Kumpulan Soal PTN (Biologi)

23.58

Baca Juga

KLASIFIKASI DAN DAUR HIDUP TUMPUHAN KORMOFITA
Kormofita Berspora

1. (UMPTN 1998,Rayon B)
Tumbuhan yang berbatang, berdaun, tidak berpembuluh, dan tidak berakar sejati dapat digolongkan dalam...
(A). Alga
(B). Thallophyta
(C). Gumnospermae
(D). Bryophyta
(E). Pteridophyta
2. (SBMPTN 2014, Kode 523)
Berikut ini merupakan ciri tumbuhan lumut, kecuali...
(A). habitatnya di tempat lembab dan basah
(B). tumbuhan peralihan antara talus dengan kormus
(C). hanya terjadi pertumbuhan memanjang
(D). mempunyai rizoid dan berklorofil
(E). reproduksi aseksual dengan spora diploid
3. (Simak UI 2009, Kode 934)
Pernyataan yang BENAR tentang reproduksi lumut hati adalah...
(A). berkembang biak secara seksual dan aseksual, bersifat monoecious
(B). berkembang biak secara seksual dan aseksual, bersifat dioecious
(C). gametofitnya adalah protonema, bersifat monoecious
(D). gametofitnya adalah tumbuhan lumut bersifat monoecious
(E). berkembang biak hanya secara seksual bersifat dioecious
4. (UMPTN 1998, Rayon A)
Apabila spora tumbuhan lumut jatuh di tempat yang sesuai maka spora akan tumbuh menjadi...
(A). gamet
(B). zigot
(C). sporogonium
(D). tumbuhan lumut
(E). protonema
5. (UMPTN 1996, Rayon A)
Tumbuhan lumut yang sehari-hari tampat berwarna hijau adalah bagian...
(A). sporofit
(B). gametofit
(C). protonema
(D). protalium
(E). sporofil
6. (SPMB 2006, Regional III)
Tahap haploid pada metagenesis lumut terdapat pada...
(1) spora
(2) sporogonium
(3) protonema
(4) sporangium
7. (SPMB 2004, Regional II)
Tumbuhan lumut yang bersifat haploid dapat terbentuk dari pertumbuhan protonema.
                                                                             SEBAB
Sel-sel penyusun tubuh lumut yang bersifat haploid memiliki sebuah kromosom
8. (SNMPTN 2008, Wilayah Tengah)
Pertumbuhan dan perkembangan awal dari zigot tumbuhan lumut akan membentuk...
(A). protalium
(B). protonema
(C). sporogonium
(D). tumbuhan lumut
(E). arkegonium
9. (UM-UGM,2008)
Hydra merupakan hewan polimorfisme
                                                                               SEBAB
Hydra mempunyai bentuk medusa dan polip
10. (Sipenmaru 1985)
Dari hewan-hewan yang termasuk filum Coelenterata, Hydra merupakan contoh yang tidak dapat hidup di laut,
SEBAB
Dalam daur hidupnya, Hydra tidak pernah mengalami stadium medusa yang dapat berenang
11. (UM-UGM, 2004)
Struktur berikut yang merupakan bagian dari dasar hidup Hydrozoa (Cnidaria) dan mampu menghasilkan gamet adalah...
(A) gemmule
(B) planula
(C) polip
(D) medusa
(E) tunas
12. (UMPTN 1997, Rayon A)
Ada dua macam bentuk Obelia sp. Polip yang berfungsi untuk reproduksi disebut...
(A) gonangium
(B) tentakel
(C) hydrant
(D) gastrozoid
(E) mesoglea
13. (UM-UGM, 2004)
semua jenis Coelenterata dalam daur hidupnya memiliki dua bentuk tubuh, yaitu polip dan medusa
                                                                       SEBAB
pada Coelenterata, polip hidupnya menempel pada substrat, sedangkan medusa dapat berenang bebas dan memiliki fungsi reproduksi seksual.
14. (UMPTN1997, Rayon A)
Pada daur hidup Aurelia, stadium dengan ciri berenang bebas, mempunyai silia, dan tidak bertentakel dinamakan...
(A) efira
(B) skifistoma
(C) planula
(D) medusa
(E) strobilus
15. (SPMB 2002, Regional II)
terbentuknya efira dari skifistoma pada siklus hidup ubur-ubur merupakan bentuk reproduksi vegetative
                                                                       SEBAB
Bentuk efira pada ubur-ubur terjadi tanpa melalui peleburan gamet jantan dan gamet betina
16. (SBMPTN 2013, Kode 437)
Anthozoa merupakan anggota Coelenterata yang berperan penting sebagai sumber pakan utama ikan di laut dalam
                                                                       SEBAB
Anthozoa merupakan hewan yang hidup menempel di substrat dasar perairan dan membentuk anemone laut
Platyhelminthes
17. (SPMB 2006, Regional III)
Di antara golongan vermes berikut yang belum mempunyai rongga tubuh sejati adalah...
(1) Trematoda
(2) Nematoda
(3) Cestoda
(4) Annelida
18. (UM-UGM, 2004)
Sistem ekskresi pada Planaria sp. berupa sel api.
                                                                     SEBAB
Sel api mampu menyaring, menyerap, dan mengeluarkan zat-zat sisa.
19. (SPMB 2013, Kode 135)
Planaria merupakan anggota Platyhelminthes yang dapat dijadikan bioindikator lingkungan perairan.
                                                                    SEBAB
Planaria bersifat karnivora dan banyak dijumpai pada perairan yang tercemar limbah domestic.
20. (SPMB 2007, Regional I)
Cacing dengan bentuk tubuh seperti daun dan dilengkapi dengan alat isap pada bagian ventral termasuk dalam kelas...
(A) Turbellaria
(B) Trematoda
(C) Cestoda
(D) Nematoda
(E) Polychaeta
21. (SNMPTN 2009, Kode 276)
Struktur tubuh berikut ini yang merupakan ciri kelas Trematoda adalah...
(1) terbagi atas segmen-segmen
(2) dilengkapi dengan epidermis
(3) pipih berambut getar
(4) berbentuk daun
22. (SPMB 2004, Regional II)
Selama daur hidupnya, cacing hati (Fasciola hepatica) membutuhkan inang sebanyak...
(A). 1
(B). 2
(C). 3
(D). 4
23. (SPMB 2002, Regional I)
Pada tahapan tertentu dari siklus hidupnya, Fasciola hepatica memerlukan siput air tawar (Lymnaea) sebagai hospes perantara. Nama tahapan tersebut....
(A) dewasa
(B) sistiserkus
(C) mirasidium
(D) onkosfer
(E) serkaria
24. (UMB, 2008)
Sapi yang memakan rumput yang mengandung telur Fasciola hepatica akan menderita penyakit cacing hati
                                                                     SEBAB
Telur Fasciola hepatica dapat berpindah dari usus ke hati sapi, kemudian menetas menjadi cacing muda.
25. (SPMB 2005, Regional II)
Pencegahan penularan cacing hati (Fasciola hepatica) pada manusia dapat dilakukan dengan cara berikut, kecuali...
(A) memutus rantai siklus hidup cacing hati
(B) memberantas siput air sebagai inang sporokist
(C) berusaha tidak memakan dging domba
(D) memberantas tumbuhan air tempat metaserkaria
(E) memasak tumbuhan sebelum dimakan
26. (UMPTN 1993, Rayon A)
Orang di RRC yang makan ikan yang dimasak kurang sempurna, dapat terinfeksi jenis cacing...
(A) Schistosoma sp
(B) Fasciolopsis sp
(C) Clonorchis sinensis
(D) Fasciola hepatica
(E) Taenia saginata
27. (UMPTN 2000, Rayon B)
Hewan yang tidak mempunyai alat pencernaan makanan termasuk kelompok...
(A) Nematoda
(B) Turbellaria
(C) Annelida
(D) Trematoda
(E) Cestoda
28. (UMPTN 1994, Rayon B)
Hewan dengan ciri-ciri tubuh bersegmen, bentuknya bilateral simetris, tidak memiliki saluran pencernaan, tubuhnya ditutupi kutikula dan tak bersilia, pada setiap segmen dijumpai alat reproduksi jantan dan betina. Ciri-ciri tersebut dimiliki kelas...
(A) trematoda
(B) cestoda
(C) Turbellaria
(D) Polychaeta
(E) Oligochaeta
29. (UMPTN 1993, Rayon B)
Suatu cacing pipih hidup sebagai parasite dalam usus halus manusia. Sedangkan dalam daur hidupnya, pernah berada dalam daging sapi. Dari ciri-ciri di atas, dapat disimpulkan bahwa cacing tersebut adalah...
(A) Taenia solium
(B) Echinococcus granulosus
(C) Diphyllobothrium latum
(D) Clonorchs sinensis
(E) Taenia saginata
30. (Simak UI 2009, Kode 914)
Salah satu karakter yang membedakan jenis Taenia saginata dan Taenia solium adalah keberadaan rostelum yang berbahan kitin
                                                                         SEBAB
Taenia saginata memiliki rostelum sedangkan Taenia solium tidak.
Previous
Next Post »
0 Komentar