Fakta Mengejutkan dan Unik dari Ular Derik yang Belum diketahui Banyak Orang

16.26

Baca Juga ya

Fakta Mengejutkan dan Unik dari Ular Derik yang Belum diketahui Banyak Orang - Ular derik atau rattlesnake adalah jenis hewan ular yang berbisa berasal dari Family Crotalinae. Ciri-ciri yang paling terlihat dari hewan ular yang satu yakni terletak pada bagian ekornya yang didalamnya terdiri atas berbagai segmen yang dapat menimbulkan suatu suara yang cukup keras jika digerakan atau digetarkan. Hewan Ular derik ini terdiri dari 2 (Dua) genus, yakni Sistrurus sp. dan Crotalus sp.

Hewan Ular Derik ini juga dikenal banyak orang karena merupakan salah satu dari sekian banyak reptil yang dianggap paling mematikan di seluruh dunia. Hewan ular derik semacam ini sangat banyak dijumpai di daerah Amerika Utara dan Amerika Selatan. Jenis ular derik yang paling berbahaya karena dianggap paling berbisa jika dibandingkan dengan jenis ular lainnya disebut dengan Eastern Diamondback.

Selain semua hal diatas yakni mempunyai spesifikasi bagian ekor yang memiliki segmen-segmen dan juga ekor yang mampu bersuara keras apabila digerakan dan digetarkan, rupanya hewan ular derik juga masih memiliki banyak fakta yang mengejutkan dan unik lainnya untuk kita ketahui dan bahas bahkan pelajari. Apa sajakah fakta mengejutkan dan menarik dari hewan ular derik?


Dibawah ini merupakan Fakta Mengejutkan dan Unik dari Ular Derik yang Belum diketahui Banyak Orang yang telah semangat27.com rangkumkan dari banyak sumber untuk para pengunjung sekalian. Langsung saya simak selengkapnya dibawah ini

  • Fakta Mengejutkan dan Unik dari Ular Derik yang Belum diketahui Banyak Orang
  • Hewan Ular derik mempunyai kecepatan yang sangat tinggi pada saat bergerak untuk melumpuhkan mangsa-mangsanya. Ular derik mampu melakukan hal tersebut yakni bergerak sangat cepat, dengan cara dirirnya mengendur dan mengencangkan seluruh otot yang ada disekujur tubuhnya. Hewan ular derik melakukan gerakan mengamping yang merupakan bentuk dari gerakan khusus dengan maksud dan tujuan agar dirinya bisa bergerak cepat namun tetap dapat menghemat energi yang ada.
  • Bagian ekor yang dimiliki oleh ular derik didalamnya tersusun atas zat tanduk yang kokoh berongga yang berupa ruas-ruas, itulah alasannya mengapa ekor ular derik mampu menghasilkan suara yang cukup keras jika digerakan atau digetarkan.
  • Seekor ular derik memerlukan waktu sekitar 1 (Satu) bulan atau 30 (Tiga Puluh) hari lamanya untuk dapat mengumpulkan bisanya kembali, seusai ular derik menggunakan bisanya itu pada mangsanya.
  • Racun dari bisa ular derik mampu membunuh para mangsa yang diburunya hanya dalam kurun waktu 15 (Lima Belas) menit.
  • Hampir lebih dari 70% (Tujuh Puluh Persen) ular berbisa yang ada di benua Australia, merupakan ular derik.
  • Ular derik sendiri mempunyai kurang lebih 200 (Dua Ratus) gigi yang tidak dapat mereka gunakan untuk mengunyah, sebab seluruhnya menghadap kebelakang, namun gigi tersebut tetap bisa digunakan unutk menggigit serta memegang menancap pada mangsanya.
  • Jantung yang dimiliki oleh ular derik bisa bergeser tempat satu sampai setengah kali dari letak normalnya dengan tujuan untuk meperlancar proses pada menelan tubug mangsanya. Hal tersebut dapat terjadi oleh sebab mobilitas dari kantung very cardinal yang terletak mengelilingi jantung milik ular derik.
  • Ular derik juga sama dengan jenis-jenis ular kebanyakan yang mempunyai rahang bawah yang bisa dilepas, agar pada saat menelan mangsanya mulut ular derik dapat terbuka dengan lebar bahkan pada saat mangsa tersebut ukuranya lebih besar dari pada diameter mulut yang dimiliki ular derik sehingga mangsa tersebut tetap dapat ditelan masuk.
  • Ular derik tidak mempunyai kelopak mata, meskipun demikian ular derik tetap dapat melindungi matanya dengan selaput transparan yang ada pada matanya.
  • Ular derik sendiri memiliki kemampuan lama dalam menggigit hingga 1 (Satu) jam lamanya meskipun setelah ular derik tersebut ditembak atau dipenggal kepalanya. Hal tersebut diyakini para ilmuwan sebagai refleks gerakan yang terjadi setelah ular derik dinyatakan mati. Besar dugaan fenomenan ini disebabkan oleh sensor Inframerah yang tetap aktif pada ular derik meski sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
  • Ular derik cenderung memanfaaatkan kemampuan yang dimiliki oleh hidung dan lidahnya sebagai pendeteksi keadaan lingkungan yang ada disekitarnya, sebab berdasarkan fakta yang ada bahwa ular derik sebenarnya tidak mempunyai kemampuan mendengar maupun melihat. Ular derik mendeteksi setiap objek yang ada disekitarnya melalui beda suhu tubuh yang dimilik objek tersebut. Sedangkan bagian lidah dari ular derik dilengkapi dengan molekul-mokelul udara yang ada disekitarnya yang berguna untuk mendeteksi zat kima, itulah mengapa ular derik selalu terlihat menjulurkan lidah.
Baik itulah rangkuman tentang Fakta Mengejutkan dan Unik dari Ular Derik yang Belum diketahui Banyak Orang. Semoga bermanfaat, sehat selalu dan banyak rejeki para pengunjung semangat27.com sampai bertemu lagi diartikel selanjutnya. Bye Bye
Previous
Next Post »
0 Komentar