Pada saat didalam air, hewan capung ini akan mulai mengganti kulit mereka hingga 17 x (tujuh belas kali) dan hingga pada akhirnya larva tersebut akan siap untuk keluar dari dalam air, yang selanjutnya bermetamorfosis berubah dari seekor larva menjadi capung yang bisa kita semua lihat di udara.

8. Capung mempunyai perilaku yang teritorial 

Capung, khususnya capung jantan sudah dikenal selama ini sebagai salah satu hewan yang sangat teritorial. Hewan yang satu ini selalu mengklaim suatu daerah tertentu sebagai wilayah mereka, contohnya seperti kolam, tepi sungai, dan berbagai badan air yang lainnya. Itulah tak jarang kita melihat terdapat capung saling melakukan kejar-kejaran satu sama lainnya untuk mulai memperebutkan suatu daerah kekuasaan tertentu.

9. Capung sanggup menjadi pegontrol dari populasi serangga

Perlu juga diketahui bahwa sebenarnya capung ini sangat berjasa terutama untuk kehidupan manusia yang ada disekitarnya, sebab dengan sifat predator yang dimilikinya secara tidak langsung capung sebenarnya telah menjadi pengontrol dari populasi serangga, contoh serangganya seperti halnya nyamuk, serta jenis serangga penggigit yang lainnya.

10. Capung sang inspirasi bagi terciptanya teknologi canggih

Selain fakta menakjubkan diatas untuk fakta yang kesepuluh ini perlu kita semua ketahui sudah bukan rahasia lagi bahwa hewan capung telah menjadi inspirasi dari terciptanya berbagai teknologi yang bisa sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Semua itu berdasarkan dari kemampuan yang sangat luar biasa yang dimiliki capung pada saat terbang dan juga kemampuan dari penglihatan mereka.

Helikopter merupakan satu contoh kecil rancangan dari pesawat terbang yang memiliki kemampuan manuver yang sangat tinggi, ini merupakan inspirasi dari hewan capung tersebut. Tak hanya itu saja, sayap yang dimiliki capung juga telah menjadi inspirasi dalam pembangunan Munich Olympic Stadium Keren….

Ya, demikianlah yang dapat semangat27.com sampaikan pada artikel dengan judul 10 (Sepuluh) Fakta Menakjubkan dan Unik dari Si Jago Terbang Capung kali ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda. See you later